Birendra

Birendra
Extra part (Kisah Baru) 1


__ADS_3

ANGGAP INI KISAH BARU YA GAES....JADI AKAN DI USAHAKAN RUTIN UPDATE NYA....SELAMAT MEMBACA!!!!!!!!.MAU BUKA NOVEL BARU KOK MALES🤭🤭🤭JADI DI TERUSKAN DI SINI AJA.


Jangan lupa like,komen dan vote....kasih bunga,kopi? juga boleh.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Seorang Lelaki dengan gagah dan tampan nya berjalan di sebuah Bandara, beberapa tahun telah berlalu dan dia memutuskan untuk kembali ke tanah air, Dengan berbekal ilmu bisnis dan pengalaman yang dia miliki, Arvan kembali dan mencoba mengikuti perintah sang Papi, ikut memimpin perusahaan yang Papi nya bangun dengan susah payah. Arvan juga sudah terlalu kangen dengan kedua adiknya dan juga sang Mami, Arsy kerap kali menangis ketika Arvan melakukan panggilan video dengannya,dan tentu saja meminta anak lelaki satu-satunya untuk pulang ke rumah.


"Kau di mana?" Arvan nampak menelepon seseorang yang akan menjemput nya.


"Aku di jalan....... ada kecelakaan tunggal,jadi macet..... nikmati sesuatu di cafe...aku akan segera sampai" saut si penerima panggilan telepon nya.Arvan nampak menghela nafasnya pelan, dia bukan orang yang suka membuang waktu,tapi jelas kecelakaan tunggal yang menyebabkan dirinya telat di jemput bukanlah salah sang asisten.Akhirnya Arvan mencari sebuah cafe dan memesan sesuatu di sana.



( Visual Arvan )


Sedangkan di tengah jalan.....


"Sh*it!!.....lama banget sih!!" ucap Dewo, Dewo saat ini bertugas menjemput Arvan ke Bandara, keinginan Arvan sejak kecil terlaksana juga, Dewo sekarang menjadi asisten nya yang akan setia menjadi partner kerja di perusahaan Rendra, Papi Arvan. Dewo memutuskan untuk kuliah di dalam negeri, begitu pula dengan Faash, walaupun mereka tidak satu angkatan, setidaknya Dewo masih punya teman,ketika Arvan dan Kian memutuskan untuk kuliah di luar negri, dan kemarin Kian baru saja sampai ke rumah,namun baru hari jni dia memutuskan untuk berkumpul dengan ketiga sahabat sekaligus saudara nya. Arvan memutuskan untuk menyelesaikan pendidikan S2 nya, sedangkan Dewo hanya sampai S1 dan sudah di percaya Rendra untuk bergabung dengan perusahaan nya. Usia mereka saat ini sudah menginjak 25 tahun, Dewo dan Arvan sama dalam hal usia, sedangkan Faash dan Kian dua tahun lebih muda dari mereka.


__ADS_1


(Visual Dewo)


Di sebuah cafe milik Lathisa,adik Arvan,Dewo yang sudah menjemput Arvan dari Bandara, bergegas masuk bersama Arvan, mereka memutuskan untuk bertemu dengan Faash dan Kian di cafe tersebut, tepatnya di roof top cafe tempat favorit Faash dan Dewo bila berkumpul bersama.


"Woow ...apa kabar brother!.....ckck..... ganteng banget...si anak terlanjur kaya!!" ucap Faash sambil memeluk sebentar sepupunya itu.


"Apa kabar?" tanya Arvan.


"Look!!....aku semakin ganteng dan mempesona!" ucap Faash.


"Muka malaikat, perilaku iblis ini Van!!" celetuk Dewo yang memang tau betul bagaimana tingkah Faash, Faash, lelaki yang terlihat tampan dan manis ini, nyatanya berbanding terbalik bila berhadapan dengan orang lain,dia akan berubah menjadi lelaki dingin,cuek dan datar seperti sang Papa Bram! walaupun jiwa slengean dan cerianya akan tiba-tiba muncul bila bersama keluarga dan sahabat nya.



" Si gembul mana? katanya pulang juga?" tanya Arvan.


"Bentar lagi juga sampe!" saut Faash.


"Wo, pesen makan yang banyak buat si Kian! Ntar kita gak di sisain lagi!! Tuh anak kan kalau lihat makanan kalap banget!" lanjut Faash.


"Emang dia masih kalap lihat makanan?" tanya Arvan

__ADS_1


"Mana kita tau!! dia udah 2 tahun gak pulang!! Tante Arra aja sampai nangis-nangis ke Mama!" saut Faash.


"Biasalah....anak tunggal! anak Mama lagi!" ucap Dewo.


"Kangen ya sama gue??" tiba-tiba sebuah suara terdengar di ambang pintu.


"Siapa loe?" tanya Faash.


"Iya....salah tempat ya?" tanya Dewo.


"Tidak terima tamu baru!" saut Arvan datar.


"Siaaalaan!!! gue Kian!!!" pekik Kian kesal.


Faash langsung berdiri dari kursinya,di susul Dewo dan Arvan, mereka memandang dan berjalan mengelilingi Kian dengan rasa tak percaya, si imut dan gembul itu berubah.


"Sedot lemak loe!!" celetuk Faash.



bersambung.,....

__ADS_1


__ADS_2