
Zaid memperhatikan Zahrana dengan sejuta rasa cinta dihatinya. Ia kagum melihat kegigihan Zahrana yang tetap menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim, meski dalam keadaan sakit sekalipun.
"Maa syaa Allah ... sungguh aku semakin kagum dengan kepribadian dan kesholihan mu Tsamirah Zahrana Az Zahra!" bathin Zaid tanpa berkedip memandang ke arah Zahrana yang masih fokus dengan untaian do'a-do'anya.
Zahrana pun menyelesaikan do'anya, ia pun mengambil Al Qur'an saku di tasnya dengan bantuan Sabrina kakaknya.
Zahrana pun mendaras Qur'an dengan merdunya, membuat semua yang berada di ruang rawat inap tersebut nampak terpukau dan tersentuh hatinya mendengar ayat-ayat Qur'an yang dilantunkan oleh Zahrana.
Zahrana nampak mentadaburri dan menjiwai ayat demi ayat Qur'an yang dibaca olehnya. Hati dan pikirannya pun seketika tenang dan damai, ia merasakan kekuatan spiritual yang sangat luar biasa. Seakan-akan setiap lantunan ayat suci Al-Quran yang ia baca menjadi penyejuk, penerang serta penyembuh bagi jiwanya yang semula rapuh, kesedihan yang melanda jiwanya pun seketika terobati dengan wasilah ayat-ayat Al Qur'an yang di bacakan olehnya.
Benarlah jika Al Qur'an menjadi pedoman dan petunjuk kebenaran dalam menghadapi segala proses kehidupan yang di jalani oleh seseorang yang mengaku dirinya seorang muslim.
Kitab suci Al Qur'an adalah rahmat bagi seluruh alam, Al Qur'an memiliki fadhilah atau manfaat yang sangat luar biasa bagi setiap jiwa yang sering mengamalkannya, diantaranya :
1. Mendapatkan Pahala dan Kebaikan
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah akan mendatangkan pahala dan banyak kebaikan. Dijelaskan, keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari bisa menjadikan suasana sekitar menjadi lebih damai, tenang dan penuh dengan keberkahan.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi:
“Barang siapa yang membaca satu huruf saja dari kitabullah maka seseorang akan mendapatkan kebaikan satu kali, tetapi setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kalinya.”
2. Memberikan Derajat dan Wibawa Lebih Baik
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah akan memberikan derajat dan wibawa lebih baik bagi pembacanya. Dijelaskan bahwa, membaca Al-Qur’an dapat membuat seseorang terlihat semakin bercahaya dan penuh wibawa.
Inilah yang menjadikan keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari baik memberikan derajat dan wibawa lebih baik bagi pembacanya. Kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi lebih disayangi, dihormati, dan dihargai banyak orang.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadits yang menyatakan :
“Orang-orang yang hebat dalam membaca Al-Qur’an akan selalu ditemani para malaikat pencatat yang paling dimuliakan dan taat pada Allah SWT dan orang orang yang terbata bata membaca Al-Qur’an lalu bersusah payah mempelajarinya maka dia akan mendapatkan dua kali pahala.” (HR. Bukhari)
3. Memperoleh Rahmat dan Lindungan dari Malaikat
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah bisa menjadikan seseorang memperoleh rahmat dan lindungan dari para malaikat. Apalagi jika membaca Al-Qur’an dilakukan dengan hati yang tenang dan sabar, tentunya dapat mendatangkan rahmat dari Allah SWT dan mendapatkan perlindungan dari para malaikat dari kejahatan yang terlihat maupun tidak terlihat.
