Birendra

Birendra
Menjalankan rencana


__ADS_3

"Dari awal juga loe gak pernah milih Mila!!!"


Deg.....


hati Farel tersentil dengan omongan Rendra, Rendra benar,sejak kemarin dia menolak Kamilaa,bahkan tak mau memperjuangkan Kamilaa, Rendra juga cemas akan keadaan Kamila,tapi Rendra merasa masih ada Dad Ferdi dan uncle Jhon yang bisa membantu mereka, jangan lupakan Ayah Kamilaa, om Krisna yang begitu berkuasa, bahkan dad Ferdi saja masih berada di bawah lelaki dengan pembawaan tenang tersebut. Krisna, ayah dari Kamilaa yang bisa bertindak diam-diam namun penuh dengan perhitungan, dan keberhasilan yang sempurna.


"enggak Re!!! Mila lebih penting!!!" kata Farel meyakinkan dirinya.


Eno hanya bisa menyaksikan perdebatan mereka yang tak ada habisnya, Arsy yang tak tau apa-apa,hanya duduk diam di dalam mobil, sedangkan ketiga lelaki tersebut nampak sangat serius,Arsy bahkan sudah berpikir,mengapa mereka hanya berdebat saja, tanpa melakukan aksi penyelamatan pada Kamilaa. Nampak Rendra sedang menelepon seseorang, siap lagi kalau bukan sekertaris nya yang dia hubungi perihal pembatasan kerjasama yang di bicarakan oleh Farel beberapa menit yang lalu.


"Jangan ikut campur Re!!!"


teriak Farel ketika mendengar Rendra meminta Celia membatalkan pengiriman surat perjanjian kerjasama dengan perusahaan tersebut.


"Ini juga perusahaan gue!!!" teriak Rendra balik.

__ADS_1


Eno sudah menghubungi Dad Ferdi meminta pendapat, dan betapa kagetnya Eno ketika mendapatkan berita bahwa ada orang yang terlibat dalam upaya penculikan Kamilaa. Eno segera mengakhiri sambungan teleponnya. Dan beberapa saat kemudian, anak buah Bayu datang menjemput Farel.


"Kami ikut!!! kalau tidak jangan harap kalian bisa membawa dia!!" kata Eno pasang badan di depan Farel.


"Minggir Eno!!! kalian pulang saja, bawa Arsy pulang Re!!"


Perintah Farel dia bahkan melupakan kalau Rendra adalah atasannya saat ini, yang ada di otaknya saat ini adalah Kamilaa, Kamilaa harus selamat!!! begitulah pikir Farel, apapun akan dilakukan asalkan tidak terjadi apa-apa pada gadis tersebut.


"Kita ikut!!!" kata Eno dan Rendra serentak.


"Arsy ikut Abang!!!"


pekik Arsy, dia tak mau terjadi apa-apa pada Rendra, Arsy memang tak tau dan tak paham akan situasi tersebut, namun sinyal bahaya bisa di rasakan oleh Arsy. melihat wajah cemas sang suami membuat Arsy tak mau jauh dari suaminya, namun berbagai rayuan Rendra lancarkan dan akhirnya membuat Arsy mengerti dan dia pun pergi bersama dengan Wahyu.


Setelah kepergian Arsy, Mereka membawa Eno, Farel dan Rendra ke tempat dimana Kamilaa di bawa.Dad Ferdi sudah menelpon seseorang dan merencanakan sesuatu berkaitan dengan hilangnya Kamilaa, sungguh dia tak sanggup melihat Kamilaa bersedih.

__ADS_1


"Apa rencana mu?" tanya Dad Ferdi di telponnya.


"Semua akan berjalan lancar, kita akan berhati-hati dengan rencana kali ini!"


"Apa kak Kris harus tau semuanya ini?" tanya Dad Ferdi.


"Aku rasa itu keahlian mu!! beritahu dia dengan hati-hati, Aku takut dia akan berubah jadi singa ketika tau keadaan anak gadisnya!"


"Oh Tuhan!!! rumit!!! baiklah aku akan memberitahu kak Kris!!" kata Dad Ferdi.


"Dengan hati-hati tentu nya Ferdi!!" kata orang di sebrang sana.


Dad Ferdi menghela nafasnya pelan, dia bahkan sudah menyapu wajahnya dengan kedua tangannya, dia benar-benar tidak pernah berpikir akan masuk dalam permasalahan anak-anak tersebut.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2