
"Selamat pagi, Mis Yeti. Bagaimana perasaanmu hari ini?" tanya Dokter, yang datang memeriksa.
"Selamat pagi, Dok. Saya merasa lebih baik dari sebelumnya," jawab Yati menerangkan.
"Itu kabar bagus. Mari kita lakukan pemeriksaan rutin mu, ya."
Dokter melakukan pemeriksaan dengan teliti, memeriksa hasil tes dan meminta pada perawat mencatat perkembangan Yati.
Dengan seksama dan hati-hati, dokter melakukan tugasnya dengan sangat baik. Tak ingin ada kesalahan atau sesuatu yang terlewat.
Yati, menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh dokter terkait apa yang dirasakan. Ia juga ingin segera sembuh, pulang ke rumah dan kembali bermain dengan anaknya, Arya.
"Arya ..." gumam Yati pelan.
Rasa rindunya pada si kecil membuatnya ingin cepat pulih dan pulang ke rumah!
"Hasil tes dan perkembangan Anda terlihat sangat positif, Mis Yeti. Saya sangat senang melihat kemajuan Anda," ungkap dokter dengan tersenyum.
"Terima kasih, Dok. Saya juga berterima kasih pada Anda dan tim medis yang selalu mendukung saya."
Biyan ikut mengangguk saat Yati mengucapkan terima kasih kepada dokter dan perawat yang merawatnya selama ada di sini.
"Kita masih harus melanjutkan perawatan dan pemantauan, tapi semangat dan semangatmu adalah hal yang luar biasa, Mis Yeti."
"Saya akan melakukan yang terbaik, Dok." Yati tersenyum mendapatkan pujian dari dokter.
Suasana pagi ini sedikit berbeda dari biasanya. Ada keceriaan dan kegembiraan yang dirasakan oleh orang-orang yang ada di ruangan tersebut.
"Itu dia, Mis Yeti. Kita akan menemani Anda melalui ini bersama-sama. Jika ada hal apa pun yang Anda perlukan atau jika ada perubahan dalam kondisimu, beri tahu saya atau perawat dengan segera."
"Pasti, Dok. Terima kasih banyak."
Setelah pertemuan dengan dokter, Yati dan Biyan merasa penuh dengan harapan. Mereka tahu bahwa dengan perawatan dan cinta yang terus-menerus, mereka akan mengatasi rintangan ini bersama-sama.
***
"Masa ... Mamaaa ..."
"Papaaa ..."
"Arya ..."
__ADS_1
Sore hari Mereka mendapatkan kejutan saat Aji bersama dengan istrinya datang menjenguk. Mereka juga membawa Arya, anaknya Yati dan Biyan, yang mereka rawat sementara waktu saat Yati dalam perawatan di Singapura ini.
Kedatangan anaknya bisa menjadi semangat Yati agar kondisinya semakin membaik. Mereka tertawa-tawa setelah saling berpelukan dan berciuman melepas rindu.
Kedatangan mereka membawa tawa dan cerita yang menyenangkan. Semua duduk bersama, berbagi kisah, dan mengisi ruangan dengan kebahagiaan. Kebersamaan ini memberikan semangat baru bagi Yati untuk terus memperjuangkan kesehatannya.
Mereka tahu bahwa dengan dukungan keluarga dan cinta yang mengalir, mereka akan mengatasi setiap rintangan yang muncul di depan mereka.
"Waktunya berlalu begitu cepat, ya. Kami akan kembali ke Jakarta besok malam." Aji menerangkan, jika mereka tidak bisa berada di Singapura lama.
"Iya, sayang. Kami senang bisa bertemu dan mendukungmu, Dek Yati. Semoga kamu segera pulih sepenuhnya," kata istrinya Aji.
Mereka saling berbagi rindu, tapi Aji dan istrinya tidak bisa lama ada di Singapura. Karena besok malam, mereka kembali ke Jakarta. Membiarkan Yati memulihkan kesehatannya terlebih dahulu.
"Terima kasih, kak Aji, Mbak. Kalian berdua sudah memberikan semangat besar bagiku. Terima kasih juga sudah merawat anakku dengan baik.
"Kami juga sangat berterima kasih. Semoga kalian selamat sampai di Jakarta," ucap Biyan yang memangku Arya.
Mereka saling berpelukan dan berbagi ucapan terima kasih. Meskipun berpisah sementara, mereka tahu bahwa cinta dan dukungan akan selalu bersama mereka. Aji dan keluarganya pulang dengan hati penuh kasih dan harapan untuk kesembuhan Yati.
Hari-hari berikutnya di rumah sakit di Singapura masih dijalani dengan penuh perjuangan. Yati mendapatkan perawatan intensif dan Biyan selalu berada di sampingnya, memberikan dukungan dan cinta tanpa henti.
