Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Orang-orang di Masa Lalu


__ADS_3

Yati, seorang wanita dengan masa lalu sebagai seorang Gheisa, menyimpan ingatan yang kuat tentang hari-hari bersama banyak laki-laki dalam hidupnya.


Suasana lampu remang-remang, musik yang memukau, dan senyuman tipis di bibirnya ketika menghibur para tamu, semuanya masih terngiang dalam ingatannya.


"Kenangan itu masih hidup dalam ingatanku, gemerlap lampu dan senyuman samar para tamu yang datang."


Setiap laki-laki memiliki cerita dan kenangan sendiri, tapi hanya sedikit yang mampu merasakan ketulusan dan kesepian yang terkadang menyelimutinya.


"Aku sudah memikirkan segala kemungkinan jika ternyata nasib membawa mereka kembali."


Wanita itu memang pemikir. Dia sudah merencanakan untuk memakai nama lain sebagai daftar pasien dan keluarga yang menjamin.


Dia tidak mau jika seseorang yang mengenalnya, kemudian mencari tahu tentang keberadaannya.


"Aku tidak mau terlibat," ujarnya kemudian.


Di antara banyak pria yang pernah berada dalam hidup Yati, ada satu sosok khusus yang tak bisa dilupakan. Seorang pria misterius dengan tatapan dalam yang sering ditemuinya, menguncang hatinya hingga kini.


Laki-laki pertama yang menyentuhnya!


Meskipun Yati telah lama meninggalkan masa lalunya, tapi bayangan pria tersebut tetap berdiam di dalam hatinya.


"Ah, tidak seharusnya aku mengenangnya."


Wanita itu sadar jika pria itu tidak mungkin didapat, apalagi rahasia besar yang akhirnya terbongkar juga karena laki-laki tersebut.


Dari berbagai pengalaman buruk dan baik yang pernah ia alami, membuatnya enggan menerima pria dalam hidupnya lagi.


Yati takut bahwa suatu hari nanti, jika ada masalah dalam pernikahannya, suaminya akan mengungkit masa lalunya yang penuh dengan rahasia dan kegelapan. Perasaan ini mendorong Yati untuk menjaga jarak dari hubungan yang mendalam, meskipun hatinya kadang merindukan kehangatan dan kebersamaan yang sebenarnya ia butuhkan.


"Apakah ada, laki-laki yang tulus menerimaku dengan segala masa laluku juga?"


Kehidupan rumit Yati terbentang jelas seperti lapisan-lapisan di dalam memorinya yang terbuka satu per satu. Awal perjalanan sebagai seorang Gheisa, Yati terlibat dalam hubungan yang rumit dengan laki-laki tak tersentuh untuk sebagian kalangan, yaitu Mr. Andre.


Mereka berbagi momen intim di antara gemerlap lampu dan senyuman tipis, meskipun terikat oleh batasan yang tak terucapkan. Yati merasakan cinta yang berbunga, tetapi juga mengerti bahwa realitas pahit bisa datang kapan saja.


Kisah selanjutnya muncul dari kehidupan Yati sebagai seorang kekasih, di mana ia terjerat dalam hubungan intens dengan pria matang tersebut.


"Apakah laki-laki pertama, memang seperti itu? Sulit untuk dilupakan."


"Aku merasakan detik-detik jantungku berpacu saat berbicara dengan Mr. Andre, begitu intens dan penuh getaran."

__ADS_1


"Hemmm ..."


Kelembutan dan ketertarikan pada pria matang tersebut membuat Yati jatuh cinta, merelakan segalanya demi mendapatkan perhatian meski secara rahasia.


"Ketika aku bersamanya, aku bisa merasakan kehangatan dan perhatiannya yang begitu tulus. Tapi ada rahasia di balik senyumnya yang membuatku bertanya-tanya."


Dulu wanita itu tidak tahu, bagaimana dan seperti apa yang ia jalani dengan miliki hubungan tersebut, yang semakin membingungkan.


Yati merasa seperti ada sisi gelap yang disembunyikan oleh pria tersebut, menciptakan perasaan campuran antara rasa aman dan kecurigaan.


"Ternyata dunia luas dan sempit tergantung pada permasalahan manusianya. Dan aku merasakan keduanya," gumamnya memejamkan mata--ingat dengan perjalanannya bersama Mr Andre.


Namun, lapisan paling kompleks dari kehidupan Yati muncul ketika dia mulai menggali dan masuk ke dalam peran istri kontrak.


Yati akhirnya bisa mengungkap bahwa dia adalah anak hasil perselingkuhan antara wanita simpanan dengan pengawalnya sendiri. Kebenaran ini mengguncang dasar hidupnya dan memaksa Yati untuk merenungkan tentang identitasnya dan tempatnya di dunia yang rumit ini.


