Birendra

Birendra
Generasi Baru


__ADS_3

Dari sudut lain di toko kue milik Arsy, dua bocah yang super kepo sedang melihat live streaming lamaran Tarjo secara tidak langsung,karena Tarjo mengakui Dewi sebagai calon istrinya pada lelaki di depannya.Iqbal yang merasa kalah dewasa dan sedikit termakan omongan Tarjo hanya bisa tersenyum masam, sudah hampir seminggu dia melakukan pdkt dengan Dewi,namun siapa yang menyangka bahwa hari ini adalah hari patah hati untuk nya.


"Benarkah Dewi? dia calon suami kamu?" tanya Iqbal memastikan.


"I-iya mas Iqbal" jawab Dewi agak gugup,karena pinggang nya sedang di remas sedikit oleh Tarjo, dia seakan memberi isyarat agar Dewi mengiyakan pengakuan Tarjo.


"Gak pengen ganti calon suami gitu?" kata Iqbal yang masih mencoba memperjuangkan perasaan nya.


"Kamu pikir Dewi mobil yang bisa ganti ban seenaknya saja!!" saut Tarjo gak suka.


"Ya kali aja bang,.....kan secara dari fisik aja,aku lebih muda dari Abang....lebih segar tentu nya dan...."


"Lebih jelek!!....lebih kerempeng!! itu badan apa papan pengilesan!!'' potong Tarjo karena merasa tak terima Iqbal lebih mengunggulkan dirinya.Memang secara umur Iqbal lebih muda, namun secara fisik... Tarjo terlihat lebih kekar dan wajah yang memang lebih menarik dari Iqbal. Namun Iqbal yang memang masih kuliah,terlihat lebih muda dan modis.


"Wiihhh Dewo, Kakak mu bentar lagi laku!" bisik Faash yang sedang mengintip mereka ber tiga.

__ADS_1


"Emang Kakak ku di jual apa!!" saut Dewo yang juga berbisik.


"Tapi lumayan juga kalau laku." lanjut Dewo


Pada akhirnya mereka cekikikan berdua, sedangkan Raska yang menemani mereka hanya bisa geleng-geleng kepalanya saja.Kembali ke perbincangan Dewi, Tarjo dan Iqbal.Iqbal nampak tak terima dengan apa yang di katakan oleh Tarjo.Menurut Iqbal, Tarjo terlalu tua untuk menjadi suami Dewi, karena memang Tarjo dan Dewi terpaut hampir 11 tahun.


"Soal badan bang, bisa di permak! tapi soal umur, mana bisa di permak!!" ucap Iqbal dengan gaya mengejek nya.


"Tapi yang jelas, Dewi sekarang lebih memilih aku, daripada anak ingusan seperti kamu! bukan begitu Dewi sayang....?" kata Tarjo dengan tatapan mata penuh intimidasi pada Dewi yang masih ada di samping nya.


"Jadi sudah jelas kamu?" tanya Tarjo pada Iqbal yang terlihat jelas tak suka pada Tarjo.


"Aku akan tetap berusaha mendapatkan hati Dewi, selama janur kuning belum melengkung, maka Dewi masih bisa di tikung!!" kata Iqbal yang benar-benar tak mau kalah dari Tarjo.


"Kami tidak akan memakai janur!!" ucap Tarjo, kemudian dia menarik Dewi dari hadapan iqbal.dia tak memperdulikan lagi ucapan Iqbal,yang terpenting bagi Tarjo saat ini, adalah membawa Dewi dari hadapan calon perebut pacar orang itu.

__ADS_1


"Aku akan tetap mengejar Dewi selama kalian belum menikah!!!" teriak Iqbal, dan Tarjo mengabaikan ucapan Iqbal.


"masuk!!" perintah Tarjo pada Dewi, Setelah mereka sampai di parkiran mobil.


"Ya???..."


"Aku bilang masuk!" perintah Tarjo lagi.


"Tapi aku kerja mas" saut Dewi.


"Memang kita mau kemana?" lanjutnya.


"KUA"!!!


bersambung

__ADS_1


__ADS_2