
"Ini benar-benar di luar dugaan!"
Dengan mata terfokus pada layar laptop, cahaya biru dari layar memancar di wajah Mr Andre yang serius, menunjukkan ketegangan saat membaca laporan email yang masuk.
Pria itu telah mempercayakan orang khusus untuk menyelidiki segala sesuatu yang mungkin diperlukan.
Namun, di tengah konsentrasinya pada email itu, Mr Andre tidak menyadari situasi yang sedang terjadi di luar rumah. Di luar, bayangan-bayangan yang gelap terus bergerak dengan perlahan, mencoba untuk tetap tak terlihat dari mata orang-orang di sekitar.
Mereka bekerja dengan cermat, mengetahui bahwa setiap langkah harus diambil dengan hati-hati untuk mencapai tujuan mereka. Keahlian mereka dalam melakukan tugas ini adalah yang membedakan mereka dari orang lain.
"Brengsek! Apa ia ingin mati?!" umpat Mr Andre, dengan rahang mengeras.
"Setan! Beraninya kau, Mr Akihiko! Kau, ingin tamat riwayat dengan segala bisnismu!"
Sementara Mr Andre tenggelam dalam emailnya, suara langkah-langkah di luar terus berlanjut, tanpa sepengetahuannya. Di luar, rencana kejahatan mereka terus berlanjut, menanti saat yang tepat untuk melancarkan aksinya.
Mr Andre menahan kemarahannya ketika membaca hasil penyelidikan yang mengungkap keterlibatan Mr Akihiko dalam situasi tersebut. Wajahnya memucat, dan bibirnya mengucapkan kata-kata tak senonoh dalam kekesalan.
Dengan cepat, ia mengirim pesan kepada orang yang ia percayakan untuk menyelidiki, meminta tindakan lebih lanjut. Dia ingin memberikan pelajaran pada Mr. Akihiko atas peran yang dimainkannya dalam insiden ini.
"Lakukan apa pun yang diperlukan. Saya ingin Mr Akihiko merasakan akibat dari tindakannya ini." Pesan dikirim Mr Andre, dengan segera.
"Siap, Mr Andre!"
Orang yang menerima pesan tersebut tentu saja akan patuh dengannya, memahami urgensi situasi ini. Mereka tahu bahwa mereka harus bertindak cepat dan hati-hati, memastikan bahwa pesan dan tugas dari Mr Andre dilaksanakan dengan efektif.
Di luar, bayangan-bayangan yang bergerak diam-diam masih berusaha mencari celah untuk melancarkan aksinya. Mereka tidak menyadari bahwa mereka juga menjadi bagian dari skenario yang semakin kompleks dan berbahaya ini.
Clek!
"Hahh?!"
Ketika Mr. Andre keluar dari kamarnya, dia segera melihat pemandangan mengerikan di depan matanya. Dua orang tak dikenal sedang bertarung dengan Biyan, sementara beberapa penjaga rumah juga terlibat dalam pertarungan dengan orang-orang yang tidak dikenal lainnya.
"Heh, apa ini? Apa yang terjadi?" teriak Mr Andre, pada Biyan yang sedang bertarung.
"Mereka para penyusup, Mr!" jawab Biyan, tanpa menoleh.
Sadar akan bahaya yang sedang terjadi, naluri bertahan hidup Mr Andre segera melecut. Tanpa berpikir panjang, dia segera bergerak menuju tempat pertarungan itu berlangsung, siap untuk memberikan bantuan kepada Biyan dan para penjaga rumah.
Dengan cepat dan tepat, Mr Andre memutuskan langkah apa yang harus diambil. Dia tahu bahwa situasi ini sangat berbahaya dan membutuhkan tindakan cepat untuk memastikan keamanan mereka semua.
