
Semua yang menjadi rahasia Mr Ginting, tetap akan menjadi sebuah rahasia, sama seperti keinginan untuk memilih Yati sebagai istri kontraknya, karena tidak ada yang tahu bagaimana dan seperti apa dirinya, bahkan mungkin, Mr Akihiko juga memang tidak tahu apa-apa tentang Mr Ginting juga.
Yati melakukan 'karantina' nya selama tiga hari, bersama dengan pembina, yang sudah di tunjuk dan ditugaskan oleh Mr Ginting, untuk memberikan pelajaran kepada Yati, tentang bagaimana menjadi seorang wanita yang berkelas. Tidak hanya dalam urusan berdandan, berpakaian ataupun berbicara, tapi juga bagaimana cara berjalan dengan anggun.
Karantina ini semacam kelas kepribadian untuk mempelajari semua hal tentang tata cara kehidupan sehari-harinya seorang wanita dengan kelas sosial yang tinggi.
Yati pun mengikuti semua prosedur yang berlaku dan ditentukan oleh Mr Ginting. Dia dengan senang hati, mempelajari semuanya dengan baik dan cepat, bahkan untuk identitas dirinya sendiri, yang baru dibuat oleh Mr Ginting, juga dipelajari Yati dengan baik.
Mr Ginting, membuat Yati heran dengan silsilah keluarga barunya, dan garis besar cerita yang harus Yati ingat seandainya saja ada yang bertanya. Ini karena di situ, Yati terlahir sebagai seorang wanita dengan keturunan ningrat jawa yang telah bercampur dengan darah keturunan orang Jepang dan Eropa. Karena itu, Yati sudah lama tidak hidup di Indonesia dan tidak begitu paham dengan keturunannya sendiri di Jawa. Bahkan, saudara-saudaranya juga sudah banyak yang tidak lagi tinggal di Indonesia.
"Aneh, jika memang mencari wanita yang sama seperti ini, seharusnya Mr Ginting bisa mencarinya di daerah yang benar-benar tahu bagaimana keadaan keturunan yang seperti ini. Kenapa mesti memilih Aku? yang jelas-jelas tidak tahu, apa dan bagaimana keturunanku sendiri. Hehehe... apa dia tidak sadar, jika ini menyingung diriku secara tidak langsung? karena Aku tidak pernah tahu, siapa dan bagaimana diriku dan silsilah keluargaku sendiri," gumam Yati seorang diri, saat berada di dalam kamar dengan kertas-kertas yang harus dia pelajari dan hafalkan.
Rumah karantina yang di tempati Yati, bukan di daerah biasa. Rumah ini besar dengan bangunan dua lantai. Ada dua orang pelayan yang mengurusi urusan rumah tangga, dan tiga pengawal, yang bertugas untuk berjaga-jaga, seperti security, tapi pakaian yang dikenakan sama seperti yang dikenakan supirnya Mr Ginting. Bukan seragam security biasa.
__ADS_1
Guru pembimbing Yati, ada dua orang dan mereka juga ikut tinggal di rumah ini, untuk mengawasi Yati, sejauh mana bisa menerima pelajaran yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari di rumah ini bersama dengan mereka. Jadi, Yati dipantau oleh mereka selama dua puluh empat jam kali tiga hari.
Hari ini adalah hari terakhir, Yati ada di rumah ini, karena nanti sore, dia akan dijemput supir Mr Ginting, untuk mengikuti jamuan makan malam, bersama dengan suaminya dan keluarga besarnya.
"Saya berharap miss Kiara bisa mempraktekkan semua yang sudah dipelajari saat bertemu dengan keluarga Mr Ginting. Miss Kiara lebih baik terus berada di samping Mr Ginting, jika tidak ingin ada yang mendesak, untuk beberapa pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh miss Kiara sendiri. Biar nanti Mr Ginting yang akan bantu untuk menjawabnya."
Pesan pembimbing Yati, untuk yang terakhir kalinya, sebelum supir datang menjemputnya hari ini.
