
"Hallo Ar...kamu kangen kan sama Abang? ya kan?? sudah Abang duga!!"
kata Rendra dengan kepercayaan diri yang tinggi, sedangkan sang istri hanya mengedip-ngedipkan matanya tak percaya dengan apa yang di dengar nya.
"Sayangnya enggak tuh!"
namun itu bukan dari suara Arsy, telah berdiri di belakang Arsy, seorang gadis yang menjadi musuh bebuyutan Rendra walaupun bukan dalam arti yang sebenarnya, dia adalah musuh saat berebut Dad Ferdi, gadis dari keluarga Hardiansyah yang mengklaim dirinya sebagai gadis pertama yang menyayangi Dad Ferdi bahkan melebihi si kembar Acca dan Arra,siapa lagi kalau bukan Kamilaa anak perempuan dari pasangan Naina dan juga Krisna.
"Ckc.....ngapain sih loe di sini?" sungut Rendra, kembali ke gaya cool nya yang sok berwibawa menurut Mila.Dia berjalan masuk ke dalam kamar istri nya.
"Gak sopan ya??!!!" kata Mila sambil menjewer telinga Rendra.
"Aaawww...sakit kak!!!" teriak Rendra.
Mila memang lebih tua 6 tahun dari Rendra, anak Naina itu lebih bersifat seperti Ferdi daripada Naina yang lemah lembut dan Krisna yang tenang dan sabar. Mila memang sangat dekat dengan Ferdi, dan itu membuat Rendra merasa tersaingi,karena itu mereka lebih banyak bentrok dan cekcok nya daripada akurnya, walaupun pada kenyataannya Mila sangat menyayangi adik-adik nya.
"Ngapain kamu kesini? bukannya kamu di hukum sama Daddy! Mr. mesum!" kata Mila sambil mengejek Rendra dan kembali duduk di sofa menikmati camilan di meja dekat sofa.
Rendra hanya diam tak suka.
"Kamu kerja sama sama Eno ya? biar bisa masuk sini!!" lanjut Mila sambil mengunyah camilan nya.
__ADS_1
"Ngapain sih kakak di kamar aku?" tanya Rendra tanpa berniat menjawab pertanyaan dari Mila.
"Aku di suruh Daddy jagain Arsy!! takut ada maling!! ternyata benar kan?? ada maling naik ke balkon!" kata Mila.
"Abang kok bisa naik? Abang gak takut jatuh? sini...biar aku cek tubuh Abang!!" kata Arsy terlihat panik mendengar Mila mengatakan bahwa Rendra naik ke balkon. kalau tak ingat ada Mila di sana, pasti mode modus Rendra akan di nyalakan, sayangnya di sana ada Mila hingga membuat Rendra hanya membalas dengan biasa saja.
"Gak papa Ar, udah yuk tidur!! dan kamu kak!! tidur di sofa saja! malam ini aku mau peluk istri ku!" kata Rendra dengan entengnya.Tiba-tiba.......
"Hallo Dad!!" kata Mila, Rendra sukses membulat kan matanya, mata Rendra segera mencari sebuah kertas dan pulpen di atas meja, mengambil dengan cepat. Menuliskan sesuatu dan menunjukkan ke depan Mila.
----kak Farel!----
begitulah kata di atas kertas itu.
"Iya Dad, ini aku sama Arsy di kamar!" kata Mila.
-----Ada proyek yang melibatkan kak Farel dan kak Mila aku ikut sertakan-----
Rendra menyodorkan tulisan lebih panjang, Mila yang memang senang menggoda Farel, dia terlihat berbinar membacanya.
------Matikan ponselnya,kita bicara----
__ADS_1
"Dad....Mila mati kan dulu ya, Mila mau istirahat sama Arsy!" kata Mila
" Baiklah sayang..... istirahat lah!"
Tut....... ponsel di matikan oleh Mila.
"Katakan apa penawaran kamu?" tanya Mila.
"Rencananya aku mau minta bantuan kakak buat nemenin kak Farel ke meeting di luar kota! aku ingin kakak yang menangani proyek nya!" kata Rendra.
"Ciih gak menarik banget!!"
" itu kesempatan kakak buat semakin dekat sama kak Farel!! emang Re gak tau! kalau kakak suka sama kak Farel!!"
"Jadi?" kata Mila
"Re mau nginep sini malam ini! kakak boleh tidur di sofa!! asal pakein telinga kakak kapas!!" kata Rendra yang sudah menarik Arsy yang dari tadi hanya jadi pendengar.
"Emang kenapa?" tanya Mila.
" soalnya Re mau melakukan adegan mantaf-mantaf sama istri Re!"
__ADS_1
"Dasar Mr.Mesum!!!!" teriak Mila sambil perlahan membuka pintu dan keluar tanpa di ketahui siapapun.,dia tak mau mengotori telinga sucinya dengan suara mantaf-mantaf yang di maksud Rendra.
bersambung....