4. Memberikan Syafaat di Hari Kiamat
Dijelaskan bahwa, membaca Al-Qur’an dapat mendatangkan kebaikan dan kemuliaan yang tidak pernah dibayangkan oleh manusia sebelumnya bahkan juga terjadi pada hari kiamat dengan kemuliaan yang sangat besar.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadist yang menyatakan bahwa:
“Bacalah ayat Al-Qur’an karena sesungguhnya pada hari kiamat nanti akan datng memberikan syafaat yang baik kepada pembacanya.” (HR. Muslim)
5. Menciptakan Perilaku Mulia
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah bisa menciptakan perilaku yang mulia. Membaca Al-Qur’an dengan hati yang tenang dan rasa bahagia dapat merubah seseorang yang semula berperilaku tidak baik menjadi lebih baik.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadist sebagai berikut:
“Sebaik baiknya manusia adalah yang membaca dan mempelajari Al-Qur’an serta mengajarkannya pada orang lain.” (HR.Bukhari)
6. Menentramkan Hati
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah bisa memberikan ketentraman hati luar biasa. Selain itu, dijelaskan keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari bisa meningkatkan rasa cinta terhadap Allah SWT, semua nabi dan rasul serta para malaikat-Nya. Ini sumber ketenangan itu.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan Allah SWT dalam surat ar-Ra’d ayat 28:
“Orang-orang yang beriman akan memiliki hati yang tenang dan tenteram jika selalu ingat dengan Allah SWT, maka ingatlah karena hanya dengan mengingatnya Allahlah, hatimu menjadi tenteram.”
7. Memberikan Keselamatan di Dunia dan Akhirat
Dijelaskan bahwa, rajin membacanya dengan hati yang ikhlas dapat menyelamatkan diri dari kejahatan yang terlihat dan tidak terlihat. Ini sekaligus menghindarkan dari kesengsaraan selama di dunia dan akhirat.
8. Penyembuh Penyakit Tubuh
__ADS_1
Bagi seseorang yang rajin dan membiasakan diri untuk membaca Al-Qur’an maka Allah SWT akan melindunginya dari segala penyakit.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadist sebagai berikut:
“Hendaknya kamu menggunakan jenis obat obatan seperti madu dan membaca Al-Qur’an.” (HR. Ma’ud)
Kemudian Allah SWT berfirman dalam surat An-Nahl, yang bunyinya :
“Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam buah serta tempuhlah jalan jalan yang telah ditetapkan pada tubuhmu dengan lancar. Ada madu yang bermacam macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia. Di alam semesta terdapat banyak tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang orang yang memikirkan hal itu.” (QS. an-Nahl: 69)
9. Menyembuhkan Penyakit Hati
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah baik dijadikan sebagai penyembuh penyakit hati. Dijelaskan, penyakit hati yang dimaksud adalah mencakup iri, dengki, senang membicarakan keburukan orang lain, merasa dendam, dan lain-lain.
10. Menaikkan Derajat Orang Tua
Dijelaskan bahwa, bagi anak yang membiasakan diri membaca Al-Qur’an semata-mata karena kecintaannya terhadap Allah SWT dan kedua orangtuanya maka Allah SWT akan melindungi kedua orangtuanya dan memberinya kenikmatan termasuk mahkota pada kepala mereka sebagai tanda keberkahan.
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari ini ditegaskan dalam hadist sebagai berikut:
“Barang siapa yang membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya semata-mata karena Allah SWT maka Allah akan memberikan mahkota dikepala kedua orangtuanya dan kenikmatan pada hari kiamat dan akan terlihat lebih terang daripada sinar matahari sehingga kamu tidak akan menduganya bahwa ganjaran itu dikarenakan amalan-amalan sipembaca Al-Qur’an itu.” (HR. Abu daud)
11. Tidak Akan Sesat dan Celaka
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari lainnya bisa menghindarkan dari kesesatan dan celaka. Orang-orang yang membiasakan diri rutin membaca Al-Qur’an tidak akan sesat dan celaka.
