Menjemput Kembali Hidayah Yang Terhempas

Menjemput Kembali Hidayah Yang Terhempas
48 . Kisah Kasih di Sekolah


__ADS_3

"Cinta,Kirana, Fadhilah, Hafidzah... sedang apa kalian disana?"Tanya Zahrana, setelah melihat ke empat sahabatnya yang nampak celingukan dibelakang rak buku, mereka kelihatan salah tingkah, lantaran tertangkap basah mengintip Zahrana yang sedang asyik berkencan dengan Rivandra Dinata Admaja yang kini sudah menjadi pacarnya alias teman istimewanya.


"Loe juga sih Cin,pake nginjak kaki gue segala, akhirnya ketahuan kan kita jadi detektif kak Rivandra dan Zahrana."Ujar Kirana Larasati seraya meringis menahan rasa sakit di kakinya karena di injak Cinta Kiara Khoirani.


"Maaf,gue nggak sengaja Kir, Fadhilah yang dorong gue,ia menekan bahu gue terlalu keras,yach...gue mau tak mau menghindar atur posisi,eh... nggak tahunya ke injak kaki loe."Timpal Cinta Kiara Khoirani.


Fadhilah terkekeh geli melihat perseteruan Cinta dan Kirana, karena ulahnya juga kedua sahabatnya berseteru, hingga akhirnya mereka pun ketahuan mengintip Zahrana dan Rivandra yang sedang asyik berkencan.


"Sudah... sudah... kalian pakai berantem lagi, kita semua sama-sama salah menguntit Zahrana dan kak Rivandra sampai ke Perpustakaan.Syukurlah Princess kita pacarannya sehat, mereka juga hanya sekedar belajar bersama bukan berbuat hal yang macam-macam, lebih baik kita ke kantin saja yuk!...perutku sudah lapar sekali."Ujar Hafidzah,dengan wajah tanpa dosa meskipun sudah ketahuan menguntit sahabatnya Zahrana, ia nampak terlihat sangat santai,sebab niatnya hanya ingin memastikan keadaan Zahrana jangan sampai berbuat hal-hal yang tidak inginkan sebab ini pertama kalinya sahabatnya berkencan.


Fadhilah, Cinta dan Kirana, segera mengikuti instruksi Hafidzah seraya mengarahkan dua jari telunjuk dan tengah mereka ke arah Zahrana dan Rivandra, tanda berdamai karena telah tertangkap basah menguntit mereka.


Zahrana dan Rivandra hanya tersenyum geli melihat kelakuan teman-temannya yang terkesan overprotektif sekali, begitu kentara hendak melindungi Zahrana, padahal sejatinya Rivandra memperlakukan Zahrana sangat manis sekali, layaknya Tuan Puteri.


"Ra, teman-teman mu lucu sekali!"ujar Rivandra seraya menoleh kearah Zahrana, seketika mereka beradu pandang, bibir Rivandra hampir menyentuh wajah Zahrana sebab mereka duduk sangat berdekatan ketika mereka sama-sama saling menoleh.


"Kak Rivandra?kamu..."sapa Zahrana dengan perasaan gugup, sebab deru nafas Rivandra Dinata Admaja sangat dekat sekali didaun telinganya.


"Ma-maaf...Ra,kakak tidak sengaja,"ucap Rivandra gelagapan sebab ini pertama kalinya bibir manisnya hampir menyentuh pipi seorang wanita dan itu adalah Zahrana sosok wanita yang di puja-pujanya yang kini telah menjadi teman istimewanya.


"Tidak apa-apa kak,"ucap Zahrana tersipu malu.


Tanpa mereka sadari percakapan mereka sejak tadi di dengar oleh tiga orang siswi yang belum berapa lama duduk manis di meja Perpustakaan yang tidak jauh dari keberadaan Zahrana dan Rivandra Dinata Admaja.


