
Tarjo mencoba berlari ketika bola kasti tersebut dia pukul sudah melambung naik dan dia pun berlari, Faash yang satu tim dengan Tarjo berteriak menyemangati Tarjo, Arvan yang kebagian menangkap bola mencoba melempar nya ke arah Tarjo namun gagal.
"Yeeeeeee menang!!" Teriak Faash ketika tim nya menang permainan bola kasti di perkarangan depan rumah Bram.
"Gimana Arvan!! BubbleBee mini itu buat aku dong?" kata Faash yang menginginkan koleksi robot yang bisa berubah jadi mobil itu pada akhirnya akan menjadi milik nya.Faash sangat senang dengan kemenangan tersebut. sedang Arvan merasa tak rela dengan permintaan Faash, kemudian dia memandang ke arah Kian, si gembul yang sedang meminum air mineral itu nampak bingung dengan tatapan mata Arvan, Kian sungguh merasa ada sesuatu yang mengancam dirinya ketika arvan menatapnya dengan senyuman begitu manis.
"Kiandra ganteng......sini sepupuku sayang!"
Arvan mulai mencoba merayu Kian agar dapat di akali nya, begitulah Arvan,jiwa licik Rendra benar-benar tertanam di dalam otak Arvan, kejeniusan Rendra juga sama dengan Arvan dan kadangkala Arvan memanfaatkan para sepupunya dengan otak jeniusnya tersebut, ada saja akal yang Arvan pikirkan di otaknya,walaupun pada akhirnya selalu berakhir dengan hukuman yang diberikan Arsy kepadanya karena kejahilannya kepada seluruh sepupu-sepupunya atau bahkan kepada adik kembarnya.
"Gak! bau-bau nya kamu mau ngakali aku!!" kata Kian seketika, Kian semakin pintar karena sering menjadi korban akal-akalan Arvan, dasar bapak dan anak sama saja, dulu Rendra yang sering ngakali Wahyu dan sekarang Arvan pun sama.Dia sering melakukan nya pada Kian.
__ADS_1
Kian tahu benar apa yang diinginkan oleh Arvan, beberapa hari yang lalu om kesayangan Arvan yaitu Eno mengirimkan mainan berupa miniatur BubbleBee yang di kirim 2 sekaligus, yang satu dia berikan kepada Kian dan yang satunya lagi kepada Arvan,sedang Faash waktu itu meminta mainan yang lain hingga hanya Kian dan juga Arvan lah yang mempunyai mainan tersebut dan kini Faash menginginkannya sebagai hadiah karena permainan kasti yang baru saja dia menangkan bersama dengan sang pengawal, Faash punya rencana yang cukup pintar yaitu meminta miniatur Bumblebee yang ada di tangan Arfan.
"Ayolah Kian... kamu tidak pernah mengoleksi teman-teman BubbleBee, kamu hanya mendapatkan itu karena om Eno yang mengirim ya benar kan? jadi tidak masalah sekarang jika kamu memberikannya kepada Faash." rayu Arvan
memang benar apa yang dikatakan oleh Arvan bahwa Kian memang tidak mengoleksi benda-benda kecil seperti itu seperti Arvan,namun kian yang tak mau di akali Arvan bersikeras menolak permintaan Faash dan Arvan.
"Gak mau!! itu punya aku! mulai sekarang aku akan membeli teman-teman nya BubbleBee, aku mau ikutan koleksi aja" kata Kian sekenanya.
"Bakso beranak?" kata Faash, dia mencoba merayu Kian.
tanya Arvan heran,Arvan tak tau saja bahwa itu adalah makanan yang lagi hits di minggir jalan di dekat komplek perumahan Bram,dan Faash sering duduk santai di sana sambil makan bakso. Arvan memang tak seluas itu pergaulan nya, tak seperti Faash yang tau semua hal tentang orang-orang yang hidup di kalangan menengah ke bawah.
__ADS_1
"Haisshh....itu bakso besar yang dalamnya bakso kecil-kecil!" kata Faash menerangkan pada Arvan.
bukannya Arvan yang tergiur,tapi Kian yang juga ada di sana merasa air liur nya seakan menetes.Melihat itu Arvan dengan seringai jahilnya mulai membuka suara.
"Dengan kuah panas di dalam mangkuk nya?" kata Arvan sambil mengedipkan mata nya ke arah Faash,dan dengan tanda itu Faash mulai paham.
"Hemmm lezaaaat banget!! apa lagi..ada somay nya yang isinya daging dan irisan wortel....hemmmmm mantap!!" kata Faash sedikit lebay.
"Besok aku bawain miniatur BubbleBee nya!! tapi sekarang traktir aku makan bakso dulu!" kata Kian dengan muka imut dan pipi gembul nya.
Faash dan Arvan nampak ber-tos ria di belakang punggung Kian, dan sayang nya Kian tidak menyadari nya.Tarjo yang melihat Kian, Faash dan Arvan hanya bisa geleng-geleng kepala.
__ADS_1
"Oh Tuhan Kian!!! kau benar-benar akan seperti bakso beranak!!! besar dan bulat!!" pekik Thisa kesal karena dia yang benar-benar berusaha menjaga bentuk tubuh Kian, namun tetap saja selalu Gagal!!.
bersambung