Sebagaimana Allah SWT berfirman:
“Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku (wahai manusia), lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (QS Thaahaa ayat 123)
Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhu berkata:
“Allah ‘Azza wa Jalla memberikan jaminan bagi orang yang membaca al-Qur-an dan mengamalkan kandungannya bahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka di akhirat (kelak)”
12. Rumah Menjadi Bercahaya
“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti perumpaan orang yang hidup dan orang yang mati”.
Imam an-Nawawi berkata:
“Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk (banyak) berzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla (termasuk membaca al-Qur-an dan zikir-zikir lainnya) di rumah dan hendaknya rumah jangan dikosongkan dari berzikir (kepada-Nya).”
13. Mengusir Setan dari Rumah
Keutamaan membaca Al-Qur'an setiap hari adalah bisa mengusir setan dari rumah. Setan adalah musuh utama yang selalu mengajak manusia untuk berbuat buruk.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka jadikanlah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS Faathir ayat 6)
Dalam lafazh riwayat at-Tirmidzi dijelaskan bahwa :
“… sesungguhnya setan tidak akan masuk ke rumah yang dibaca di dalamnya surat al-Baqarah.”
Berpedoman dengan ayat dan hadist di atas juga manfaat atau fadhilah merutinkan membaca Qur'an setiap hari yang sangat luar biasa, menjadikan sosok Tsamirah Zahrana Az Zahra tetap mendaras Qur'an meskipun dirinya sedang di dera sakit sekali pun.
"Alhamdulillah ... hati dan pikiranku pun terasa lebih tenang setelah mendaras Qur'an. Sungguh sebuah keajaiban yang sangat luar biasa, dari fadhilah membaca Qur'an!" bathin Zahrana dengan mendekap dan mencium Al Qur'an miliknya, sebagai tanda penghormatan yang sangat tinggi terhadap kitabullah tersebut.
Rona wajah Zahrana pun tampak bercahaya, ia terlihat senang dan bahagia. Zahrana terlihat lebih segar dan sehat. Sakit dan depresi yang di alami seketika sirna. Ia tidak lagi sedih seperti sebelumnya, pikirannya tentang Yusuf tidak lagi berlebihan seperti sebelumnya. Zahrana benar-benar terlihat teduh dan tenang, tampaklah senyum kebahagiaan dari binar mata indahnya.
Melihat perubahan dalam diri Zahrana yang begitu cepatnya, membuat Sabrina, juga kakak iparnya Fardhan Arkhan merasa senang, begitu juga dengan Zaid ia semakin mengagumi sosok Zahrana.
"Maa syaa Allah ... dirimu benar-benar sosok bidadari Sholihah Tsamirah Zahrana Az Zahra, pesona mu sungguh sangat luar biasa! betapa beruntungnya jika diriku bisa menjadikan mu sebagai bagian tulang rusuk ku!" bisikan hati Muhammad Zaid Arkana, tanpa berkedip memandang pesona dan kecantikan alami Zahrana.
Menyadari pandangan Zaid tertuju padanya, Zahrana pun memalingkan wajahnya.
__ADS_1
"Kak Sabrina, Zahra mau minum, Zahra haus!" ucap Zahrana memecahkan kesunyian, ia merasa salah tingkah sebab semua mata tertuju padanya.
"Oh, iya Dek. Maaf!" Sabrina menyodorkan air mineral untuk Zahrana.
"Terimakasih, Kak!" Zahrana meminum air mineral tersebut sampai tandas.
"Oh, iya. Obat yang diantarkan oleh suster tadi belum diminum, Dek!" pungkas Sabrina.
Zahrana melirik ke arah obat yang disebutkan oleh Sabrina, "Ya Allah ... kak, banyak betul obatnya? memangnya penyakit Zahra separah itu ya, Kak? Zahra sudah sembuh, Kok."
Zahra memasukkan obat-obatan tersebut ke dalam tasnya. Ia tidak ingin meminumnya, ia merasa sudah sangat sehat dan bugar.
"Jangan begitu, Dek! nanti sakit mu kambuh lagi," ucap Sabrina di landa kecemasan.