Mereka adalah Priska Prahara dan Adelia Kencana Puteri, juga seorang teman Genk Starnya Lembayung Senja.Mereka sengaja mengunjungi Perpustakaan, dengan dalih ingin membaca buku, padahal tujuannya adalah ingin menguntit kedekatan Zahrana dan Rivandra.


Lembayung Senja yang sengaja memberitahukan kepada Priska Prahara, jika Rivandra Dinata Admaja dan adik kelasnya Tsamirah Zahrana Az Zahra sudah jadian alias pacaran.


Priska Prahara pun kembali tersulut emosinya mendengar Sang pujaan hatinya, yang telah lama ia dambakan kini benar-benar jadian dengan adik kelasnya Zahrana yang memang sangat dibencinya.


Melihat kemesraan yang terjalin antara Zahrana dan Rivandra pujaan hatinya tak pelak, Priska Prahara dengan tidak tahu malunya menghampiri Zahrana dan Rivandra yang sedang asyik bercanda ria setelah usai dari mengerjakan tugas sekolahnya.


"Kak Rivandra,kakak manis sekali,Zahra beruntung sekali bisa menjadi teman istimewa kakak,"goda Zahrana seraya memandangi wajah Rivandra begitu sangat tampan dan mempesona, membuat jantung hati Zahrana dag dig dug di buatnya.


Rivandra membalas tatapan Zahrana, perlahan ia pun memberanikan diri menyentuh pucuk kepala Zahrana dan membelainya dengan penuh kasih, ia pun menggenggam erat kedua pergelangan tangan Zahrana walaupun masih terlihat canggung dan gemetaran.


Mereka pun saling memandangi satu sama lain, jantung mereka pun terasa berdegup lebih kencang, getaran asmara itu semakin bergelora dalam hati dan jiwa keduanya.


Mereka pun hanyut dalam cinta dan kasih yang teramat dalam dari kisah kasih di sekolah, oleh dua remaja yang baru akan berproses mencari jati diri apa arti cinta itu sebenarnya? disini,di bangku sekolah menjadi saksi bisu, jika Zahrana pernah merajut cinta, kisah kasih di sekolahnya bersama kekasih hatinya Rivandra Dinata Admaja, entah jodoh atau bukan entah kisah asmara yang sengaja numpang lewat untuk mewarnai kehidupan Zahrana kedepannya, biar waktu yang menjawab misteri cinta seorang anak remaja yang bernama Tsamirah Zahrana Az Zahra.


"Dasar gadis cent*l!... umpat Priska Prahara, seraya menguyuri wajah Zahrana dengan air jus yang masih penuh dalam cupnya,tak pelak wajah Zahrana tersiram air jus berwarna oranye berikut mengenai baju seragam sekolahnya.


Zahrana pun terhentak kaget dari keterhanyutannya yang sejak tadi saling berpandangan dengan teman istimewanya Rivandra Dinata Admaja.


"Byurrr.... "Air jus itu pun bercucuran membasahi wajah ayu Zahrana, tanpa sempat untuk ia hindari, lantaran terbuai oleh pesona ketampanan Rivandra Dinata Admaja.

__ADS_1


Rivandra pun ikut kaget dengan apa yang di lihatnya,wajah Bidadari kecilnya kini telah di lumuri air jus.


"Kau tidak apa-apa,Ra?"tanya Rivandra panik seraya membersihkan wajah Zahrana dengan sapu tangannya yang memang selalu ia selipkan di saku celananya.


Rivandra pun membersihkan noda yang membekas di seragam sekolah Zahrana yang tidak kunjung hilang, sebab warna oranye sangat kentara membekas di seragam putihnya.


"Makanya sudah ku bilang jangan berani-beraninya mendekati lelaki ku gadis ingusan, Rivandra itu tidak pantas untuk mu, dasar gadis miskin yang sok cantik!...kau pikir wajah polos mu bisa menipu semua laki-laki agar tergila-gila padamu."Sungut Priska dengan wajah berangnya,ia sengaja mencari informasi tentang keberadaan dan seluk beluk Zahrana,ia pun tahu jika Zahrana sangat digandrungi oleh para pemuda di sekolah ataupun di Desanya, Priska ingin mencari bukti tentang kedekatan Zahrana dengan lelaki lainnya, agar bisa memisahkan Zahrana dari sosok Rivandra Dinata Admaja dan membuat Rivandra membenci Zahrana, jika nantinya Zahrana ketahuan mendua.


