
Farel mengangkat panggilan video nya,dan betapa kagetnya Farel ketika wajah Mila yang muncul terlebih dahulu di layar ponselnya. Kamilaa nampak tak sadar kan diri dan berbaring di sebuah sofa panjang di sebuah ruangan.
"Hallo Tuan Farel?!!" sapa seseorang, Farel hanya mengepalkan tangannya menahan amarahnya, namun demi keselamatan Kamila, Farel menahan semuanya dengan baik.
"Apa yang kau inginkan dari ku? lepaskan gadis itu!!" kata Farel dengan tenang.
"hahahaha susah payah aku membawa nya kesini!! kan kau meminta melepaskan nya?? jangan terlalu berharap!! aku akan melepaskan nya, bila proyek tersebut anda batal kan Tuan Farel!!"
kata orang tersebut,namun tak menampakkan wajah nya di layar ponselnya, layar ponselnya berisi Kamila yang terlihat sedang tak sadarkan diri.
"di mana aku bisa menemuimu Tuan? kita bertemu dan membicarakan proyek tersebut, namun sebelumnya lepaskan gadis itu tuan! dia tidak ada hubungannya denganku!!"
kata Farel dengan tenang, pandangan nya tak lepas dari Kamilaa, Farel sungguh mencemaskan gadis pujaan hati nya itu. Orang di sebrang sana nampak tertawa lepas, dia terdengar sangat senang dengan keputusan yang akan di ambil Farel, dia yakin sekali bahwa dia akan mendapatkan proyek besar tersebut, karena dia yakin dia tak kalah hebatnya dengan Farel.
__ADS_1
"Tunggu lah di sana, anak buah ku akan membawa kalian!!dan...jangan libatkan polisi!! atau aku bisa saja menjadi gadis mu ini sebagai almarhumah!!!" ancam Bayu nama pesaing Farel tersebut.
Tapi sepertinya sayang kalau harus di jadikan almarhumah! bagaimana kalau aku jadikan istri simpanan ku saja!! sepertinya menarik!!" lanjut Bayu
"Bangsaaat!!!! jangan sentuh dia!!!!" teriak Farel ketika melihat sebuah tangan membelai wajah Kamilaa.
"woooaw.....kau bisa marah!! hahahhaa keluar kan sjaa!! aku tau kau menahannya dari tadi!! hahahahahaha!!" ucap Bayu
Setelah itu dia menutup panggilan telepon nya sepihak, Farel berteriak kesal dan hampir saja membanting ponselnya.Eno terlihat menenangkan Farel.
"Re... bagaimana ini Re,aku bingung Re!!kalau aku memilih Kamila maka kita akan kehilangan proyek tersebut, tapi kalau aku memilih proyek tersebut maka aku akan kehilangan Kamila Re!!!apa yang harus aku lakukan!!!"
Farel merasa tak enak dengan Rendra, Karena bagaimanapun proyek tersebut adalah proyek kerjasama perusahaan Rendra, dan Farel ingin bersikap profesional dengan tidak melibatkan perusahaan Rendra, namun Bayu memang sengaja melibatkan Kamila untuk bisa mendapatkan proyek tersebut dengan caranya sendiri, Farel bingung! disinilah titik lemah dari Farel, dia yang kemarin mati-matian melepaskan Kamila,dan sekarang seakan tak rela bila Kamilaa tersakiti saat ini,hanya karena dirinya, Farel merasa bingung akan keputusannya saat ini.
__ADS_1
Rendra hanya diam saja, sebenarnya Rendra tak Maslah kehilangan proyek tersebut, namun proyek tersebut adalah impian Farel, makanya sejak awal Rendra membiarkan Farel menangani nya, apalagi kala itu Rendra belum terlalu Ikut campur urusan perusahaan secara langsung.
Belum juga Rendra menjawab, Farel langsung berdiri dari jongkok nya dan menelpon seseorang.
"Celia!! kirim surat pembatalan untuk proyek baru kita!!" kata Farel
"Ku gila kak!!!" kata Rendra
"Proyek itu impian loe kak!!!" lanjut Rendra.
"Dan loe mau gue milih proyek tersebut daripada Mila Re!!!??? di mana otak loe Re!!!" teriak Farel frustasi.
"Dari awal juga loe gak pernah milih Mila!!!"
__ADS_1
deg....
bersambung.....