
"Ar.....Arsy.....!!! Ar!!!" teriaknya di berbagai sudut kamar nya bahkan sampai ke balkon kamarnya.
Tidak.... Tidak... Ar!! jangan membuatku takut!!! batin Rendra.
Rasa takut entah mengapa tiba-tiba menjalar di sekujur tubuh Rendra,Karena merasa tak menemukan Arsy, akhirnya Rendra berlari turun ke bawah,Dia ingin tahu dimana Arsy,apakah Acca atau Arra menyembunyikan Arsy?itulah yang ada di pikirannya saat ini. Tanpa permisi dia membuka pintu kamar Acca yang terlihat terlelap di bawah selimut nya, dia membuka kamar mandi, melihat ruang pakaian milik Acca, di rasa tak ada, Rendra berlari ke kamar Arra, dan melakukan hal yang sama, Arra memang lebih peka daripada Acha, akhirnya Arra terbangun karena Rendra benar-benar membuatnya terusik.
"Ada apa sih Re?" tanya Arra saking keselnya.
"Dimana Arsy?" tanya Rendra singkat.
"Arsy? ya kamar nya lah!"
"Gak ada!! dia gak ada di kamar nya!!" kata Rendra yang sudah terlihat frustasi.
__ADS_1
"Jangan becanda Re!!" Arra bangun dari tempat tidur nya dia mengikuti Rendra yang keluar dari kamar Arra, ternyata sang mommy sudah ada di bawah, menunggu Rendra.
"Di mana Arsy Re? kenapa kamu mencari dia di dalam rumah?" tanya Mom Raisya. Namun Re tak menjawab, pandangannya terarah pada Dad Ferdi.
"Daddy menyembunyikan Arsy?" tanya Rendra terlihat menahan amarahnya dan terlihat sedikit menakutkan, bahkan Arra dan Mom Raisya hanya saling memeluk melihat sikap Rendra pada Daddy nya untuk pertama kalinya, Arra dan Mom Raisya belum bisa memahami apa yang sedang terjadi! jadi mereka hanya bisa menyaksikan saja terlebih dahulu tanpa bertanya lebih banyak lagi.
"Daddy tidak tahu di mana dia Re!! kalaupun Daddy tau, Daddy tidak akan pernah memberitahu lelaki seperti kamu!! suami yang sudah dengan mudahnya mengabaikan istrinya!!tidak pantas jika kau mendapatkan Arsy!!dia terlalu baik untukmu Re!!! cintai saja perusahaanmu itu,bukankah itu cukup untuk mu!!!" kata Daddy Ferdi dengan tak kalah menakutkan.
Rendra terdiam sambil mundur beberapa langkah, dia tau dia salah!! tapi dia benar-benar tak menyadari bahwa perbuatannya bisa membuat Arsy menghilang. Dengan cepat dia mencoba menghubungi teman-teman Arsy, namun tak satupun yang tau keberadaan Arsy. Rendra bahkan sudah mengumpulkan orang-orang nya untuk mencari Arsy.
Disisi lain...
"Neng....neng.....bangun!! neng?" Pak Adi si penjaga makam membangunkan Arsy.
__ADS_1
"Oh astaga!!! dimana ini?" tanya Arsy yang kaget karena tempat ini sedikit gelap.
"Di pemakaman neng! Eneng tertidur tadi?" kata si pak Adi
"Kebetulan bapak ronda dan keliling, kok bapak malah kepikiran Eneng yang di sini! eh benar saja!! Eneng tertidur!!" lanjut pak Adi.
"Terima kasih pak! kalau begitu saya pulang dulu pak!maaf sudah merepotkan bapak!" kata Arsy yang bangun dari duduknya.
" Tidak mengapa neng! Mau di antar neng?"
"Terima kasih gak usah pak! ini...masih ada taksi mungkin!!" kata Arsy sambil melihat jam tangannya.
Akhirnya pak Adi dan Arsy beriringan keluar dari pemakaman tersebut. tiba-tiba Arsy berhenti, entah apa yang di pikiran sekarang, ponselnya mati, baterai nya habis, untuk memesan taksi online rasanya tak mungkin.
__ADS_1
"Pak!.... apa ada kos-kosan di sekitar sini?"
bersambung....