Mr Andre, meskipun telah berumur, memiliki kekuatan dan keterampilan bertarung yang luar biasa. Tubuhnya bergerak dengan gesit, dan setiap gerakan yang ia lakukan terasa presisi dan terlatih. Dia menunjukkan kepiawaian dalam memanfaatkan kelemahan lawan dan menghindari serangan mereka dengan lincah.
__ADS_1
Wajahnya terlihat berkonsentrasi dan tekad yang kuat, matanya memancarkan determinasi untuk melindungi orang-orang yang dilindunginya. Setiap pukulan atau tendangan yang ia lakukan membuktikan bahwa meskipun usianya sudah lanjut, kekuatannya tak terkalahkan.
"Mr Andre, kita harus ... bertahan... bersama-sama!" Biyan berbicara dengan nafas terengah-engah.
"Benar, Biyan. Kita tak boleh menyerah," sahut Mr Andre dengan suara tegas.
"Kita harus tetap terjaga, jangan biarkan mereka mendekati Mbak Yati!" Penjaga Rumah memberikan isyarat kepada yang lain."
"Kita bisa melakukannya, jangan biarkan mereka melewati barisan pertahanan kita!" sahut temannya.
Sementara mereka berbicara, gerakan mereka tidak pernah terhenti. Mereka terus menghadapi serangan dari lawan-lawannya sambil mencoba untuk mempertahankan posisi mereka.
Pertarungan itu berlangsung dengan intensitas yang luar biasa. Suara hentakan kaki dan hantaman tangan terdengar menggema di sekitar mereka. Mr Andre juga melawan dengan penuh semangat, tidak pernah menunjukkan tanda-tanda kelemahan atau kelelahan.
Meskipun dalam situasi yang sulit, keberanian dan kepiawaian Mr. Andre menjadi panutan bagi mereka yang berada di sekitarnya.
"Hehh! Siapa kalian sebenarnya?" tanya Mr Andre, membentak lawannya.
"Tidak perlu banyak cakap! Hiaa ..."
Pertarungan itu terjadi dengan kecepatan dan intensitas yang luar biasa. Di bawah cahaya remang-remang yang redup, tubuh-tubuh bergerak dengan lincah di tengah gemuruh pukulan dan tendangan yang bersahutan. Suara hentakan kaki dan benturan tangan mengisi udara, menciptakan aura ketegangan di sekitar.
Mr. Andre berdiri di tengah-tengah pertarungan, menunjukkan kepiawaian bertarung yang luar biasa. Dia menghindari setiap serangan musuh dengan gesit, dan sebaliknya, membalas dengan pukulan yang tepat dan tendangan presisi. Setiap gerakan yang ia lakukan adalah hasil dari latihan dan pengalaman bertahun-tahun.
"Iya, Mr Andre."
"Di mana, Yati?" tanya Mr Andre, yang tidak melihat keberadaan Yati.
"Aku, menyuruhnya masuk ke kamar!" teriak Biyan, menjawab pertanyaan Mr Andre.
Di sampingnya, Biyan, yang sama terlatihnya, menunjukkan tekad dan keberanian yang mengagumkan. Dia bertarung dengan penuh semangat, mencoba melindungi dirinya sendiri dan membantu di mana pun dia bisa. Wajahnya mencerminkan ketegasan dan tekad yang kuat.
Para penjaga rumah juga turut ambil bagian, menunjukkan keterampilan bertarung yang telah mereka latih dengan baik. Mereka bergerak bersama-sama, berkomunikasi dengan tatapan dan isyarat, membentuk pertahanan yang solid dan saling melindungi.
"Tetap berhati-hati dan waspada!" teriak Mr Andre, mengingatkan semuanya.
"Hahaha ... kalian akan kalah!" ejek salah satu dari penyusup dengan percaya diri.
"Halah, kita buktikan!"
Pertarungan itu terus berlanjut, dengan intensitas yang tidak kunjung surut. Meskipun terjadi di tengah kegelapan, setiap gerakan dan tindakan mereka terlihat dengan jelas, menampilkan keahlian dan ketangguhan masing-masing individu.