"Ingatanku yang paling menyakitkan adalah ketika semua rahasia dan tabir yang tertutup terbuka, mengungkapkan rahasia kepadaku dari orang-orang yang kucintai, hanya untuk mendapati kebenaran yang tak terbayangkan."


"Saat itulah aku menyadari bahwa aku adalah hasil dari hubungan terlarang, sesuatu yang tidak pernah kusangka sebelumnya."


Seiring waktu, Yati belajar untuk menghadapi setiap lapisan masa lalunya dengan keberanian dan tekad. Dia mengerti bahwa hidupnya tak ubahnya seperti lukisan yang kompleks, dengan setiap detail dan warna menciptakan gambaran yang unik. Meskipun penuh dengan liku-liku dan rahasia yang meruncing, kehidupan Yati menjadi kisah tentang pertumbuhan, penerimaan, dan akhirnya menemukan kedamaian dalam menghadapi kompleksitas yang pernah menghantuinya.


"Ketika masa laluku menghantui, aku terus merenung dan bertanya pada diriku sendiri, siapa sebenarnya aku dalam cerita yang rumit ini?"


"Ingatan-ingatan itu seolah berbicara padaku, mengajakku untuk melihat lebih dalam dan menerima diriku apa adanya."


***


"Mis Yeti. Kamu adalah wanita ketiga yang mengisi hariku. Yang pertama mamaku, kedua adalah wanita yang tidak mungkin aku ambil, dan yang terakhir kamu, Mis Yeti. Jadi, aku tidak ingin melepaskan kesempatan untuk mendapatkanmu."


Kini, di tengah-tengah kehidupan yang penuh warna, sosok kekasih muda Yati tiba-tiba muncul kembali, membawa dalam tawaran kebahagiaan yang menggoda. Meskipun kata-kata mengenai niatnya tak langsung diucapkan, Yati dengan jelas merasakan getaran keinginan dari dalam mata Biyan.


Pria muda itu berusaha menggali lebih dalam tentang keberadaannya dalam hidup Yati. Dia bertanya mengenai masa lalu dan cerita yang pernah dilupakan, menciptakan pertukaran antara rahasia dan harapan yang menarik.


Setiap pertemuan mereka menjanjikan aura penuh kehangatan, namun juga dipenuhi dengan perasaan khawatir yang mengintai.


"Aku tidak peduli masa lalunya, aku juga punya masa lalu yang tidak bersih."


Pemuda itu membulatkan tekad untuk mendapatkan Yati!


"Tuan, ada seseorang yang mencari Anda." Salah satu anak buahnya melaporkan.

__ADS_1


"Siapa?" tanya pemuda gagah itu menyipit.


Dia tidak memiliki janji dengan siapapun, siang ini. Jadi, tentu saja ia bertanya tentang tamu yang datang ingin bertemu dengannya.


"Dia memperkenalkan dirinya dengan nama, Ginting."


"Ginting? Apa atlet olahraga itu?" tanyanya memastikan.


"Bukan, Tuan. Dia lebih tua, sepertinya."


Jawaban yang tidak pasti dari anak buahnya membuat Biyan menghembuskan nafas panjang.


Pemuda itu berdiri, diikuti oleh anak buahnya dari belakang. Mereka akan bertemu dengan tamu yang datang untuk mencarinya.


"Apa kalian sudah memberikan pelayanan terbaik pada klien? Aku tidak mau jika ternyata ia adalah salah satu dari mereka yang tidak merasa puas dengan jasa yang aku sediakan."


"Bukan, Tuan. Sepertinya ia adalah orang baru, yang mau mendapatkan kerjasama dengan Tuan."


Pemuda itu mengangguk mengerti, kemudian melihat seorang laki-laki yang duduk di sofa tamu.


Kantor yang dimiliki Biyan, didesain seperti rumah. Jadi, klien yang datang merasa mendapatkan pelayanan terbaik seperti duduk di rumahnya sendiri.


"Selamat siang, Tuan ..."


"Ginting."


Sapaan Biyan dipotong tamu tersebut, yang langsung menyebutkan namanya sendiri.


"Oh, ya Tuan Ginting. Silahkan duduk, Tuan."


"Terima kasih," ucap tamu tersebut latihan kembali duduk, sebab tadi ia berdiri untuk menyambut kedatangan pemilik kantor.


"Ada yang bisa kami bantu?" tanya pemuda itu menanyakan kepentingan tamunya.


"Aku ingin mendapatkan pengawalan saat pergi ke sebuah desa yang ada di luar kota."


Biyan mengangguk mengerti, kemudian melakukan pembicaraan seperti biasa untuk kerjasama mereka.


"Mis Yeti, kamu akan segera aku temukan."


Pemuda tersebut mengerutkan keningnya mendengar perkataan tamunya yang menyebut nama "Mis Yeti" dan ia yakin jika telinganya masih normal.

__ADS_1


'Mis Yeti? Siapa orang ini?' tanyanya dalam hati.


__ADS_2