
Keluarga Mr Andre dan keluarga Biyan-Yati, bersatu dalam kegembiraan dan rasa syukur karena keadilan dan kebenaran akhirnya tercapai. Mereka menikmati kebersamaan dalam perayaan kehidupan yang baru.
Dalam cinta, dukungan, dan kesetiaan mereka satu sama lain, mereka membangun masa depan yang cerah dengan harapan dan kebahagiaan yang selalu menyertai mereka.
"Saya tidak akan pernah bisa mengucapkan cukup terima kasih saja, atas dukungan kalian selama ini. Kalian semua adalah pilar kekuatan saya," tutur Mr Andre dengan pelan.
"Tidak perlu berterima kasih, Mr Andre. Keluarga selalu saling mendukung, itulah yang membuat kita kuat karena Anda adalah keluarga bagi kami."
Biyan menggeleng dengan mengatakan hal tersebut. Yati, yang ada di sebelahnya mengangguk setuju.
"Kami senang melihat Anda semakin membaik, Mr Andre. Kami selalu berdoa untuk kesembuhan Anda," ucap Yati dengan wajah haru.
Wanita yang baru saja menjadi seorang "mama" itu, justru sangat berterima kasih dan juga merasa bersalah. Semua ini karena kejadian yang menimpa Mr Andre, terjadi saat membantunya.
Dan semua perjuangan serta pengorbanan mereka telah membuahkan hasil. Mr Akihiko mendapatkan hukuman atas perbuatannya.
"Akhirnya, keadilan telah tercapai. Kita bisa melangkah maju dengan damai sekarang," ujar Biyan, yang juga diangguki oleh kedua anaknya Mr Andre.
"Oh ya, saat acara selamatan putra saya ini, kalian semua harus datang ya!" pinta Biyan, sebelum dirinya dan Yati pamit pulang.
Setelah semua kasus selesai, keluarga-keluarga itu merencanakan untuk berkumpul dan merayakan kesuksesan mereka atas keadilan yang tercapai. Mereka ingin mengungkapkan rasa terima kasih dan mengenang perjuangan mereka selama ini.
Apalagi ada momen yang tepat, yaitu acara penyambutan anggota baru untuk keluarga kecilnya Biyan dan Yati.
Beberapa hari kemudian, Mr Andre sudah diperbolehkan pulang. Tapi saat mendapatkan undangan untuk menghadiri acara selamatan anaknya Biyan, Mr Andre belum begitu kuat untuk pergi-pergi. Jadi, ia hanya mewakilkan kedua anaknya untuk pergi ke rumah Biyan, saat nanti acara dilaksanakan.
"Kalian datanglah mewakili Papa. Tapi sebelumnya, kita terlebih dahulu membuat acara di rumah kita. Acara selamatan atas kepulangan Papa, yang kembali sehat."
"Ya, Pa. Semua sudah diatur oleh orang-orang, di rumah."
__ADS_1
"Ya, terima kasih. Papa, merasa bersyukur dan senang masih diberikan umur panjang."
Malam itu, di rumah besar keluarga Andre, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental. Mereka duduk bersama-sama di sekitar meja makan yang dihiasi indah, membagi cerita, tertawa, dan menikmati hidangan lezat.
Ada Mr Ginting, dan beberapa keluarga dekat yang datang tapi hanya dari pihak keluarga mereka saja tidak mengundang yang lain.
Aji sendiri sibuk dengan pekerjaan, dan Biyan serta Yati, sedang mengurus persiapan acara selamatan anak mereka.
"Mari kita rayakan kesembuhan Anda, Mr Andre. Keadilan untuk Anda, juga sudah tercapai! Semoga kehidupan kita selalu dipenuhi dengan kebahagiaan."
Mr Ginting, mengucapkan selamat untuk Mr Andre, yang sudah menjadi keluarga besarnya karena menikah dengan saudara sepupu papanya.
"Kalian adalah inspirasi bagi kami semua. Terima kasih atas kekuatan dan ketekunan kalian," ucap salah satu anak Mr Andre.
Semua saling memberi dukungan dan mengungkapkan rasa syukur atas keadilan yang telah tercapai untuk Mr Andre. Mereka menyadari bahwa bersama, mereka mampu mengatasi segala rintangan dan menjalani kehidupan dengan penuh makna.
