Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Semuanya Terhubung


__ADS_3

Mr Akihiko menggelar pertemuan di ruangan VVIP yang mewah di pusat kota Jakarta. Wajahnya berseri-seri dalam kepuasan yang tak terlukiskan. Para anggota timnya berada di sekelilingnya, memberikan ucapan selamat atas keberhasilan rencana jahat mereka.


Termasuk ada sang asisten, yaitu Hiroshi.


"Kalian semua telah bekerja dengan luar biasa. Kita telah berhasil meraih kemenangan besar hari ini."


Mr Akihiko, mengangkat gelas sampanye untuk bersulang dengan mereka. Tentu, hal ini disambut mereka semua yang telah bekerjasama dengannya.


"Terima kasih, Mr Akihiko! Semua ini berkat kepemimpinan dan strategi brilian, Anda."


"Tentu saja. Kita harus tetap berada di jalur ini. Tetap waspada terhadap setiap kemungkinan komplikasi atau masalah, yang datang tak terduga."


Para anggota tim memberikan tanda setuju, menyadari bahwa kewaspadaan harus menjadi kunci keberhasilan dalam operasi semacam ini.


"Sekarang, kita akan melangkah ke tahap berikutnya dari rencana ini. Pastikan semuanya berjalan sesuai dengan ekspektasi."


Mr Akihiko, kembali memberikan peringatan, dan tentunya dengan logat khasnya yang bercampur dengan bahasa Jepang.


Para anggota tim mengangguk, menunjukkan kesiapan mereka untuk melanjutkan misi ini. Mereka yakin bahwa dengan Mr Akihiko ada di belakang mereka, dan mereka akan terus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan imbalan yang sebesar-besarnya juga.


"Saya ingin Anda terus memantau setiap perkembangan dari kasus kebakaran ruko milik Tuan Wasito, ayahnya Mis Yeti. Saya tidak ingin ada informasi yang luput dari perhatian saya."


"Saya, paham, Mr Akihiko. Kami akan memastikan bahwa kita memiliki akses terhadap semua laporan terbaru dan informasi terkini."


"Baik. Saya ingin mendapatkan laporan setiap kali ada perkembangan baru. Jangan sampai kita hanya mengandalkan informasi dari media," ujar Mr Akihiko, tidak suka jika keinginannya tidak terpenuhi.


Mr Akihiko, menegaskan betapa penting baginya untuk mendapatkan informasi terkini tentang kasus kebakaran ruko. Dia tidak ingin mengandalkan media saja, melainkan ingin memastikan bahwa timnya memiliki akses penuh terhadap informasi terbaru untuk memantau perkembangan situasi.


"Tidak akan ada yang terlewatkan, Mr Akihiko. Tim akan bekerja dengan ekstra hati-hati untuk memastikan kita selalu mendapat berita terbaru."


"Bagus. Keakuratan dan kecepatan informasi adalah kunci keberhasilan dalam situasi seperti ini. Saya, mengandalkan Anda semua."


Mr Akihiko, tersenyum puas dengan kinerja orang-orangnya. Dengan senyuman yang menggambarkan kemenangan, Mr Akihiko membiarkan tawa kecil terlepas dari bibirnya.

__ADS_1


Bahasa Jepang dan bahasa lain tercampur dalam ekspresi kegembiraannya, mencerminkan keahlian dan pengaruhnya yang luas.


Prestise dan kekuatan Mr Akihiko di dunia kejahatan terasa menggema di ruangan itu. Dia tahu bahwa informasi yang ia miliki akan tetap aman, dan kekuasaannya akan tetap tidak tergoyahkan.


"Kami tidak akan mengecewakan Anda, Mr Akihiko. Tim akan bekerja keras untuk memenuhi ekspektasi Anda."


Pertemuan itu berakhir dengan suasana penuh semangat dan keyakinan. Mr Akihiko yakin bahwa semuanya akan berjalan sesuai rencana yang telah ia susun dengan matang.


Selain memiliki usaha restoran, Mr Akihiko juga memiliki jaringan di dunia gelap seperti mereka-mereka. Dari sini juga, ia bisa melakukan apa saja yang dia inginkan saat memberikan tekanan pada orang-orang yang tidak dia sukai. Dan atau "anak-anak" yang lepas dari tangannya.


