Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Berbagai Upaya


__ADS_3

"Yati, Biyan, saya hanya ingin memberitahu kalian, bahwa Tim telah berhasil menangkap Mr Akihiko." Mr Andre, memberikan kabar pada mereka.


"Benarkah! Ada di mana Tim menemukan, Mr Akihiko?" tanya Biyan.


"Mr Akihiko ada di sebuah villa sederhana di daerah Lembang. Tim telah bekerja keras untuk melacaknya, dan akhirnya berhasil menemukannya."


Mr Andre memberi kabar bahwa mereka berhasil menangkap Mr Akihiko, di sebuah villa sederhana yang menjadi tempat persembunyiannya di daerah Lembang. Ini adalah berita besar, dan berarti bahwa mereka sedang bergerak menuju arah yang benar dalam menyelesaikan kasus ini.


Yati dan Biyan merasa lega mendengar berita ini, namun mereka juga tetap waspada. Mereka tahu bahwa proses hukum akan berlangsung, dan mereka akan memberikan kesempatan pada pihak berwenang untuk menangani kasus ini dengan benar.


Dengan Mr Akihiko ditangkap, mereka berharap dapat mengungkap kebenaran di balik pembakaran ruko dan memastikan bahwa keadilan dilakukan. Mereka siap untuk memberikan keterangan mereka jika diperlukan untuk membantu proses penyelidikan polisi.


"Terima kasih banyak, Mr Andre. Ini berita yang kami tunggu-tunggu. Kami sangat menghargai upaya Anda dan tim," ucap Yati, dengan penuh haru.


"Ya, terima kasih atas kerja keras Anda, Mr Andre. Kami berharap dengan penangkapan ini, kebenaran akan segera terungkap." Biyan, menambahi.


"Sama-sama. Saya juga tidak tenang, jika Tama belum tenang karena meninggalkan permasalahan yang belum selesai dengan kasus ini."


Semua berharap, dengan penangkapan Mr Akihiko, kasus ini akan segera mendapatkan kejelasan dan pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai.


Setelah rencana dibuat, mereka bersiap untuk menghadapi situasi ini dengan kepala dingin dan hati-hati. Mereka berharap bahwa dengan tindakan ini, mereka dapat membawa Mr Akihiko ke pengadilan dan memastikan bahwa hukum berlaku dengan adil.


"T-api, apakah Mr Akihiko sudah dibawa ke Jakarta? Maksudku, sudah ditahan di kantor polisi di Jakarta?" tanya Yati cepat.


"Tentu saja, ini adalah langkah penting dalam mengakhiri kasus ini. Sekarang, kami akan memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan benar dan adil. Jika diperlukan, aku akan meminta keterlibatanmu, Yati, dalam memberikan keterangan." Mr Andre, memberikan penjelasan.


"Tapi, kasusnya ada di Semarang apa bisa dilimpahkan ke Jakarta?" tanya Biyan, karena kasus ini terjadi di Semarang.


"Tentu saja, Biyan. Kalian tenang saja, aku akan melakukan yang terbaik."


Yati dan Biyan mengangguk, meskipun Mr Andre tidak bisa melihat mereka. Dengan demikian, mereka siap untuk membantu proses penyelidikan sebisa mungkin.


Mereka merasa lega bahwa langkah pertama menuju keadilan telah diambil, dan mereka akan terus mendukung upaya pihak berwenang untuk menangani kasus ini dengan baik.

__ADS_1


Dan yang pasti, Yati sangat berterima kasih pada Mr Andre, yang sudah membantunya sejauh ini dengan sebaik mungkin.


"Apakah kita bisa pergi ke kantor polisi, sekarang?" tanya Yati, setelah sambungan telepon dengan Mr Andre terputus.


"Aku akan menghubungi kak Aji terlebih dahulu, untuk menangguhkan rencana ke India."


Sayangnya, Aji justru meminta mereka untuk tetap di tempat dan tidak pergi ke kantor polisi terlebih dahulu. Aji berjanji akan membantu sebisa mungkin, dengan pengaruh yang dimilikinya.


"Kakak tidak memberikan izin, dan aku berharap kamu sabar ya, sayang?"


"Hemmm ... baiklah."


Yati ingin pergi ke kantor Polisi untuk menemui Mr Akihiko karena ingin bertanya pada Mr Akihiko tentang maksud yang dilakukannya.


