Birendra

Birendra
Langkah awal Acca


__ADS_3

Setelah berberes Acca mendapatkan kamar di samping kamar Bram karena di atas ada 3 kamar yang biasa dipakai oleh Bram dan satu kamar kosong serta satu kamar yang biasa digunakan untuk fitnes,Roy lebih memilih kamar di bawah di samping om Surya sedangkan bik Narsih dan sang suami juga berada di kamar bawah namun berdekatan dengan dapur sesuai dengan keinginan bi Narsih yang ingin tinggal di kamar belakang saja,sedangkan di lantai satu masih ada satu kamar kosong yaitu kamar tamu namun Acca lebih memilih kamar di samping Bram karena akan mempermudah Acca untuk merawat Bram, Acca pasti harus keluar masuk kamar Bram demi memenuhi kebutuhan Bram, jadi bila Acca berada di bawah itu akan sangat merepotkan, karena itu Acca memutuskan untuk memilih kamar di samping kamar Bram.


Selesai berberes Acca pun diminta untuk turun kembali ke bawah karena makan siang. Bram tidak bisa mengikuti makan siang karena jujur saja untuk naik turun tangga luka di dadanya masih terasa nyeri,jadinya Bram hanya akan berbaring di kamarnya atau bersantai di balkon kamarnya, urusan untuk makan Om Surya sudah meminta bik Narsih untuk membawakan makanan Bram nanti ke atas, namun Acca meminta bik Narsih untuk tidak melakukannya, karena selesai makan, Acca sendiri yang akan memberikan makan pada Bram, sedangkan Roy dengan santainya memakan makanannya, dia tak mau mencampuri urusan Acca dan Bram karena jujur saja dia merasa pusing sendiri dengan kedua orang tersebut.


Acca segera menyelesaikan makannya dan mengambilkan makan dan beberapa lauk untuk Bram, tak lupa dia memberikan segelas teh hangat karena Acca berpendapat bahwa orang sakit itu harus banyak minum minuman yang hangat, entah Sejak kapan lelaki bengis itu sudah menarik perhatian Acca, lebih sering berdekatan dengan Bram dan bahkan Bram yang lebih sering cerewet membuat Acca seakan tertarik dengan laki-laki yang terkenal sangat kasar dan juga dingin itu, ada aura tersendiri dari Bram yang membuat Acca begitu tertarik dengan lelaki yang terpaut hampir 10 tahun darinya.


Acca berhenti di depan kamar Bram,dia mengatur nafasnya pelan,jujur saja entah sejak kapan karena lebih sering berdekatan dengan Bram,membuat hatinya jedak jeduk tak karuan,dan kali ini dia akan menarik perhatian Bram dengan cara memberikan makan pada Bram, dia ingin menyuapi Bram kali ini, Acca benar-benar menata hatinya, sekian lama berpikir dia akhirnya memutuskan untuk mengejar cinta Bram. berawal dari penasaran kenapa lelaki itu selalu ketus dengannya padahal dengan beberapa wanita yang sering dijumpai Acca ketika Bram menjadi bodyguard nya dulu Acca memang sering melihat Bram bermesraan dengan beberapa wanita.

__ADS_1


ceklek........


"Hallo Kak Bram" sapa Acca.


sapaan Acca sukses membuat Bram mengerutkan keningnya, dia memicingkan mata sebelah kanan melihat perubahan sikap Acca, Bram harus waspada karena Acca tidak pernah sekalipun baik padanya, namun kali ini panggilan Kak yang membuat Bram sedikit curiga akan perubahan sikap Acca.


"Makan dulu Kak, setelah nya aku bantu ganti perban di dada Kakak" ucap Acca santai.

__ADS_1


"Taruh saja di sana, dan pergilah! serta panggil Roy,biar saja dia yang mengganti perbannya!" kata Bram


"Roy sudah pergi! dia menggantikan kakak di Perusahaan Re" kata Acca lagi.


"Sini aku suapi?" kata kata Acca.


"Tidak!!!"

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2