***
Tenda putih yang dipenuhi sinar matahari sore telah didirikan di halaman rumah Biyan dan Yati. Meja-meja makanan lezat dan hidangan istimewa tersusun rapi di tengah-tengah tenda, siap untuk dinikmati oleh para tamu yang hadir.
Anak-anak yatim-piatu tiba dengan riang gembira, membawa senyuman ceria di wajah mereka. Mereka segera duduk di tikar-tikar yang telah disediakan di tenda, penuh antusias untuk menyaksikan dan ikut serta dalam acara selamatan ini.
"Selamat datang, teman-teman! Kami sangat bahagia bisa berbagi momen istimewa ini bersama kalian." Biyan, menyambut tamu-tamu yang datang.
"Iya, alhamdulillah. Semoga acara ini mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan untuk kita semua." Yati, ucapkan rasa syukurnya.
"Terima kasih atas undangannya. Acaranya benar-benar meriah!" ucap salah satu dari tamu undangan yang datang.
Orang-orang Biyan, diutuskan untuk menjemput dan mengantar anak-anak yatim-piatu, sehingga mereka dan pihak yayasan tidak kerepotan. Dan kebahagiaan wajah-wajah mereka yang datang membuat suasana acara semakin menambah besar rasa syukur mereka, Biyan dan Yati.
__ADS_1
Para tamu yang hadir dari keluarga Biyan dan Yati juga menyambut mereka dengan hangat. Mereka bercengkerama dengan anak-anak yatim, mendengarkan kisah-kisah kecil mereka, dan berbagi kebahagiaan bersama.
"Anak-anak yatimnya begitu ceria. Mereka sungguh membawa keceriaan di sini," ucap Aji, dengan wajah cerah.
"Makasih Mbak Yati, Tuan Biyan! Makanannya enak-enak banget!" Satu dari mereka, berkata dengan tersipu-sipu, memuji makanan yang sedang disantap.
"Kami senang bisa datang. Terima kasih ya, Mbak Yati, Tuan Biyan!"
"Kalian semua adalah tamu istimewa kami hari ini. Kami berharap kalian semua bisa merasa seperti di rumah sendiri," ucap Biyan dengan wajah gembira.
Pengajian dimulai dengan penuh khidmat, suara ayat suci Al-Quran mengalun merdu di tengah-tengah keramaian. Doa-doa dan nasihat-nasihat yang diberikan memberikan hikmah dan keberkahan bagi semua yang hadir.
Setelah pengajian selesai, saatnya untuk menikmati hidangan utama yang lezat. Anak-anak yatim dan tamu lainnya dengan senang hati menikmati berbagai makanan yang telah disiapkan dan menggugah selera.
Tidak kalah seru, beberapa permainan tradisional juga diadakan, mengundang gelak tawa dari semua pihak. Lomba balap kelereng, lompat karet, dan tarik tambang menghadirkan semangat persaingan yang sehat di antara para tamu yang dominan anak-anak.
"Semoga kebahagiaan ini terus menyertai keluarga kalian, Biyan dan Yati." Ella, istrinya Aji mengucapkan selamat untuk kebahagiaan keluarga adik iparnya.
"Kami mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua dan juga si kecil," ucap Aji, menyambung perkataan istrinya.
"Terima kasih banyak atas doanya, Kak. Semoga kalian juga terus berbahagia," tutur Yati, mengucapkan terima kasih.
"Aamiin ..."
Mereka berdua, kembali menyambut kedatangan tamu-tamu yang baru saja datang yang kebanyakan adalah rekan kerja dan kenalan-kenalan Biyan dari keluarga besarnya.
Malam mulai turun, dihiasi dengan langit senja yang merah jambu. Suasana kebersamaan dan kebahagiaan terus mengalir di acara selamatan ini.
Para tamu dan anak-anak yatim meninggalkan tenda dengan senyum bahagia, membawa pulang kenangan indah dari momen yang berarti ini. Semua merasa penuh syukur dan berkat atas kebahagiaan yang mereka bagikan bersama.
__ADS_1
Keluarga Biyan dan Yati juga berkumpul di rumah. Mereka merayakan keberhasilan mereka dengan cara yang lebih sederhana, namun penuh makna. Mereka menikmati hidangan khas keluarga dan berbagi harapan untuk masa depan yang lebih baik.