Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Bertemu Mr Andre


__ADS_3

"Rumah ini bukan rumah orang biasa," gumam Mr Akihiko menilai.


Mata Mr Akihiko, melihat kembali rumah itu dengan pandangan yang penuh pertimbangan. Ada banyak hal yang masih belum terungkap, dan rasa ingin tahu yang tinggi campur aduk dengan ketidakpastian akan apa yang mungkin ia temui.


Dalam keadaan yang penuh perenungan, Mr. Akihiko akhirnya merasa bahwa dia tidak bisa mundur begitu saja. Dia merasa bahwa Yati perlu ditemukan segera, terlepas dari apa yang sedang terjadi di sekitarnya. Meskipun keraguan dan ketakutan ada, tekadnya untuk rencananya tidak luntur.


"Saya harus mencari tahu lebih banyak," gumam Mr. Akihiko.


Dengan pikiran yang semakin rumit, Mr. Akihiko memutuskan untuk melanjutkan pencarian dan mengatasi masalah ini, meskipun rasa takutnya masih ada. Dia merasa bahwa ada tantangan yang harus ia taklukkan dan dia siap untuk menghadapi segala konsekuensinya.


Dalam perjalanan yang penuh misteri dan ketidakpastian, dia mengambil langkah berani menuju ke arah yang belum diketahui kemana arah muaranya nanti.


Di tengah perjalanan, Mr. Akihiko merasa perlu untuk beristirahat sejenak dan mengisi perut di sebuah restoran di pinggir jalan.


"Kita beristirahat dulu, kalian juga pasti lapar. Jadi carilah restoran yang sesuai," pinta Mr Akihiko, sadar jika ketiga orang yang bersamanya pasti juga lapar.


"Baik, Mr."


Tak lama kemudian, mereka menemukan restoran yang menyajikan makanan nusantara. Mr Akihiko, tidak perlu khawatir karena dia sudah terbiasa dengan masakan Indonesia.


Ketika Mr Akihiko duduk di meja, sedang menatap menu, pandangannya tak sengaja tertuju pada seseorang yang duduk di sudut restoran. Dan betapa terkejutnya dia saat menyadari bahwa orang itu adalah Mr. Andre, pria langganan restoran miliknya, yang pertama kali dekat dengan Mis Yeti!


"Mau ke mana, Mr?" tanya Hiroshi, saat lihat Mr Akihiko berdiri dari duduknya.


"Ada Mr Andre. Mungkin, dia ada bisa memberikan penjelasan sedikit tentang Mis Yeti." Mr. Akihiko memberikan jawaban pada asistennya.


Hiroshi hanya menganggukkan kepalanya, tanpa dapat mencegah lagi.


Meskipun sebenarnya terkejut, Mr. Akihiko memutuskan untuk mengambil langkah maju. Dia berjalan mendekati meja Mr. Andre dengan hati yang berdebar-debar, berusaha untuk menjaga raut wajahnya tetap tenang.


"Permisi, saya tidak menyangka bisa bertemu Anda di sini, Mr Andre. Apakah saya bisa bergabung?" tanyanya berbasa-basi.


"Oh, Mr Akihiko. Tentu saja, mari silakan duduk." Mr. Andre mengangkat kepalanya dan menanggapi dengan baik.

__ADS_1


Mr. Akihiko duduk di depan Mr. Andre dan mereka berdua mulai berbasa-basi. Meskipun suasana agak canggung, Mr. Akihiko berusaha untuk tetap terbuka dan ramah.


Pria Jepang itu tahu, jika Mr Andre bukanlah orang biasa. Meskipun sekarang Mr Andre bukan lagi seorang duta besar, tapi pengaruhnya tentu masih ada jika diperlukan.


"Bagaimana kabar Anda, Mr. Andre? Sudah lama tidak bertemu." Mr. Akihiko berusaha untuk bersikap santai.


"Ya, sudah lama sekali. Saya baik-baik saja. Bagaimana dengan Anda sendiri, Mr Akihiko?" Mr. Andre, mengangguk saat memberikan jawaban kemudian balik bertanya.


"Saya juga baik-baik saja. Sedang dalam perjalanan," jawab Mr. Akihiko tersenyum.


"Begitu rupanya. Perjalanan ke mana, jika boleh tahu?" tanya Mr. Andre penasaran.


Setahu Mr Andre, Mr Akihiko tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang ada di Indonesia, selain untuk berwisata. Jika ada kepentingan dengan "orang-orangnya" atau "anak asuhnya" Mr Akihiko hanya perlu memerintahkan anak buahnya.