Meskipun seperti merestui mereka pergi atau berhenti dari "pekerjaannya" nyatanya itu hanyalah formalitas. Setiap "Gheisha" yang berhenti, kehidupannya tidak akan bisa normal sebagaimana orang lain.


Dan itu tanpa terkecuali, termasuk Rina, dan yang sekarang ini adalah Yati!


***


Di sebuah kota kecil di luar pulau Jawa.


"Oh Tuhan, A-ku berdoa semoga ini hanya kebetulan saja dan bukan pertanda buruk. Semoga ini tidak ada hubungannya dengan rencana jahat Mr Akihiko pada Mis Yeti. Dia pasti dalam keadaan kacau sekarang ..."


Rina menggenggam ponselnya erat-erat, memikirkan langkah selanjutnya yang harus diambil. Dia merasa perlu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang insiden ini, dan jika memang ada keterlibatan Mr Akihiko, dia akan memastikan bahwa dia tidak akan memberitahu Yati, agar Mr Akihiko tidak terus berbuat semena-mena.


Wanita itu berdiri dan mulai mengumpulkan informasi tentang kejadian itu, dari berita-berita yang berseliweran dari kemarin, di beranda media sosial miliknya. Dia berharap dapat menemukan petunjuk yang akan membawanya kepada kebenaran di balik kebakaran ruko ayahnya Yati.


"Eh, ini dua pelaku sudah ditangkap?"


Rina, mengamati dua orang pria yang ditangkap, karena diduga sebagai pelaku pembakaran ruko.


"Syukurlah. Semoga saja orang-orang itu bukan orang-orang dari Mr Akihiko. Aku tidak mau jika Yati atau yang lainnya, mengalami hal yang sama seperti yang aku alami."


Wanita itu terus bergumam sendiri, dengan terus mengamati layar ponselnya. Dia tidak sadar jika suaminya baru saja masuk dan sudah menyapanya, tapi tidak ia respon.


"Sayang, kamu kenapa? Ada apa?"

__ADS_1


"Eh, Papa ... maaf, Pa. A-ku ... aku sedang membaca berita-berita kebakaran, ini loh!"


Rina, menyadarkan ponselnya supaya suaminya bisa ikut melihat dan membaca apa yang ia baca sedari tadi.


"Ini, apa maksudnya?" tanya sang suami.


"Pa, a-ku ... aku takut jika itu, dia__"


"Hai, Sayang. Coba tenang dulu. Katakan yang jelas, ada apa?" sang suami, mencoba menenangkan Rina.


Laki-laki ini adalah suami kedua Rina, setelah suaminya meninggal karena kecelakaan dua tahun yang lalu. Dan kecelakaan itu diduga adalah ulah dari orang-orang suruhan Mr Akihiko.


Akhirnya, wanita itu menceritakan apa yang ada di dalam pikirannya terkait dengan berita-berita yang sedari kemarin ada di berandanya.


"Sayang, sudah. Kita, sudah pergi menjauh dari kehidupan Jakarta. Papa mohon, sekarang kamu tidak perlu berhubungan dengan apapun yang berkaitan dengan kehidupan masa lalumu."


"T-api__"


"Doakan saja, temanmu atau siapapun yang menjadi korban Mr Akihiko, mendapatkan jalannya supaya bisa mengungkap kebenaran."


Sang suami, tidak mau jika istrinya terlalu ikut campur sehingga kehidupannya akan terusik lagi. Padahal, niatannya membawa sang istri ke luar pulau jawa adalah untuk sebuah kehidupan baru. Lepas dari bayang-bayang Mr Akihiko dan semuanya.


"Iya, maaf, Pa."


Sang suami, memeluk istrinya. memberikan rasa tenang dan nyaman supaya tidak menjadi kepikiran lagi.


"Sudah, doakan saja semuanya baik-baik saja."


Wanita itu mengangguk, merasa bersyukur karena memiliki suami yang sabar dan memberikannya kenyamanan.


***


Sementara itu, di rumah Tuan Wasito, kebingungan masih menyelimuti Biyan, Yati, dan Mr Andre, yang tengah berada dalam dilema cinta mereka. Mereka tidak tahu bahwa di belakang layar, ada kekuatan gelap yang terlibat dalam intrik yang jauh lebih besar.

__ADS_1


__ADS_2