
'Berapa umur kamu?" tanya Rendra
"16 lebih bang! tapi aku sudah bisa di ajak bikin anak kok bang!! aku sudah lihat tutorial nya di YouTube!" ucap Arsy dengan polosnya.
"Oohh Tuhan!! sepertinya aku akan ber-uban lebih cepat!!" ucap Rendra sambil memijit pangkal hidung nya.
"Apa maksud kamu?" tanya Rendra akhirnya.
Arsy menunjukkan video pemersatu bangsa walaupun tak sepenuhnya vulgar pada Rendra. Rendra melotot matanya melihat kepolosan istri barunya ini.
"Kamu dapet dari mana?" tanya Rendra sedikit frustasi.
"Dari you tube bang! kan Arsy pengen jadi istri yang baik buat abang!'' kata Arsy
"Tapi gak gini juga Arsyila!!!" ucap Rendra menekankan kata-katanya.Dia menarik Arsy ke atas ranjang,mereka berdua duduk bersila saling berhadapan di sana.
'Gila!! Daddy ngasih cewek polos amat gini!! coba aja kena Eno udah di sosor abis nih cewek!!' batin Rendra
"Dengar Arsy!! kita kan baru kenalan, menikah juga baru seminggu an..masa mau melakukan itu!! kita kenalan aja dulu ya?"
kata Rendra lembut , Rendra memang terkenal dengan sifat campuran nya, kadang lembut, ramah, dingin dan galak tak jarang jiwa slegean nya juga ada.
"Nanti kalo aku gak ngelakuin kewajiban jadi istri, abang ninggalin aku!"
ucap Arsy lirih sambil menunduk, dia teringat kata-kata sang ayah yang harus bertahan di keluarga Daddy Ferdi, karena keluarga mereka lah yang paling di percaya sang ayah untuk menitipkan Arsy.
"Gak!...aku janji kita akan sama-sama belajar buat saling menerima!" kata Rendra
"Aku sudah menerima abang kok!!! beneran! di apain aja Arsy mau kok!!" kata Arsy cepat.
__ADS_1
" Ohh Tuhan!! kuatkan imanku!!" gumam Rendra pelan.
"Emang imannya kenapa bang?" tanya Arsy,
Arsy memang tak sepintar Rendra, bahkan dia adalah murid yang mendapat peringkat 3 besar dari bawah bukan dari atas. Bisa lulus tahun ini saja dia sudah merasa luar biasa, wajahnya yang imut,polos dan terlihat cerdas hanya menipu belakang, bisa di bilang Arsy itu Lola( loudingnya lama).
"Udah tidur yuk!!....besok katanya ambil ijazah!" ucap Rendra tak mau ambil pusing lagi, dia harus ke perusahaan besok karena Farel mengatakan ada sedikit masalah.
"Aku tidur sama abang kan?" tanya nya.
"Iya... Ar..iya!'' saut Rendra yang sudah merebahkan tubuhnya membelakangi Arsy.
Dengan seenaknya saja, Arsy mengukir punggung Rendra dengan jari telunjuknya.
"Bang.....abang udah tidur?".
"Hemmmmm!"
"Udahlah Ar, aku ngantuk!!"
"Tapi aku tidak!...bang!"
"Jangan menggodaku Ar!!" pekik Rendra sambil membalikkan badan menghadap ke arah Arsy.
geleng-geleng kepala, itulah yang di lakukan Arsy.
"Mau di buatin susu? biar bisa tidur! kalau perut kenyang bisa cepat tidur"
"Boleh?" kata Arsy berbinar.
__ADS_1
Rendra akhirnya bangkit keluar kamar dan membuatkan susu buat istri nya.
"Dasar bocil!!" ucap Rendra saat mengaduk susu coklat yang akan di berikan pada Arsy.
"Siapa yang bocil?" tiba-tiba Dad Ferdi ada di sampingnya.
"Eh busyet Dad!! ngagetin aja!! ngapain Daddy di sin" tanya Rendra mendapati Daddy nya di dapur malam begini.
"Ambil minum! dikamar habis, Mom sudah tidur jadi ngambil sendiri!" kata Dad Ferdi
"Susu buat siapa?" tanya Dad Ferdi.
"Buat Arsy, dia gak bisa tidur!"
"Emang kamu apain dia?" tanya sang Daddy dengan senyum meledek nya.
"Jangan mesum Dad!! aku gak ngapa-ngapain!!" kilah Rendra
"Emang apa yang Daddy pikirkan?" ucap Dad Ferdi menjauh dari Rendra.
"Kamu gak nyusu sekalian Re? enak tau!!" kata Dad Ferdi dengan mengangkat ujung bibirnya sebelah.
"Eh........"
bersambung....
si polos Arsyila
__ADS_1
Si jenius Birendra