
Kehebohan di depan ruang bersalin terdengar sampai ke telinga pemimpin rumah sakit tempat Acca melahirkan. Ada seorang suster yang melaporkan pada salah satu dokter disana dan naas saat si suster tersebut menghibahkan bersama salah satu dokter, pimpinan rumah sakit sedang keluar dari ruangan nya dan berkeliling memeriksa keadaan rumah sakitnya,dan mendengarkan apa yang di katakan boleh si suster tersebut.
"ada apa suster?" tanya si pemilik rumah sakit itu memastikan
"Maaf Dokter...itu...anu..." jawab suster itu sedikit gugup, dia terkejut karena tiba-tiba si pemilik rumah sakit ada di hadapannya dan bertanya tentang apa yang dia bicarakan dengan salah satu dokter di sana.
"Yang jelas sus" kata pemilik rumah sakit itu.
"Ada segerombolan preman di depan ruang bersalin dokter!' kata suster tersebut akhirnya.
"Apa??" pekik si pemilik rumah sakit.
Dia merasa tak terima bila banyak preman berkumpul di rumah sakit miliknya, bukannya apa-apa, bisa jadi kenyamanan rumah sakit miliknya yang tergolong rumah sakit mahal dan megah akan terganggu, Padahal pemilik Rumah sakit tersebut belum mengetahui duduk perkaranya, dia belum tahu sebabnya apa,kenapa banyak preman berada di ruang bersalin,namun rasa jengkel di hatinya menutupi segala sesuatu yang harusnya dia pikirkan dengan baik, dia berjalan cepat menuju ruang bersalin dan dengan gagahnya dia berjalan di ikuti oleh suster tadi dan juga beberapa dokter yang ada di belakangnya.
"Ini tidak bisa di biar kan!! mereka bisa menganggu kenyamanan pasien lain!!"
Kata si pemilik rumah sakit sambil terus berjalan dengan terburu-buru ke ruangan bersalin. Begitu sampai di tikungan ruang bersalin dan hampir sampai di depan ruang bersalin dia berbalik dengan cepat ketika melihat ada begitu banyak preman dan bodyguard yang ada di depan ruang bersalin.
"A-apa ini?? apa ada penyerangan di rumah sakit ku?"
tanya nya sambil berbisik pada suster yang memberi informasi pertama tadi. Dia bahkan sudah berada di bagian paling depan yang mengintip di sana, ada beberapa dokter di belakang pemilik rumah sakit tersebut.
"mereka datang mengantar seseorang melahirkan dokter!!" jelas si suster
__ADS_1
"Apa istri ketua Mafia yang sedang melahirkan?" tanya nya lagi.
"Tidak tau Dokter! tapi yang saya lihat tadi suaminya sudah masuk ke ruang bersalin Dok, dan memang wajahnya sangat dingin, datar, menyeramkan tapi tampan!" kata sang suster sambil membayangkan wajah Bram.
"Ckckck....kenapa kamu malah memujinya suster!!" ucap si pemilik rumah sakit tak suka.
"Maaf Dokter!"
" Waaahh mereka melihat kemari!!" pekik salah satu dokter yang melihat seorang preman melihat ke arah persembunyian mereka, secara cepat pemilik rumah sakit dan kawanannya bersembunyi.
"Bos Tarjo!! ada yang mengintai kita!" lapor salah satu preman tersebut.Dan Tarjo memerintahkan mereka untuk melihat, pemilik rumah sakit yang merasa tertangkap basah akhirnya berjalan dengan tenang menuju ke arah Tarjo.
"Maaf tuan-tuan saya menganggu, apa tidak sebaiknya tuan-tuan sebagian menunggu di luar!" kata si pemilik rumah sakit dengan tenang dan selembut mungkin.
"Tidak!!" jawab pemilik rumah sakit itu cepat.
"Tentu saja tidak!! kami.. nyaman saja!" lanjutnya.
Belum juga Tarjo membuka suara, terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang bersalin, seketika konsentrasi Tarjo teralihkan, dan seorang suster yang di suruh Bram untuk mengabari teman-teman nya yang ada di depan ruang bersalin keluar.
"Maaf tuan-tuan, anak tuan Bram telah lahir" kata si suster
"Satu bayi perempuan!'' lanjut nya
__ADS_1
"Putri!!! kita punya tuan putri yang akan kita jaga!!" teriak Tarjo girang.
"Ya.aa.....!"
"Yeeee...!!"
"Hebat!!!"
berbagai celetukan dari teman-teman Tarjo.
"dan satu bayi laki-laki!" kata si suster melanjutkan perkataannya
"Lelaki? kembar?" tanya Tarjo yang memang tak tau menahu soale bayi yang di kandung Acca.
"Benar Tuan" kata si suster
"Kita punya calon pemimpin preman baru!!" teriak Tarjo dan mendapatkan sorakan dari teman-temannya.
Rendra yang baru saja kembali ke sana dan mendengar apa yang di katakan Tarjo hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Benar-benar Acca melahirkan calon preman!! lihat saja, anak buahnya bahkan sudah berkumpul, padahal dia masih bayi!!" gumam Rendra sendiri.
bersambung.
__ADS_1