Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Keputusan Akhir


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Biyan kembali mendapatkan masalah. Bahkan, ini sangat tidak masuk akal, untuk seorang Yati, yang sudah terbiasa dengan kehidupan malam dan juga laki-laki.


Meskipun sebenarnya, tidak semua yang dilakukan oleh Yati, sama seperti yang banyak dipikirkan oleh orang-orang di luar sana.


Yati mendapat kabar bahwa, kekasihnya yang sekarang ini mulai dia jauhi, justru terkena masalah dengan beberapa orang, dan itu terkait dengan obat-obatan terlarang.


Hal yang sangat dijauhi oleh Yati sedari dulu. Dia tidak pernah mau berurusan dengan barang-barang tersebut, karena Yati juga tahu, akibat yang akan timbul, karena obat-obatan tersebut.


Selain tidak baik untuk kesehatannya sendiri, efek dari obat-obatan tersebut juga akan berurusan langsung dengan pihak kepolisian, dan itu tidak akan mendapatkan maaf dari Mr Akihiko juga.


Yati juga tidak pernah mau mencoba barang tersebut, meskipun ada banyak orang yang memberikan tawaran gratis padanya.


Tapi kasus yang melibatkan Biyan ini, sungguh tidak dipercaya oleh Yati. Sama seperti pihak keluarga Biyan sendiri.


Selama Yati mengenal sosok Biyan, remaja itu tidak pernah sekalipun menunjukkan jika dia adalah pemakai.


Tidak ada kebiasaan dari Biyan, yang membuat Yati merasa curiga, jika kekasihnya itu juga pengedar narkoba.


Itulah sebabnya, dia segera datang ke kantor polisi, untuk menjenguk Biyan, yang sudah di tahan karena dugaannya sebagai pengedar obat-obatan terlarang.


Tapi bagaimanapun juga, Biyan harus tetap menjalani semua prosedur yang berlaku, dan wajib mematuhi peraturan dari pihak kepolisian. Apalagi, kasus yang seperti ini, sangat riskan.


Biyan baru saja menjalani tes urine, untuk membuktikan bahwa dia tidak terbukti sebagai pemakai narkoba. Dia juga harus bisa membuktikan bahwa, dia bukan pengedar obat-obatan terlarang itu.


"Biyan," sapa Yati, saat Biyan diperbolehkan untuk menemui dirinya.


Biyan langsung memeluk Yati, dengan berderai air mata. Dia menangis karena merasa bersalah, atas semua yang sudah terjadi ini. Dia menyesal, karena telah membuat mama dan juga keluarganya ada dalam masalah, yang melibatkan pihak hukum.


"Kamu harus berani melawan dirimu sendiri, jika itu memang tidak baik. Kita juga tidak bisa terus menjalani semua ini Biyan. Ini untuk kebaikan Kamu."


Biyan menggeleng beberapa kali, saat mendengar perkataan yang diucapkan oleh Yati padanya.


"Tidak Miss. Aku tidak mau berpisah denganmu. Aku tidak mau lagi ada pada posisi terus mencintai kakak ipar ku itu. Dan hanya Kamu Miss, yang bisa menerima Aku dalam artian sebagai seorang laki-laki dewasa."


Yati menahan air matanya, agar tidak mengalir di depan Biyan.


Dia harus bisa menunjukkan pada Biyan, jika dia tidak memerlukan laki-laki seperti dirinya.

__ADS_1


"Aku akan pergi ke luar negeri. Kamu juga harus menjalani kehidupanmu, dan menatap masa depanmu, agar lebih baik, dan tidak hanya berpangku tangan sebagai seorang anak dari keluarga yang kaya."


"Aku ingin melihatmu tumbuh dewasa, dengan pikiran yang dewasa juga. Jika ada jodoh untuk kita, apapun dan kapanpun itu, kita akan bisa bertemu lagi Biyan."


Yati berusaha untuk menjelaskan pada kekasihnya, yang sebentar lagi hanya akan menjadi seorang mantan.


Dia tidak mau menjadi penghalang untuk kesuksesan Biyan. Apalagi, Biyan juga bukan dari kalangan keluarga biasa.


"Kamu harus bisa. Dsn turuti apa yang dikatakan oleh mama Kamu, ya!" Yati kembali berkata, apa-apa yang dirasa perlu untuk dia katakan.


Sedangkan Biyan, hanya bisa terdiam, merenungi semua yang dikatakan oleh Yati. Kekasih hatinya, yang sebenarnya hanya untuk pelariannya saja.


Tapi ternyata, Biyan juga tidak bisa melepaskan Yati begitu saja, dengan semua yang sudah pernah dia rasakan bersama dengan Yati selama ini.