Tapi Biyan yang minta izin pada kakaknya justru melarang, sebab bagaimanapun juga, Mr Akihiko adalah orang yang berpengaruh pada kehidupan Yati di masa lalu dengan pekerjaan dan segala kemudahan yang diterima Yati dari Mr Akihiko.


Aji takut jika Yati, merasa tidak tega setelah melihat mantan Bos-nya, yang tentu saja akan berbicara dengan mengiba. Dan Yati tentu mengingat bagaimana Mr Akihiko yang bersikap baik kepadanya.


"Tapi, Biyan, a-ku ... aku hanya ingin tahu mengapa dia melakukan semua ini. Aku rasa ... aku berhak mendengar penjelasannya."


Yati merasa kecewa dengan penolakan dari Biyan maupun kakak iparnya. Tapi jika dipikir ulang, alasan mereka memang benar.


Biyan mengerti perasaannya sebagai seorang perempuan yang perasa dan mudah berubah dalam keadaan dan situasi yang berbeda. Jadi, untuk saat ini, mungkin lebih baik jika ia patuh dan biarkan pihak berwenang menangani kasus ini.


Mereka, para penegak hukum, tentu memiliki pengalaman dan kemampuan yang diperlukan. Apalagi ada backing dari Mr Andre.


"Kamu benar, Biyan. Kita harus mempercayai proses hukum dan biarkan mereka bekerja untuk menangani kasus ini. Yang terpenting sekarang adalah memastikan keadilan, dan Mr Akihiko sebutkan hukuman yang seharusnya."


Yati, akhirnya setuju setelah memikirkan kata-kata Biyan dan menyadari bahwa keamanan dirinya adalah prioritas utama. Meskipun ia ingin tahu alasan di balik tindakan Mr Akihiko, ia juga menyadari bahwa menghadapinya sendiri bisa mendatangkan resiko yang lebih besar.


Mereka sepakat untuk mempercayai pihak kepolisian yang berwenang dan memberikan kesempatan kepada sistem hukum untuk bekerja. Mereka tahu bahwa ini adalah langkah yang bijak dan akan memastikan keamanan Yati dalam proses ini.


"Aku pastikan Mr Akihiko tidak bisa lolos dari jeratan hukum. Mr Andre, punya koneksi yang besar dalam hal seperti ini. Ada kak Aji juga, sayang."

__ADS_1


"Ya, terima kasih."


Biyan berjanji akan membuat Mr Akihiko mengakui segalanya dan Yati tinggal menunggu saja. Ia juga berjanji akan mengajak Yati jika situasinya sudah kondusif.


"Aku pastikan Mr Akihiko tidak bisa lolos, dan memastikan dia memberikan pengakuan yang jujur tentang semua ini. Tapi, untuk saat ini, lebih baik kau menunggu di sini."


"Lalu, kapan aku bisa melihatnya?" tanya Yati tidak sabar.


"Aku akan mengajakmu jika situasinya sudah lebih kondusif dan aman."


Yati mengangguk, merasa lega bahwa dia memiliki Biyan yang sangat mendukung di sisinya. Dia tahu bahwa Biyan akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kebenaran terungkap dan keadilan terpenuhi.


"Terima kasih, Biyan. Aku mempercayaimu sepenuhnya," ucap Yati, dengan memeluk tubuh suaminya erat.


"Aku pasti akan melakukan yang terbaik, Yati. Jangan khawatir, aku akan segera memberi tahu perkembangannya."


Dengan demikian, Biyan ingin pergi untuk berbicara dengan Mr Akihiko. Sementara Yati menunggu di rumah Biyan, yang terpisah dari rumah keluarga besarnya.


Mereka berdua yakin bahwa kebenaran akan segera terungkap dan kasus ini akan selesai dengan adil atas usaha dan doa mereka semua yang memberikan dukungan.


"Tuan Muda, ada tamu." Pengawal Biyan, datang memberitahu.


"Siapa?" tanya Biyan, yang baru saja bersiap untuk pergi.


"Katanya, tamu tadi bernama, Mr Ginting."


Biyan dan Yati saling pandang, saat mendengar jawaban dari pengawal yang berjaga di rumah Biyan.


"Mr Ginting? Ada apa Mr Ginting, ke sini?" tanya Yati, bingung.


"Aku juga tidak tahu, tapi sebaiknya kita segera menemuinya, sayang."


Yati mengangguk setuju kemudian segera mengikuti langkah suaminya. Mereka berjalan bersama menuju ke ruang tamu, di mana Mr Ginting sedang menunggu.

__ADS_1


__ADS_2