"Deggg.."jantung Zahrana terasa seperti di sambar petir,bukan karena terkejut lantaran Priska mengguyurinya dengan air jus,namun... iya khawatir jika ketahuan mendua hati antara Rivandra Dinata Admaja dan Aslan Abdurrahman Syatir.


"Jaga lisanmu Priska, berani-beraninya kau menghina wanita ku!... Zahrana seribu kali lebih baik dari mu, ini kedua kalinya kau hendak mencelakakannya, sungguh ku tak sudi menjadi lelakimu!... ini ku harap adalah yang terakhir kalinya kau berulah dan menyakiti Zahrana,aku tidak akan pernah memaafkan mu, jika sampai terjadi sesuatu pada wanita ku."Ujar Rivandra dengan wajah berangnya, ia terbakar api emosi, ketika melihat perlakuan buruk Priska Prahara terhadap wanitanya.


Jika bukan memandang Priska Prahara seorang wanita sudah dapat dipastikan jika Rivandra Dinata Admaja sudah melayangkan tinjunya pada Priska Prahara, jika Priska adalah seorang laki-laki.


"Sudah kak, jangan diladeni!... jangan membuang waktu untuk hal yang sia-sia."Ujar Zahrana menggenggam erat jemari tangan Rivandra,guna menenangkan Rivandra agar tidak terpancing emosi oleh perlakuan Priska Prahara terhadapnya.


Rivandra pun balas menggenggam erat tangan kekasihnya.Ia tanpa terpukul karena tidak sempat menghalangi pergerakan Priska Prahara yang tiba-tiba mengguyurik kekasihnya dengan air jus.


"Ra,kau tidak apa-apa?Kakak sangat mengkhawatirkan mu."Ujar Rivandra seraya mengusap surai wajah Zahrana, kemudian refleks memasukkan Zahrana kedalam dekapannya.Zahrana pun membalas dekapan Rivandra, ia sangat takut untuk kehilangan Rivandra Dinata Admaja yang baru menjadi teman istimewanya.


Priska semakin terbakar oleh api cemburu, melihat kemesraan Rivandra Dinata Admaja pada Zahrana, dalam hatinya tidak henti-hentinya mengumpat Zahrana,ia semakin membenci keberadaan Zahrana.


"Awas kau!....gadis cent*l,ku pastikan hidupmu tidak akan pernah tenang dan bahagia jika berurusan dengan ku."Sungut Priska Prahara dalam hatinya.


Rivandra merapikan buku dan alat-alat tulis Zahrana dan segera menentengnya dengan paper bag milik Zahrana.


Para Siswa-siswi, nampak menggeleng-gelengkan kepalanya melihat keributan yang di buat Priska Prahara dan Genk Starnya, mereka tidak heran lagi dengan Kelakuan Priska Prahara yang memiliki rupa yang cantik namun sangat buruk Budi pekerti dan akhlaknya.Pantas saja semenjak 3 tahun terakhir ini Rivandra Dinata Admaja tidak sedikitpun tertarik pada Priska Prahara lantaran keangkuhannya yang telah mendarah daging dan sok berkuasa.


Untung saja, ketika keributan berlangsung Penjaga Perpustakaan sedang keluar makan siang, jika tidak sudah dapat dipastikan Rivandra Dinata Admaja, Tsamirah Zahrana Az Zahra, juga Priska Prahara dan teman-temannya akan masuk ruang BK, dan sudah di pastikan mereka akan di hukum oleh Guru BK,Ibu Roshani Manurung atau akan mendapatkan surat peringatan yang dilayangkan untuk orang tua,karena anak-anaknya telah melanggar tata tertib sekolah.


