Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Tetap Sombong


__ADS_3

"Jadi, pelakunya sudah tertangkap?" tanya Mr Ginting, yang cukup terkejut.


"Ya, dan Mr Ginting pasti tidak akan pernah percaya, jika aku menyebutkan siapa orangnya." Biyan, berkata dengan sorot mata tajam


Saat Mr Ginting datang ke rumah Biyan, ia justru mendapatkan kabar bahwa Biyan baru saja mau pergi ke kantor polisi untuk melihat pelaku atau dalang dari pembakaran ruko.


Pengusaha sukses itu tentu saja terkejut mendengar kabar tersebut, apalagi Biyan mengatakan jika dalam tersebut sangat mereka kenal.


"Siapa orang itu? Dan mengapa kalian pergi ke kantor polisi dengan terburu-buru?" tanya Mr Ginting, menuntut untuk mendapatkan penyesalan.


"Anda tidak akan pernah percaya, jika kami memberitahu." Biyan, belum juga menyebutkan sebuah nama.


"Kami hanya ingin mendapatkan keadilan dari tanggung jawab pelaku," tutur Yati, dengan wajah sedih.


Mr. Ginting mengangguk paham, menghargai keinginan mereka untuk mencari keadilan. Ia merasa melihat Biyan dan Yati yang sama-sama duduk di ruang tamu bersamanya, dalam situasi yang kalut.


Dari penglihatan Mr Ginting, sepertinya pelaku adalah orang terdekat mereka atau setidaknya mereka sangat mengenalnya.


"Aku mengerti. Semoga semuanya berjalan lancar di kantor polisi. Saya akan mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua. T-api, jika boleh tahu siapa orangnya?"


Mr Ginting, akhirnya bertanya supaya tidak terus merasa penasaran atas teka teki yang menegangkan ini.


Dari penglihatan Mr Ginting, ia merasakan kegeraman mendalam dari cara Biyan memandang, ia yakin jika itu tidak ditujukan untuknya.


"Mr Akihiko. Dia berusaha mendapatkan Yati. Dan baginya, ini adalah tindakan yang bisa memberikan tekanan sehingga Yati mau bekerja sama dengannya lagi seperti dulu."


Akhirnya Biyan memberikan jawaban, dengan memberi penjelasan secara singkat. Dan tentu saja jawaban itu membuat Mr Ginting terbelalak kaget.


"Itu tidak hanya tidak bermoral, tetapi juga tidak etis!" tegas Mr Ginting, menanggapi.


'Bagaimana bisa Mr Akihiko memanfaatkan kekuasaan dan pengaruhnya untuk mencoba mempengaruhi kehidupan Yati seperti ini?' tanya Mr Ginting, dalam hati.


Dia berjanji dalam hati untuk terus mendukung Yati dan Biyan dalam memastikan keadilan terpenuhi, serta berusaha melindungi mereka dari setiap ancaman atau usaha yang tidak etis seperti yang dilakukan oleh Mr Akihiko.


"Tapi, memang seperti itu hasil penyelidikan tim kepolisian yang menemukan beberapa informasi dan bukti." Biyan, menekankan penjelasannya.


"Aku akan selalu berada di sisi kalian berdua. Kita akan bersama-sama menghadapi semua rintangan ini dan memastikan kebenaran terungkap, meskipun itu dilakukan oleh Mr Akihiko sekalipun."

__ADS_1


Dengan niatan yang kuat, Mr Ginting siap untuk mendukung Biyan dan Yati dalam menghadapi tantangan yang ada di depan. Dia yakin bahwa kekuatan mereka bersama akan membawa keadilan dan kebenaran dalam kasus ini.


Mereka sadar jika proses penyelidikan terhadap Mr Akihiko memang tidak mudah. Pengaruh dan koneksi yang dimilikinya di dunia bisnis dan politik membuatnya sulit untuk dijerat dengan bukti konkret.


Namun, mereka juga yakin dengan tim penyelidik yang dipimpin oleh Mr Andre, dengan segala ketekunan dalam mencari tahu kebenaran di balik pembakaran ruko dan keterlibatan Mr Akihiko. Mereka bekerja keras untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat dan memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan adil dan sesuai hukum.


"Kami percaya, jika kebenaran akan selalu menang meskipun waktu dan prosesnya tidak secara instan." Yati, berkata dengan yakin.


"Tentu. Dan aku akan selalu memberikan yang terbaik untukmu, sayang." Biyan menyahuti.


"Ya, aku juga akan selalu mendukung kalian." Mr Ginting, mengganggu setuju.


Tidak hanya itu, Biyan, Yati dan Mr Ginting, juga akan memberikan bantuan penuh kepada tim penyelidik dengan memberikan keterangan dan informasi yang diperlukan.


Mereka berjanji akan berbicara jujur tentang apa yang diketahui agar kebenaran dapat terungkap. Dan Mr Akihiko, bisa terungkap.


Sementara itu, Yati juga memberikan dukungan moril kepada Biyan dan terus berharap bahwa kebenaran akan segera terungkap. Mereka berdua yakin bahwa dengan kesabaran dan keuletan, pihak berwenang akan mampu membawa kasus ini ke pengadilan dan memastikan keadilan terpenuhi.


***


"Kalian pikir kalian bisa menghentikan saya? Saya memiliki koneksi yang tidak terbatas. Tidak ada yang bisa melawan saya." Mr Akihiko berbicara dengan sombong, saat tim penyidik bertanya.


