
Mr. Akihiko membaca laporan dengan ekspresi serius. Informasi ini bisa menjadi kunci untuk memastikan rencananya tidak terbongkar.
"Baik, ini adalah berita yang penting. Saya berharap laporan tersebut benar. Tapi, apakah kita bisa mempercayai penjelasan pelapor?" tanyanya pada Hiroshi.
"Saya sudah memeriksa laporan itu dengan cermat, Mr Akihiko." Hiroshi, menunduk hormat, dengan memberikan jawaban.
"Kita harus memastikan tidak ada bukti yang bisa mengarahkan pada kita," ucap Mr Akihiko, memberikan penekanan pada setiap kata-katanya.
Hiroshi, berusaha menenangkan Mr Akihiko. Ia tahu apa yang harus dilakukan untuk pekerjaannya ini.
Tapi sepertinya, kekhawatiran Mr Akihiko membuat suasana mereka semakin tegang sebab berita penangkapan pelaku, yang sebenarnya adalah orang-orangnya.
"Pelapor memastikan, bahwa pelaku tidak memiliki alasan untuk membawa nama Anda ke dalam insiden ini. Mereka tampaknya sangat terdesak dan yang pasti, mereka tidak mau melibatkan Anda."
"Baik, kita harus tetap waspada. Pastikan tidak ada jejak atau bukti yang bisa terhubung pada kita. Saya tidak ingin ada risiko apapun dalam hal ini," tegas Mr Akihiko dingin.
"Saya akan memastikan semuanya berjalan dengan lancar dan tanpa kebocoran, Mr Akihiko. Anda tidak perlu khawatir," sahut Hiroshi, sama tegasnya.
Mr. Akihiko mengangguk, tetapi raut wajahnya masih penuh dengan kekhawatiran dan ketegangan. Dia menyadari bahwa meskipun situasinya tampak terkendali, risiko selalu ada. Dia harus tetap waspada dan memastikan rencananya tidak terungkap.
Apalagi saat mengetahui bahwa, saat ini, Yati ada di antara orang-orang penting yang selalu mendukungnya. Ada Mr Andre, dan calon suaminya Yati, yaitu Biyan.
Ternyata, Mr Akihiko sudah menyelediki latar belakang keluarga Biyan, dan iya tidak bisa melakukan sesuatu dengan gegabah.
Beberapa hari kemudian, Mr Akihiko mendapati pesan misterius yang tiba di ponselnya. Pesan tersebut tidak memiliki pengirim yang jelas, hanya sejumlah angka dan huruf yang tampak acak. Namun, isinya membuat jantungnya berdegup kencang.
..."Pertunjukanmu berakhir jika rahasia terbongkar."...
__ADS_1
Mr. Akihiko menatap layar ponselnya dengan ketegangan. Dia merasa tekanan yang tak terbayangkan. Seseorang tampaknya tahu tentang rencananya dan siap untuk membongkarnya jika dia tidak berhati-hati.
"Apa-apaan ini?" tanyanya pada diri sendiri.
"Siapa yang berani bermain-main, denganku?" tanyanya lagi.
Pria Jepang itu gugup, was-was dan penasaran dengan identitas pengirim pesan.
Dia segera berpikir untuk menghubungi asistennya, Hiroshi, untuk memastikan bahwa semua langkah pengamanan sudah diambil dengan serius. Tapi dalam hatinya, dia juga menyadari bahwa waktu untuk bertindak dengan cepat telah tiba.
Mr. Akihiko memutuskan untuk mengevaluasi kembali setiap langkah dari rencananya. Dia tahu bahwa dia harus bertindak dengan sangat hati-hati dan memastikan tidak ada celah atau kebocoran yang dapat membawa rahasia terbongkar.
Situasi ini membawa tekanan yang lebih besar bagi Mr. Akihiko. Dia menyadari bahwa masa depan rencananya tergantung pada seberapa baik dia dapat mengamankan setiap detail. Kini, semua yang pernah dia rencanakan dan kerjakan akan diuji dalam ujian terbesarnya.
Mr. Akihiko segera memanggil asistennya, Hiroshi, untuk mendiskusikan situasi yang semakin tegang ini.
"Hiroshi, saya peringatkan sekali lagi, Anda harus bekerja dengan lebih berhati-hati daripada sebelumnya. Ada indikasi bahwa ada orang lain, yang mungkin mengetahui rencana-rencana kita. Saya tidak ingin ada celah atau kebocoran yang bisa mengancam usaha kita."
"Baik. Kita tidak boleh mengambil risiko lebih lanjut. Setiap detail harus terencana dengan matang dan tidak boleh ada kebocoran. Kita harus mengamankan rencana ini dengan sempurna."