"Sedang mencari seseorang, sebenarnya. Seorang teman." Mr. Akihiko berbicara dengan hati-hati, dengan tidak menyinggung nama Mis Yeti.


"Teman? Siapa?" tanya Mr. Andre terlihat tertarik.


Mr. Akihiko sendiri merasa dilema sejenak. Apakah dia akan mengungkapkan bahwa dia mencari Mis Yeti?


Setelah berpikir sejenak, Mr Akihiko kemudian memutuskan untuk tetap berhati-hati dalam memberikan informasi.


"Hanya teman lama. Tidak terlalu penting."


"Hahaha ... Begitu. Well, semoga kamu menemukannya." Mr. Andre tertawa, dengan penggeleng samar.


"Terima kasih," ucap Mr Akihiko pendek.


Mereka berdua melanjutkan percakapan dengan basa-basi, tetapi dalam hati Mr. Akihiko ada perasaan tak menentu. Dia merasa bahwa kehadiran Mr. Andre di sini mungkin bukan kebetulan semata. Namun, dia tidak bisa mengungkapkan maksudnya dengan terlalu cepat.


Setelah beberapa saat, Mr. Akihiko dan Mr. Andre mengakhiri percakapan dan berpisah dengan salam.


Setelah keluar dari restoran, Mr. Akihiko merasa semakin yakin bahwa ada lebih banyak hal yang belum dia ketahui tentang Mis Yeti dan situasi yang sedang terjadi.

__ADS_1


Dalam keadaan yang masih penuh misteri ini, dia semakin merasa bahwa keputusan untuk terus mencari tahu adalah langkah yang benar agar rasa penasarannya terpuaskan.


"Aku harus mendapatkan jawaban yang pasti," gumam Mr Akihiko memastikan.


Sebelum Mr. Andre akhirnya pergi, Mr. Akihiko merasa bahwa ini mungkin adalah kesempatan terakhir untuk mencari tahu informasi lebih lanjut tentang Mis Yeti.


Dengan hati yang berdebar-debar, dia menghampiri Mr. Andre yang sudah berdiri di dekat mobilnya.


"Maaf, Mr. Andre, sebelum Anda pergi, saya ingin bertanya tentang Mis Yeti." Mr. Akihiko akhirnya memberanikan diri dengan berbicara hati-hati.


"Tentang Mis Yeti? Mengapa?" tanya Mr. Andre mengernyitkan kening, terkejut dengan pertanyaan tersebut.


"Saya ... saya hanya ingin tahu bagaimana kabarnya. Saya mendengar bahwa dia sedang dalam masalah dan saya ingin membantu," jawab Mr Akihiko dengan berbagai pertimbangan yang dipikirkan.


"Hemmm... Saya mengerti bahwa Anda ingin membantu, tetapi saya tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut. Mis Yeti adalah urusan pribadi dia," jawab Mr Andre tegas dan sepertinya pria itu memang tidak ingin memberikan informasi apa-apa.


"Saya tidak bermaksud mencampuri urusan pribadinya, Mis Yeti. Hanya saja, saya peduli padanya dan ingin tahu apakah dia baik-baik saja." Mr. Akihiko masih berusaha meyakinkan Mr Andre.


"Saya minta maaf, tetapi saya tidak bisa memberikan informasi tersebut. Itu bukan hak saya untuk berbicara," jawab Mr. Andre dengan menggelengkan kepalanya.


Mr. Akihiko merasa frustrasi dan kecewa. Meskipun dia telah berusaha meyakinkan Mr. Andre dengan sebaik mungkin, nyatanya pria itu tidak mudah untuk dikorek keterangan. Dia merasa seperti berada di dinding yang tinggi dan tidak bisa melangkah lebih jauh.


"Baiklah, saya mengerti. Terima kasih atas waktunya," ucap Mr. Akihiko dengan menghela nafas.


"Semoga Anda berhasil menemukan apa yang Anda cari, Mr Akihiko." Mr. Andre mengangguk dengan tetap tersenyum.


Dengan salam perpisahan, Mr Andre pergi meninggalkan restoran, sedangkan Mr Akihiko tetap berdiri di tempatnya dengan perasaan campur aduk.


Meskipun tidak mendapatkan informasi yang ia cari, dia tidak berniat menyerah. Dia merasa semakin yakin bahwa ada sesuatu yang lebih dalam dan kompleks di balik semua ini, dan dia bertekad untuk terus mencari tahu keberadaan Mis Yeti.


Dalam perjalanan yang belum jelas arahnya, dia merasa semakin teguh untuk menghadapi segala tantangan yang mungkin ia temui.


"Aku pasti mendapatkan kamu, Mis Yeti ku!"

__ADS_1


__ADS_2