"Hukum dan keadilan? Mereka bisa diatur sesuai keinginan saya. Saya tidak akan pernah ditahan, hehh!" Mr. Akihiko berkata dengan percaya diri.


Mr Akihiko memang tampak sombong dan percaya diri. Keyakinannya terhadap pengaruh dan koneksi yang dimilikinya membuatnya yakin bahwa dia bisa menghindari penahanan. Namun, dia tidak menyadari bahwa tim penyelidik yang didukung oleh Mr Andre sangat tekun dan taktis dalam mencari bukti yang kuat.


Selama proses penyelidikan, Mr Akihiko merasakan tekanan dan rintangan yang ia sadari muncul secara perlahan-lahan, tetapi ia bertekad untuk tetap kuat dan bertahan, menyatakan diri bahwa ia tidak bersalah.


"Anda semua tidak tahu siapa yang Anda lawan. Saya bisa mengubah segalanya dengan sekali telepon," tutur Mr Akihiko dengan segala keangkuhannya.


Meskipun Mr Akihiko merasa yakin, dia belum menyadari bahwa kebenaran memiliki kekuatan yang luar biasa.


Proses hukum akan berjalan dengan adil dan tidak akan memandang siapa pun. Dengan kesabaran dan ketekunan tim penyelidik, mereka yakin bahwa kebenaran akan terungkap, dan Mr. Akihiko akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.


"Apakah Anda mau menghubungi seseorang untuk mendapatkan pengacara?" tanya tim penyidik, yang masih menghormati posisi Mr Akihiko.


"Ya, saya perlu bicara dengan asisten saya. Bisa pinjem ponsel, saya?" punya Mr Akihiko, yang ingin menghubungi asistennya.

__ADS_1


Akhirnya, salah satu penyidik mengambil ponsel milik Mr Akihiko, yang sudah diamankan.


Setelah menerima ponselnya, Mr Akihiko segera menghubungi Hiroshi, sang asisten yang tidak ikut ditahan.


"Yoshida-san, kore wa kiken'na jigō desu. Wareware ga toranakutemo, kono koto wa hanarete iru koto wa arimasen. Wakatte iru ka?" ( Yoshida-san, ini berbahaya. Tidak ada yang salah dengan ini. Wakatteiruka? )


Mr Akihiko berbicara dalam bahasa Jepang dengan sang asisten, menghindari supaya tim penyidik tidak mengerti apa yang sedang dibicarakannya dengan orang di seberang.


"Hai, Akihiko-san. Watashi-tachi wa subete o jikkō suru tsumorida. Sono ba ni arimasu hitsuyō ga arimasu ka?" tanya Hiroshi dalam bahasa Jepang juga.


( Halo, Akihiko-san. Kami sedang mengalami semuanya. Apakah kamu di sana? )


"Sore wa yoi. Kono keikaku wa mondai o kaihō suru tsumori desu. Jikan wa, totemo isogashii koto ga dekiru."


"Wakarimashita. Wareware wa jikan no chigai o mitsukeru tsumori desu."


"Oke. Aku akan memeriksa perbedaan waktunya."


Mr Akihiko dan Hiroshi, terus berbincang-bincang dalam bahasa Jepang, membicarakan tentang keadaan Mr Akihiko saat ini.


Dalam perbincangan ini, Mr. Akihiko dan asistennya berbicara dalam bahasa Jepang tentang rencana mereka.


Mereka berdiskusi tentang langkah-langkah yang akan diambil untuk menghindari penyidikan yang menyebutkan dan mengamankan situasi mereka.


Nyatanya, Hiroshi (asisten Mr Akihiko) tidak bisa melakukan sesuatu dengan mudah karena Mr Akihiko sudah berada di kantor polisi. Tapi ia bisa meminta bantuan orang-orang dari beberapa temannya, yang sekian banyaknya dari kalangan pengusaha dan pejabat negara.


Mereka yakin jika kebanyakan rekan atau teman mereka tidak mau berurusan dengan Mr Andre ataupun keluarga Biyan dari GAS groups, dalam situasi dan kasus seperti ini.


"Situasi ini memang sulit, Mr Akihiko. Tapi saya akan mencoba memanfaatkan sisa-sisa koneksi yang kita miliki. Setidaknya, ini bisa menjadi langkah awal untuk membantu Mr Akihiko."


Hiroshi akan usaha melakukan segala kemampuannya untuk meringankan beban dari kasus Mr Akihiko.


Hiroshi memahami bahwa situasi ini membutuhkan pendekatan hati-hati. Dia memutuskan untuk bisa berkomunikasi dengan beberapa rekan bisnis dan pejabat yang bersedia memberikan bantuan. Meskipun tidak semuanya mau terlibat, ada beberapa yang masih memiliki kepercayaan pada Mr Akihiko dan bersedia membantu.


"Cepat lakukan, Hiroshi! Aku tidak mau berada di dalam penjara!" titah Mr Akihiko pada asistennya.


"Baik, Mr Akihiko."

__ADS_1


Dengan hati-hati, Hiroshi mulai menghubungi rekan-rekan bisnis dan pejabat yang mungkin bersedia memberikan bantuan dalam kasus ini. Dia berharap bahwa dengan kerja keras dan kepintarannya, mereka dapat menemukan jalan keluar dari situasi yang sulit ini.


__ADS_2