"Nanti, rumah ini akan menjadi rumah Miss Kiara, jika sedang ada di Indonesia dan menjadi istrinya Mr Ginting, supaya keluarga besarnya tahu, jika miss Kiara memang bukan gadis sembarangan yang bisa diremehkan. Saya berharap miss Kiara mampu memenuhi keinginan Mr Ginting untuk bisa dengan mudah mengatasi semua keluarganya yang berkelas. Di sana pasti akan banyak saingan yang akan memojokkan miss Kiara dengan berbagai macam pertanyaan dan komentar, jadi persiapkan dari dan mental. Saya yakin, miss Kiara mampu mengatasi semuanya."
"Dalam kelas sosial yang tinggi, kita harus mampu menempatkan diri dan emosi. Tetap anggun dalam menjawab pertanyaan dari orang-orang, meskipun itu terkesan meremehkan. Jika tidak ingin menjawab, abaikan dan tinggal pergi saja sambil mengangguk samar. Biarkan mereka dengan spekulasinya sendiri, bahwa miss Kiara adalah wanita yang misterius dan sombong. Karena dalam karakter yang ingin diminta Mr Ginting, Kiara ini wanita berkelas yang tidak tersentuh oleh tangan-tangan biasa."
Kembali pembimbing itu memberikan penjelasan pada Yati.
__ADS_1
Yati hanya bisa mengangguk patuh pada semua rencana Mr Ginting. Sepertinya Yati mendapatkan tantangan untuk menjadi pribadi yang sangat jauh berbeda dengan dirinya sendiri.
"Aku harus bisa, karena Aku bukan geisha sembarangan. Dan Aku ingin tahu, bagaimana kehidupan Mr Ginting yang misterius itu," kata Yati dalam hati, yang bertekad untuk bisa berubah dirinya sendiri menjadi seperti yang diinginkan oleh Mr Ginting saat ini.
"Apa selalu seperti ini, setiap menjalankan tugas menjadi istri, ada saja tantangan yang harus dilakukan dan dihadapi? pantas saja tidak semua geisha Mr Akihiko, mampu menjalankan tugas ini. Mr Akihiko, harus memilih dan yang sudah pernah ikut belajar ke Jepang juga. Benar-benar tidak pernah menyangka, jika seberat ini tugas geisha khusus bentukan Mr Akihiko. Dan pantas saja, banyak geisha yang pada akhirnya ikut larut dalam perasaan dan pernikahan mereka, kemudian minta untuk undur diri dari ikatan geisha Mr Akihiko. Meskipun di luar nantinya kehidupan mereka tidak akan lebih baik daripada bersama dengan Mr Akihiko. Dan seperti yang pernah diceritakan oleh miss Marisa, banyak teman-temannya yang akhirnya jadi PSK mandiri dengan mencari pelanggan yang tidak semuanya berkelas. Bahkan dari situ ada yang harus menderita karena tertular penyakit. Ah, mengerikan juga kehidupan di luar sana. Meskipun mendapatkan kehidupan bebas dari Mr Akihiko, tapi tidak menjanjikan kehidupan yang lebih baik lagi. Aku jadi ragu, jika harus mengikuti langkah mereka. Tapi, Aku juga tidak mungkin selamanya ada dalam ikatan Mr Akihiko. Lalu harus bagaimana Aku besoknya?"
Yati terus bertanya-tanya dalam hati, tentang kelanjutan hidupnya sendiri di masa depan. Dia tidak sadar, jika supir yang dikirim Mr Ginting, sudah sampai dan memintanya untuk segera masuk ke dalam mobil.
"Miss Kiara, masuklah. Jangan terlalu banyak berpikir. Saya yakin jika Anda mampu mengatasi semuanya," kata pembimbing, yang tidak tahu, apa yang sebenarnya sedang dipikirkan oleh Yati.
Yati tersadar dari lamunannya saat tangan pembimbing menyentuh lengannya. Dia akhirnya hanya mengangguk sambil tersenyum tipis karena tidak mendengar semua perkataan pembimbing.
Akhirnya, Yati masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu. Dia akan menghadapi satu dari sekian banyak tantangan yang ada dalam perjalanan tugasnya kali ini, bersama dengan Mr Ginting.
__ADS_1
Dan Yati tidak pernah tahu, seperti apa tantangan demi tantangan yang harus dia hadapi nanti. Dia hanya bisa menyakinkan diri sendiri, agar tetap bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya ini, termasuk identitas dirinya, yang sudah berganti menjadi miss Kiara dan bukan sebagai miss Yeti lagi.