Hiroshi mengangguk dengan serius, menyadari pentingnya situasi ini. Mereka berdua menyadari bahwa keberhasilan rencana ini tergantung pada seberapa baik mereka dapat mengamankannya dari mata-mata atau pihak-pihak yang ingin menggagalkannya.
Mereka bekerja bersama-sama dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya untuk memastikan bahwa rencana mereka tidak akan terbongkar. Setiap langkah diambil dengan sangat hati-hati dan teliti, tanpa meninggalkan celah sedikit pun. Kini, semua mereka bisa lakukan adalah berharap bahwa tindakan mereka cukup untuk melindungi segala sesuatu yang telah mereka rencanakan.
"Huhfff ... aku tidak tahu, siapa yang mengirim pesan. Tapi, aku tidak bisa mengabaikannya begitu saja."
Mr. Akihiko menyadari pentingnya tetap tenang dan tidak terlihat stress di hadapan orang-orang di sekitarnya. Dia tahu bahwa setiap tindakan yang diambil harus terlihat seperti bagian dari rutinitas dan operasi bisnis normal.
__ADS_1
Untuk mengalihkan perhatian dari tekanan yang sedang ia rasakan, Mr. Akihiko memutuskan untuk melanjutkan dengan rencana tambahan. Dia memutuskan untuk memperkuat tim keamanannya dan meningkatkan pengawasan di sekitar area-area kunci. Dia ingin memastikan bahwa setiap langkah diambil dengan ketelitian ekstra.
Mr. Akihiko juga memutuskan untuk mengintensifkan komunikasi dengan orang-orannya, memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam rencananya tetap terinformasi dengan baik. Dia berbicara dengan penuh keyakinan, menyampaikan instruksi dan mengklarifikasi rincian tertentu dengan jelas dan tegas.
"Aku tidak bisa membiarkan rencana ini terbongkar, atau hidupku akan berakhir."
Dengan cara ini, Mr. Akihiko berharap untuk mempertahankan kontrol atas situasi dan tetap terlihat sebagai pemimpin yang kuat di hadapan timnya. Dia tahu bahwa waktunya terbatas dan bahwa setiap keputusan yang diambil harus dilakukan dengan tepat.
Sementara itu, Mr. Akihiko terus berusaha untuk mencari tahu siapa yang mungkin ada di balik pesan misterius tersebut. Dia menyadari bahwa keberhasilan rencananya bergantung pada kemampuannya untuk memastikan bahwa tidak ada yang bisa membongkar rahasia tersebut.
Mr. Akihiko mengumpulkan para "Geisha" di ruang pertemuan utama. Wajahnya serius dan mata tajam memandang setiap orang.
"Kalian semua, saya mengharapkan performa terbaik dari setiap diri kalian. Kita tidak boleh membiarkan tekanan atau masalah luar mempengaruhi bisnis kita ini. Sama seperti yang dilakukan oleh para Geisha sebelum kalian, kita harus tetap fokus pada tujuan kita. Memberikan pengalaman dan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan memastikan keuntungan yang maksimal."
Para Geisha terdiam mendengarkan dengan serius, mereka menyadari betapa pentingnya instruksi ini dari sang Mr.
"Kalian adalah bagian integral dari bisnis ini, dan keberhasilan kita semua bergantung pada kerja keras dan dedikasi kalian. Saya menginginkan setiap pekerjaan dan setiap pelayanan kalian harus menjadi yang terbaik, tanpa kompromi!"
Pria Jepang itu melihat wajah-wajah mereka satu per satu, memastikan bahwa perkataan dan keinginannya ini benar-benar didengar dan dipatuhi oleh "anak-anaknya".
"Saya percaya pada kemampuan kalian. Saya yakin kita dapat mencapai tujuan kita bersama-sama. Ingatlah, kita adalah tim, dan kesuksesan kita adalah keberhasilan kita semua."
Para Geisha mengangguk dengan patuh, menyadari bahwa tekanan dari luar tidak boleh mempengaruhi performa mereka. Bersama-sama dengan Mr Akihiko, mereka siap untuk bekerja lebih keras dan mencapai hasil terbaik untuk bisnis mereka.
Sayangnya, pesan misterius itu kembali datang. Memberikan tekanan yang besar pada Mr Akihiko.
"Sial! Babii, mereka yang bersembunyi dari pesan ini." Mr Akihiko, mengumpat sesuka hatinya.
__ADS_1
Pria Jepang itu merasa seperti setiap langkah dan keputusan yang diambilnya sekarang memiliki konsekuensi besar. Setiap rincian dari rencananya harus dipikirkan dengan cermat untuk memastikan keamanan dan keberhasilannya.
"Siapa yang berani bermain-main denganku?" tanyanya menebak-nebak.