
Sudah satu bulan Dewi tinggal di rumah Bram,lebih tepatnya tinggal di rumah yang di sediakan Bram untuk para pelayan dan pengawalnya,yang memang tak pulang ke rumah mereka,atau rumah mereka berada di luar kota, adanya Dewi dan Dewo membuat hati Faisha senang mendapatkan teman baru, selain kembarannya yang super rese', Faisha senang bermain dengan Dewo, karena Dewo tak segila Faash, walaupun tingkah mereka sebenarnya 11-12, namun Dewo masih bisa mengontrol dirinya, tak seperti Faash yang kelewat jahil dan rese'menurut adik kembarnya itu.
"Gimana mbak Dewi? bisa gak ajak Om Tarjo ke pasar malam ntar malam?"
Tanya Faash kepada Dewi yang ikut bergabung sarapan di teras belakang saat ini,ya....Sabtu ini Dewi sedang libur dari toko kue milik Arsy dan rencananya nanti malam, Faash akan mengajak Dewo ke pasar malam yang ada di belakang komplek perumahan nya, tepatnya di lapangan dekat perkampungan sebelah.
"Mas Tarjo gak mau di ajak Tuan muda! katanya dia gak minat ikut sama kita!" kata Dewi dengan nada kecewa.
"Gini aja mbak Dewi!" kata Faash sambil mendekati Dewi dan berbisik ke arah gadis tersebut.
"Hah?? Jangan!! nanti kalian dalam bahaya" kata Dewi yang tak menyetujui ide dari Faash, menurutnya dia juga harus melindungi Faash seperti para pelayan yang lain, walaupun dia tidak bekerja di rumah tersebut,Namun Acca mau menampung dia dan juga adiknya, Sehingga Dewi tidak perlu membayar uang kost untuk dia dan adiknya.
__ADS_1
"Tenang Mbak,nanti kita bawa Om Raska, dia pengganti Om Budi kalau malam" kata Faash meyakinkan Dewi.
"Ya udah kalau gitu, nanti mbak dandan yang cantik deh!" ucap Dewi dengan antusias, kemudian dia berlalu dari sana menuju kamar nya, dia memilih baju yang akan dia pakai malam ini.
"Heh......" Dewo menghela nafasnya pelan, dia benar-benar tak mau Tarjo menyakiti hati Kakak nya.
"Kenapa?" tanya Faash.
"Ini usaha kita yang terakhir! kalau tidak berhasil....kita berhenti! Aku melakukan semuanya ini mbak Dewi, juga Om Tarjo, dia itu hampir seumuran dengan papa, tapi sampai saat ini belum juga menikah, aku merasa kasihan saja sama Om Tarjo, kerjanya terus-menerus mengurusi ku tanpa mengurus hidupnya sendiri" kata Faash, Faash memang paling sayang dengan bodyguard suruhannya Papa nya itu.
"Ya udah,aku bantu deh buat Kak Dewi dan Om Tarjo, di tangannya Kak Dewi,om Tarjo pasti hidup bahagia!" kata Dewo dengan percaya diri, setelah mendengar apa yang menyebabkan Faash begitu bersemangat menjodohkan Kakak nya dengan Tarjo.
__ADS_1
Dan menjelang malam, Tarjo mau tak mau menemani Faash ke pasar malam, dia tak menyangka kalau Dewi akan menyusul mereka bersama Raska, salah satu anak buahnya.Rupanya Raska sudah mendapatkan ijin dari Bram, untuk menjaga anaknya.
"Sial!! kemana anak-anak!!selalu saja mereka berhasil mengerjai ku!"
umpat Tarjo beberapa kali karena kehilangan Faash dan juga Dewo, bahkan saat ini Kian ikut bersama mereka, dengan iming-iming banyaknya makanan yang ada di pasar malam, akhirnya Kian meminta Papa nya untuk mengantarkan nya ke rumah Bram.Dia tampak celingukan mencari keberadaan mereka.
"Cari siapa mas?"
Tarjo terkesima melihat seseorang yang ada di hadapannya.
"Eh buset!!! bidadari turun dari odong-odong!!" ucap Tarjo tanpa sadar.
__ADS_1
bersambung