
7 bulan pasca melahirkan, Arra, Acca dan Arsy sedang berkumpul di rumah Dad Ferdi, Arra memutuskan untuk pindah ke rumah yang di beli oleh Wahyu, rumah tersebut tak begitu jauh dari rumah Dad Ferdi,namun lebih dekat dengan restoran milik Wahyu. Kemarin adalah acara tujuh bulanan ke lima cucu Dad Ferdi yang di sepakati di adakan bersama-sama di rumah Dad Ferdi.
"Tinggal capeknya ini!" kata Arra yang berulang kali memutar pinggulnya ke kanan dan ke kiri.
"Di mana Kian?" tanya Acca yang membawa kedua anaknya di dalam troli bayi kembar itu. Kiandra,anak dari Arra dan Wahyu.
"Dia tidur! huh....susah banget tau gak bikin dia tertidur!" keluh Arra.
"Hallo cantik, tampan!" sapa Arra, Faisha si kembar cewek nampak tertawa girang, sedangkan Faash hanya diam tanpa ekspresi.
"Hihihi Faash kayak Papa nya banget ya?"
tanya Arsy yang melihat wajah kecewa Arra karena sapaan nya tak di hiraukan oleh Faash.
"Papanya banget!! tau gak? dia lebih sering di bawa kemana-mana sama teman-teman premannya mas Bram!"
Kata Acca
__ADS_1
"Bagus dong! banyak yang ngemong" kata Arra
"Kian kalau gak sama aku gak mau! kadang-kadang sama baby sitter nya aja gak mau!" kata Arra.
"Lathisa dan lathika mana Ar?" tanya Acca.
"Sama Mom tadi, ...nah itu mereka"
kata Arsy ketika melihat Dad Ferdi dan Mom Raisya serta kedua anak kembarnya masuk ke dalam ruang keluarga.
Rendra ikut bergabung bersama dengan seluruh keluarganya, Arvan nampak berlarian bermain bola dengan salah satu babysitter nya, sedangkan si kembar lathisa dan lathika menikmati makanan bubur buatan dari Mom Raisya. Rendra nampak tersenyum tipis melihat Arsy yang asyik menyuapi kedua anaknya, Rendra tak pernah menyangka dia akan berada di titik ini bersama dengan wanita yang sangat dicintainya,walaupun pertemuan pertama mereka benar-benar membuat Rendra jengkel kala itu, bagaimana tidak! Dia hanya seorang pemuda yang baru menginjak umur 19 tahun sudah harus dinikahkan dengan Arsyila, gadis yang menjadi amanah baginya karena permintaan mantan asisten Daddy nya. Rendra si jenius itu tak pernah menyangka bahwa dia akan hidup sebahagia ini,misi utamanya untuk mendirikan sebuah perusahaan pun sudah dia dapatkan dan perusahaannya sekarang pun hampir menyamai perusahaan milik keluarga Hardiansyah, dan sekarang dia bisa membentuk keluarga kecilnya dan hidup bahagia.
Rendra berfikir sejenak seandainya dia menolak perjodohan nya dulu dengan Arsy, mungkin dia tak akan sebahagia ini mendapatkan seorang gadis yang polos walaupun terkadang membuat Rendra habis kesabarannya karena saking polos dan lemotnya Arsyila istrinya, namun semakin dewasa Arsyila semakin bisa mengimbangi seorang Birendra.
Rendra bertambah bahagia ketika melihat kembarannya Acha dan Arra mendapatkan pendamping yang begitu sangat mencintai mereka, si kocak Wahyu dengan segala kegesrekan nya mampu membuat seorang Arra bahagia dan lelaki yang dulu sangat dikenal sebagai preman dan sangat arogan sekarang bisa duduk bersanding dengan Acca adiknya, walaupun begitu kaku dan juga dingin namun dia sangat mencintai dan menyayangi Acca bahkan kadang-kadang bener-bener tak tahu tempat saat bermesraan dengan Acca.
"Bahagia nya mereka!" kata Dad Ferdi yang tiba-tiba duduk di samping Rendra
__ADS_1
"Ya..... kita semua bahagia Dad, thanks untuk memberikan Arsy padaku dulu Dad" saut Rendra
" Berterima kasih lah pada Om Ade, karena dia yang menitipkan Arsy anaknya padamu, seperti nya dia tau betul bahwa Arsy akan bahagia bersama denganmu suatu saat nanti, kau hebat!" kata Dad Ferdi
"Ya...karena....aku anak seorang Daddy yang hebat,dan karena aku adalah Birendra!"
ucap Rendra dengan nada bangga dan songong di saat bersamaan.Dad Ferdi hanya bisa memutar bola matanya melihat tingkah Rendra.
"Ya karena kau Birendra!"
Tamat...
ADA EKTRA PART THOR???
ADA..... TUNGGU YA...
DAN TERIMAKASIH SUDAH SETIA PADA BIRENDRA.
__ADS_1