"Baiklah. Aku akan ikuti semua yang Kamu katakan miss Yeti. Dan jika suatu hari nanti, di saat Aku sudah sukses, dan tidak hanya sebagai seorang anak yang manja, jangan pernah lagi mengusirku dari kehidupanmu."


Yati mengangguk mengiyakan, apa yang dikatakan oleh Biyan. Dia hanya ingin semuanya selesai dalam waktu dekat. Dua tidak mau jika keluarga Biyan, kembali menyalahkan dirinya.


*****


Esok harinya, Yati kembali mengatakan semua keinginannya pada Mr Akihiko.


Konsentrasi Yati sudah pecah, dan tidak bisa fokus, sama seperti dulu.


Itulah sebabnya, dia ingin mengundurkan diri, sebagai geisha nya Mr Akihiko. Dia ingin pulang, dan menjalani kehidupannya, secara normal. Sama seperti orang-orang pada umumnya.


"Miss Yeti. Ada apa dengan Kamu yang sekarang?" tanya Mr Akihiko, yang bingung dengan kemauan geisha nya itu.


"Mr. Saya merasa sudah tidak bisa memegang peranan ini. Saya sudah tidak sanggup lagi."


Mr Akihiko memicing melihat ke arah Yati. Dia mencoba untuk menyelidiki dari apa yang terlihat pada wajahnya Yati.


"Apa ini karena kekasih muda_mu itu?" tanya Mr Akihiko menyelidik.


Senyuman terukir di wajah Yati. Dia menggeleng, dan tidak ada yang bisa dia katakan lagi.


"Saya akan resmi mengundurkan diri dari pekerjaan ini, bulan depan. Saya berharap, Mr Akihiko sudah mendapatkan pengganti diriku. Dan Saya juga berharap, untuk pengganti posisi ini adalah orang yang sangat tahu, apa yang harus dia lakukan. Tidak sama seperti Saya."

__ADS_1


Helaan nafas panjang, terdengar dari Mr Akihiko. Dia tidak tahu, siapa yang pantas untuk mengantikan posisi miss Yeti-nya ini.


"Miss Yeti. Bisakah Kamu berubah pikiran?"


Sepertinya, Mr Akihiko masih berharap jika apa yang terjadi saat ini, hanya sebuah gurauan saja. Dia tidak mau menerima kenyataan bahwa, ini adalah keputusan yang diambil oleh Yati.


Miss Yeti-nya Mr Akihiko.


"Terima kasih untuk semua yang sudah Anda lakukan untuk Saya Mr. Saya tidak bisa melakukan apa-apa, jika bukan karena Mr Akihiko juga. Apapun yang terjadi, Saya tidak akan pernah melupakan semua yang sudah pernah Saya jalani. Pengalaman ini, adalah sebuah hal yang luar biasa, pada hidup Saya."


Mr Akihiko, tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Dia sudah tidak bisa melakukan apa-apa, untuk bisa mencegah kepergian salah satu geisha terbaiknya itu.


Begitulah akhirnya, Yati memutuskan untuk pergi dari dunia yang selama ini sudah membesarkan namanya.


Dia ingin menjalani kehidupan, yang dulu pernah dia impikan sejak kecil dulu.


Hidup bersama dengan Mbok Minah di kampung, dengan segala kesederhanaan hidupnya selama ini.


Tidak neko-neko, sama seperti saat dia masih kecil dulu. Tanpa harus banyak intrik yang terjadi dan harus dia jalani.


*****


Sebulan kemudian, Yati yang sudah siap untuk meninggalkan kota, dan juga dunianya, mendapatkan kabar tentang sang Kakek.


Dari berita yang dia terima, sang Kakek yang sudah koma beberapa hari, meninggal dunia, dalam perawatan intensif di rumah sakit.


Yati sebenarnya mau datang, memberikan penghormatan terakhir kepada sang Kakek.


Tapi dua juga takut, jika kedatangannya justru mendapat masalah sendiri, baik dari pihak keluarga sang Kakek, yang tentunya tidak pernah tahu, apa yang sebenarnya terjadi antara dirinya, sang Kakek dan Mr Ginting sendiri.


Karena pihak keluarga sang Kakek, hanya tahu bahwa, Miss Kiara, telah bermain api dengan kakek dari suaminya.


Itulah sebabnya, pernikahannya dengan Mr Ginting berakhir.


Sedangkan Mr Ginting sendiri, tidak pernah memberikan klarifikasi pada pihak keluarga besarnya.


Bahkan, Mr Ginting pergi menjauh ke Eropa, dan membiarkan sang Kakek sendiri dalam bersalah karena masa lalu sang Kakek sendiri.

__ADS_1


Pada akhirnya, Yati berusaha untuk tetap datang, dengan menyamar, agar tidak ada yang mengenali siapa dirinya yang sebenarnya.


__ADS_2