"Kondisimu terus membaik, Mis Yeti. Semangatmu sangat menginspirasi. Tetaplah kuat, ya!"
Biyan menyentuh tangan Yati, memberinya dukungan dan kekuatan dengan cinta dan perhatiannya.
"Kita akan melewati ini bersama-sama, sayang. Aku selalu ada di sampingmu," ucap Biyan dengan senyuman, meskipun hatinya perih melihat keadaan istrinya.
Hari demi hari berlalu, dan Yati terus berjuang. Semua orang di sekitarnya terpesona oleh kekuatan dan ketabahannya. Meskipun perjalanan ini tidak mudah, mereka tahu bahwa bersama-sama, mereka bisa menghadapi segala rintangan.
Sebulan sudah Yati berada di rumah sakit ini dengan perawatan yang terbaik.
Itu adalah perjuangan yang luar biasa. Setiap hari, Yati menunjukkan ketabahan dan semangat yang menginspirasi. Biyan selalu berada di sisinya, memberikan dukungan dan cinta yang tak terbatas.
Di samping itu, mereka juga mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman mereka yang selalu memberikan semangat dan doa. Semua orang berharap agar Yati segera pulih sepenuhnya.
Hari-hari di rumah sakit terasa sangat panjang, tetapi setiap keberhasilan kecil dan tanda-tanda kemajuan memberikan harapan dan kegembiraan bagi mereka berdua.
Hingga suatu hari, dokter memberikan berita yang sangat dinanti-nantikan ...
"Mis Yeti, hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan bahwa kondisimu sudah stabil dan ada tanda-tanda perbaikan. Anda benar-benar hebat!"
__ADS_1
"Terima kasih, Dokter! Ini berkat dukungan dari keluarga dan tentu saja, suamiku."
Biyan senyum bahagia, dengan genggaman tangan Yati padanya. Mereka akan terus berjuang bersama.
"Sayang, Koi. Ayo pulih sepenuhnya!" bisik Biyan di dekat telinga Yati.
Beberapa minggu berlalu, dan setiap hari membawa perbaikan kecil untuk Yati. Dia terus berjuang dengan tekad yang luar biasa untuk pulih sepenuhnya.
Biyan selalu ada di sisinya, memberikan dukungan dan cinta tanpa henti. Mereka saling menguatkan, melewati setiap hari dengan harapan dan keinginan untuk masa depan yang cerah.
Pada suatu pagi, Yati terbangun dengan semangat baru. Dia merasa lebih kuat dan bersemangat untuk menghadapi hari itu.
"Biyan, Ai. Aku merasa lebih baik hari ini. Aku yakin semuanya akan baik-baik saja, iya kan?"
"Itu kabar yang luar biasa, sayang. Kita akan terus berusaha bersama-sama," sambut Biyan ikut tersenyum bahagia sama seperti istrinya.
Ketika dokter datang melakukan pemeriksaan rutin, dia memberikan berita yang sangat menggembirakan.
"Mis Yeti, hasil pemeriksaan kali ini menunjukkan bahwa kondisimu terus membaik. Anda benar-benar luar biasa," ucap dokter dengan kagum.
"Terima kasih, Dokter! Terima kasih atas segala perawatan dan dukungannya."
Perlahan tapi pasti, Yati terus memulihkan kekuatannya. Setiap hari membawa mereka lebih dekat pada harapan akan masa depan yang cerah bersama.
Beberapa hari kemudian, Yati sudah semakin pulih. Dia telah menjalani berbagai terapi dan perawatan intensif dengan penuh tekad dan semangat.
Biyan selalu ada di sisinya, mendukung dan menguatkan. Mereka berdua tumbuh semakin kuat dalam menghadapi cobaan ini. Mereka juga telah mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman terdekat.
Suatu pagi, dokter datang untuk memberikan berita penting.
"Mis Yeti, saya memiliki kabar yang sangat baik untuk Anda. Hasil pemeriksaan dan perkembangan kondisi Anda menunjukkan bahwa Anda sudah siap untuk pulang."
"Benarkah, Dokter? Terima kasih, ini adalah berita yang luar biasa!" Yati merasa terharu.
"Itu benar-benar kabar yang menggembirakan, Dokter. Terima kasih atas semua perawatannya," ucap Biyan sangat bahagia.
Setelah mendapatkan instruksi dan saran dari dokter, Yati dan Biyan bersiap untuk pulang ke rumah. Mereka tahu bahwa ini adalah awal dari babak baru dalam perjalanan mereka, dan mereka siap untuk menghadapinya bersama-sama.
Apakah hari-hari berikutnya akan terus berbahagia? Semoga saja.
***
__ADS_1
Novel Mis Yeti Bukan PSK Biasa, end ya gaesss ...
Sampai jumpa di novel TK yang akan datang!!!