Birendra

Birendra
Ala emak-emak


__ADS_3

"Lepas bajumu!!" perintah Rendra


"Lho.....bang!"


"Kenapa bantah lagi?" tanya Rendra di buat seketus mungkin.


"Gak!! emang Abang mau ngapain pakai buka baju Arsy segala? mau di ajak bikin dedek bayi ya?"


kata Arsy yang polos, dia tak tau perkataan nya bisa saja membangunkan macan yang sedang tidur, Arsy yang memang minim pengetahuan tentang segala hal,tak tau bahwa membuat dedek bayi seperti keinginan nya akan berdampak pada dirinya sendiri, pertama kali sakit banget!! begitu lah kenyataan nya, namun yang Arsy lihat di video pemersatu bangsa itu hanya ******* manja dari sepasang sejoli tanpa tau apa yang seberapa di rasakan mereka.


"Otak mesum!!! kecil-kecil otak mesum!!" sentil Rendra di jidat Arsy


"Bang!!! sakit!" ucap Arsy sambil menggosok jidatnya karena kesakitan.


"Buka baju cepat!!!" perintah Rendra lagi.


Dan saat makan malam, semua mata tertuju pada penampilan Arsy saat ini. Rendra tak peduli dengan tatapan mata orang-orang seakan bertanya-tanya dengan tampilan baru Arsy.Arsy hanya manyun saja dari tadi bukan karena baju yang dia pakai saat ini ,namun karena kejadian beberapa waktu sebelum makan malam.



Beginilah tampilan Arsy saat ini, dengan daster yang baru saja di beli Rendra di sebuah toko di pasar tradisional,dia mengubah gaya baju tidur Arsy dengan daster merakyat tersebut, Arsy harus memakainya bila tidur dan di dalam rumah,atau keluar santai bersama Rendra.


Kejadian yang membuat Arsy manyun saat makan malam

__ADS_1


"Abang!! geli.....!!" ucap Arsy saat baju dengan resleting di bagian depannya itu sudah di buka lebar oleh Rendra, dan jangan tanyakan apa yang membuat Arsy merasa geli, bagaimana tidak! dengan otak liciknya Rendra berkata ingin mencicipi botol susu untuk anaknya kelak.wal hasil dua bola berukuran 36 di bagian atas tubuh Arsy itu di hisap dan di ku*lum dengan sangat lembut oleh Rendra, ujungnya yang berwarna coklat pudar bergantian di mainkan nya dengan mulut dan tangannya.


"A-bang......ber-ber henti!!'' beberapa kali nampak Arsy mengigit bibir bawah nya menahan sesuatu yang tak bisa dia jabarkan rasanya. Karena baru pertama kali merasakan apa yang di lakukan Rendra, membuat Arsy merasakan sesuatu di bagian bawah tubuhnya.


"Bang.....Ar..... mau pipis dulu bang!!!"


Bukannya berhenti, Rendra makin rakus melahap dua bola seperti squishy tersebut, hingga beberapa saat kemudian...


ahhhhh...... Arsy mendesah pelan karena merasakan ada yang mengalir di sana dan dia juga merasa kan hal yang belum pernah dia rasakan.


"Enak?'' tanya Rendra tanpa malu.


"Ini baru latihan!! nanti kalau Abang sudah siap! abang bikin kamu lebih nikmat!!" bisik Rendra di akhiri dengan Ji*latan lembut di telinga Arsy.


"Idih!! abang yang mesum tapi kamu yang enak!!" saut Rendra, Arsy hanya bisa menyebikkan bibirnya saja.


"Itu level awal, naik malam kita naik level!" kata Rendra sambil membenahi baju sang istri.


"Nggak mau!! Arsy berhenti di level ini aja!" kata Arsy.


"Mau adik bayi gak?" tawar Rendra


"Mau dong!!" ucap Arsy tiba-tiba berbinar.

__ADS_1


"Makanya kita naik level ntar malam!! sekarang makan dulu yuk!"


Dan disinilah mereka,dengan tatapan heran Daddy dan Mommy serta kedua si kembar.


"Ar kok kamu pakai baju daster gitu?" tanya Acca yang penasaran


"Iya....jadi kayak emak-emak!" saut Arra


"Beli di mana Ar?" mommy malah antusias, Daddy Ferdi hanya menyimak pertanyaan ketiga wanita itu sambil minum minuman di dalam gelasnya.


"Oh...iya di beliin Abang Mom!" kata Arsy


"ini enak tau kak, adem!! longgar gitu!" lanjut nya.


"Iya sih ...tapi kayak emak-emak!" kekeh Arra


"Ya emang Arsy pengen jadi emak-emak, kata Abang ini tahap awal kalau Arsy minta adek bayi!!" kata Arsy dengan riangnya.


"uhuk...uhuk....uhuk....!"


"Reee apa lagi ini!!"


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2