Seluruh mata memandang kearah Zahrana dan Rivandra yang tampak memperlihatkan kebersamaannya, apalagi melihat Rivandra Dinata Admaja menggenggam erat jemari tangan Zahrana, juga dengan gaya yang elegan Rivandra sedikit pun tidak ada rasa malu membawa paper bag milik Zahrana.


Berapa murid-murid tampak menggoda mereka.


"So sweet!... pasangan yang sangat serasi."Ucap beberapa orang Siswa-siswi.


Ada juga yang mengucapkan selamat atas jadiannya Rivandra Dinata Admaja dan Tsamirah Zahrana Az Zahra.Ada juga yang memandang sinis pada Zahrana, seperti sinisnya Priska Prahara pada Zahrana, sebab di Sekolah ternyata banyak Siswa yang mengejar sosok Rivandra Dinata Admaja. Namun, Rivandra tidak pernah memperdulikannya,ia hanya fokus dengan belajarnya, namun semenjak berjumpa dengan Zahrana, Zahrana telah merubah segalanya.


Kini, Rivandra Dinata Admaja telah mengubah pandangannya, ia pun jatuh hati pada Bidadari kecilnya yang sangat cantik dan mempesona.Bidadari bermata jeli, yang Ayu nan cantik jelita yang di perebutkan oleh seantero jagat raya kala itu.


***


"Ra, kakak belikan Zahra seragam sekolah dulu yach? baju mu nampak kotor sekali bekas siraman jus tadi."Ujar Rivandra.


"Tidak apa-apa kak, bilang saja nanti Zahra ketumpahan jus, lantaran keasyikan merajut kebersamaan dengan kakak."

__ADS_1


Rivandra menempelkan telunjuknya pada bibir Zahrana.


"Stttt..."Jangan pernah berucap apa-apa lagi, dirimu sekarang adalah wanita ku, aku punya tanggung jawab untuk memperhatikan dan melindungi mu,"ujar Rivandra.


Zahrana mengangguk setuju dengan semua perhatian Rivandra terhadapnya.


Mereka pun segera berjalan menuju koperasi sekolah,guna membelikan seragam sekolah untuk Zahrana.


Mereka tidak menyadari teman-temannya, Hafidzah, Fadhilah, Kirana Larasati, Cinta Kiara Khoirani, Rangga Sahadewa yang beranjak dari kantin mengekori mereka berdua, di susul oleh Nandini Sukma Dewi dan Arjuna Restu Pamungkas yang nampak mesra bergandengan tangan seolah menunjukkan kepemilikannya, tidak mau kalah dengan Zahrana dan Rivandra Dinata Admaja.


"Cieee... yang baru jadian!.... dunia pun terasa milik berdua,"goda Cinta, Fadhilah dan Hafidzah juga diikuti oleh Rangga Sahadewa yang tak kalah senangnya melihat Rivandra Dinata Admaja sudah jadian dengan Bidadari Kecil pilihannya Tsamirah Zahrana Az Zahra.


Namun, tidak dengan Kirana Larasati,ia tampak murung, ada perih di ulu hati melihat kebersamaan Rivandra dengan sahabatnya Zahrana, sebab ternyata Kirana Larasati pun benar-benar menaruh rasa pada pacar sahabatnya, setelah kebersamaan mereka tempo hari diKantin Sekolah sewaktu merayakan hari jadi Nandini Sukma Dewi dan Arjuna Restu Pamungkas, sehingga berujung Kirana Larasati menjadi Mak Comblang antara Rivandra Dinata Admaja dan Zahrana.


Menyatunya hubungan cinta Zahrana dan Rivandra sesungguhnya ada campur tangan Kirana Larasati sebagai pengantar surat cintanya.


"Ra...kamu dan kak Rivandra benar-benar jadian?"Tanya Nandini Sukma Dewi dengan rasa tak percaya, sebab yang Nandini tahu Zahrana sedang dekat dengan kakaknya Aslan Abdurrahman Syatir.