Mereka semua menyadari bahwa ini bukanlah pertarungan biasa. Ini adalah pertarungan untuk melindungi orang-orang yang mereka cintai dan untuk mempertahankan keamanan rumah mereka. Mereka bertarung dengan hati yang penuh semangat, bersatu sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.
__ADS_1
"Kita harus kuat, Mr Andre. Kita tidak boleh membiarkan mereka merusak rumah ini!" Biyan berbicara, dengan melihat sekeliling.
"Ya, Biyan. Kita akan melindungi rumah dan orang-orang di dalamnya," sahut Mr Andre.
Para penjaga rumah terus berkoordinasi dengan baik, mengantisipasi setiap serangan dan bertindak sebagai satu kesatuan yang solid. Meskipun pertarungan itu sulit, semangat dan tekad mereka tidak pernah goyah.
Di tengah gemuruh pertarungan, suara seruan dan instruksi terus bergema. Mereka bertarung dengan hati yang penuh semangat, bersatu dalam tekad untuk melindungi rumah dan orang-orang yang mereka cintai.
Namun, di tengah pertarungan yang sengit, kekuatan dan keterampilan para penjaga rumah mulai terasa mulai terkikis oleh serangan yang terus menerus. Mereka harus menghadapi lawan yang terlatih dan terorganisir dengan baik.
"Kita harus ... tetap kuat ... jangan menyerah!" Biyan berbicara lagi, dengan nafas terengah-engah.
"Kita tak boleh mundur! Pertahankan barisan!" Mr. Andre menyahut dengan tegas.
Tubuh mereka mulai terasa lelah, tapi semangat untuk melindungi rumah dan orang-orang di dalamnya tetap menyala di hati mereka. Mereka saling memberi dukungan dan semangat satu sama lain.
"Kita tak boleh melepaskan mereka! Pertahankan posisi!"
"Kita bisa melakukannya, jangan biarkan mereka masuk lebih jauh!"
Para penjaga, saling berkomunikasi menyemangati satu sama lain. Mereka terus bertarung, mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka meskipun kelelahan mulai terasa. Kekuatan dan semangat untuk melindungi rumah dan penghuninya, menjadi pendorong utama dalam pertarungan ini.
Namun, mereka menyadari bahwa waktu bekerja melawan mereka. Mereka harus menemukan cara untuk mengatasi serangan ini atau mencari pertolongan secepat mungkin. Pertarungan ini menjadi ujian nyata untuk mereka semua, membutuhkan kerja sama tim dan tekad yang kuat untuk dapat bertahan.
"Hahaha ..."
"Kalian tidak bisa melawan kami!"
Nyatanya, meskipun mereka berjuang dengan gigih, para penjaga rumah semakin terdesak. Serangan lawan terus menghujani mereka, dan kekuatan mereka mulai menipis.
Para penjaga rumah saling berpandangan, memahami pentingnya untuk tetap bersatu dan mempertahankan barisan. Meskipun kelelahan melanda, semangat mereka tidak goyah.
"Kita harus tahan, jangan biarkan mereka melewati barisan kita!"
""Kita bisa melakukannya, jangan lepaskan rumah ini!"
"Pertahankan posisi!"
Namun, situasinya semakin genting. Mereka tahu bahwa mereka harus segera menemukan cara untuk membalikkan keadaan atau mencari pertolongan dari luar.
Sementara itu, di luar rumah, pertarungan masih berlangsung. Bayangan-bayangan yang tak dikenal terus bergerak dengan gesit, mencoba untuk memanfaatkan situasi dan mengambil keuntungan dari pertarungan di dalam rumah.
Para penyusup itu berjumlah banyak dan mereka adalah lawan yang tangguh, tetapi para penjaga rumah tidak akan menyerah begitu saja. Mereka akan bertarung sampai titik darah penghabisan untuk melindungi rumah dan orang-orang di dalamnya.
__ADS_1