"Insya Allah, Zahra sudah sehat, Kak. Atas izin Allah, lewat mendaras Qur'an tadi tubuh Zahra terasa sudah bugar kembali. Sungguh sebuah keajaiban yang sangat luar biasa, Kak!" ucap Zahrana meyakinkan semua yang hadir didekatnya.
Fardhan Arkhan selaku kakak ipar Zahrana, juga Muhammad Zaid Arkana nampak takjub oleh perubahan yang memang tampak dari wajah Zahrana yang memang terlihat segar dan bercahaya.
Zaid pun mengerti, sebab sakit yang di alami Zahrana memang sebenarnya lebih ke penyakit bathin dan depresi, sebab Zahra terus mengigau memanggil nama Yusuf di alam bawah sadarnya. Lewat fadhilah membaca Al Qur'an tersebutlah bisa menjadi wasilah kesembuhan dan penenang atas penyakit kesedihan dan keresahan yang di alami oleh Zahrana.
Panas tubuhnya pun sudah stabil setelah di infus dan disuntikkan dengan obat penurun demam dan panas ketika Zahrana sedang terlelap tak sadarkan diri.
Obat medis dan non medis pun saling bersinergi didalamnya, lewat lantunan ayat-ayat Al Qur'an segala kesedihan dan keresahan yang ada dalam diri Zahrana pun seketika terobati.
"Kak, apakah Zahra sudah di perbolehkan pulang besok pagi? Zahra kan sudah sehat, jadi tidak perlu rawat inap lagi, Kak."
"Sabar, Dek! tunggu perkembangan dari dokter ya? jika dokter sudah mengizinkan pulang, baru kita pulang!"
Sabrina mengelus pucuk kepala Zahrana yang masih tertutup hijab.
"Baiklah, Kak." Zahrana pun membaringkan kepalanya di brankarnya.
***
Syafak merah tidak terlihat lagi, langit pun sudah mulai gelap. Zahrana nampak menyandarkan kepalanya di brankar yang sudah di stel lebih tinggi, ia memainkan ponsel jadulnya.
"Alhamdulillah .... You Win! aku menang!" pekik Zahrana dengan memainkan game ular besar di ponsel jadulnya.😁😁
"Ya Allah ... Dek, kakak kira ada apa? segitu semangatnya, seperti mendapat batangan emas berharga saja!" seloroh Sabrina dengan menghentikan sejenak hafalan Qur'an-nya, di sela-sela menjaga Zahrana, kalau-kalau sakit Zahrana adiknya tiba-tiba kumat lagi.
Sudah menjadi kebiasaan Sabrina setiap hari ia harus menghafal Al-Qur'an meskipun hanya satu ayat di sela-sela rutinitasnya.
Zaid dan Fardhan Arkhan baru saja kembali dari luar, mereka berdua tampak kompak membelikan empat kotak nasi Padang berserta air mineral juga buah-buahan sebagai pencuci mulut.
"Assalamu'alaikum ...."
"Wa'alaikumsalam warrahmahtullahi ... " jawab Zahrana dan Sabrina bersamaan.
Zaid menenteng kantong kresek berisi buah-buahan, sedangkan Fardhan Arkan menenteng kantong kresek berisi nasi Padang dan juga air mineral.
"Maa syaa Allah ... Mas, banyak betul belanjaannya? sudah seperti mau pesta makan saja!" ucap Sabrina dengan mengambil salah satu kantong kresek yang ditenteng oleh suaminya Fardhan Arkhan.
🌷🌷🌷
Untaian mutiara hikmah 👉 "Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup. Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan Allah sebagai tujuan hidup."
🌱
🌱
🌱
Sambil menunggu update selanjutnya, yuk mampir ke karya my bestie, Kak. Tentunya dengan cerita yang tak kalah menarik dan serunya, Kak. 😊😘
Judul karyanya : Aku Yang Kau Buang
__ADS_1
Authornya : Ayuza