"Itu berarti kakak ku kalah satu langkah, betapa malangnya dirimu kak Aslan, bunga hati mu telah termiliki."Bisik hati Nandini penuh kesedihan memikirkan nasib kakaknya yang bucin akut pada Zahrana sahabatnya.


Zahrana pun terlihat gelagapan, tidak tahu harus menjawab apa.


"Kau...kau...kau pun dengan Arjuna, benarkah sudah jadian?"Tanya balik Zahrana pada Nandini sahabatnya, sebab ia sudah satu minggu ini tidak bersekolah lantaran kakinya yang cidera, jadi ia tidak tahu jika Nandini sudah punya teman istimewa, apalagi pasangannya Arjuna Restu Pamungkas Sang Playboy Kelas Kakap musuh bebuyutan yang sangat dibenci oleh Nandini Sukma Dewi.


"Bagaimana dengan Zainal Abidin? bukankah Nandini sangat menyukai Zainal teman debatnya?"Pikir Zahrana menerka-nerka.


Nandini pun melerai genggaman tangannya dari Arjuna Restu Pamungkas.


"Hubby...kamu disini dulu!... ada yang hendak aku bicarakan dengan Zahrana,"ujar Nandini pada Arjuna.


"Oke Baby... jangan lama-lama!"Ucap Arjuna dengan gaya kerennya.


Nandini pun menarik pergelangan tangan Zahrana, Zahrana pun mengikutinya tanpa bisa menolaknya.


"Kak Rivan, nanti susul Zahrana ke ruang UKS ya? buat ganti baju seragam Zahra yang kotor."Titah Zahrana pada Rivandra yang kini telah menjadi pacarnya.


"Iya Ra,biar aku yang membelikan seragam baru untuk mu,"tutur Rivandra pada Zahrana kekasihnya.


Teman-teman yang lain pun melongo melihat interaksi Nandini dan Zahrana seperti ada yang di sembunyikan.


Fadhilah dan Hafidzah berjalan menuju kelasnya, sedangkan Cinta Kiara Khoirani asyik berkelakar dengan Rangga Sahadewa, mereka berjalan beriringan,Rangga Sahadewa sengaja ingin mengantarkan Cinta sampai kedepan kelasnya, sekalian CPCP(Curi Pandang Cari Perhatian 😁😁😁) pada sosok Cinta Kiara Khoirani.Rangga baru ingin PDKT pada Cinta Kiara Khoirani, gadis kecil yang anggun dan super ceroboh menurutnya, namun ia sangat menyukainya.


Sedangkan Kirana Larasati,pamit ke WC.Ia pura-pura kebelet, padahal sejatinya ia menangis senggukan didalam WC meratapi cintanya yang terpendam, entah sampai bila akan berbalas.Sebab, sosok lelaki yang ia puja-puja adalah Rivandra Dinata Admaja kekasih sahabatnya sendiri.


"Ya Allah... ini kah rasanya cinta mengagumi seseorang dalam diam,"cicit Kirana Larasati seraya mengusap air matanya,ia tidak ingin jika nantinya teman-temannya tahu, jika ia sedang patah hati terhadap Rivandra yang kini telah menjadi kekasih sahabatnya.

__ADS_1


Kisah kasih disekolah antara Tsamirah Zahrana Az Zahra dan Rivandra Dinata Admaja menorehkan luka di hati Kirana Larasati sahabatnya, tanpa di ketahui oleh Zahrana yang kini nampak menikmati kebersamaan dengan Rivandra.


Selain itu kisah kasih disekolah, yang terjalin antara Rivandra dengan Zahrana seolah ' membakar api dalam sekam ', memicu kemarahan,kebencian dan dendam yang membara dari sosok Priska Prahara terhadap Zahrana,Juga memicu kisah cinta segitiga antara Aslan Abdurrahman Syatir, Zahrana dan Rivandra Dinata Admaja yang kini telah menjadi teman istimewanya.


__ADS_2