Miss Yeti Bukan PSK Biasa

Miss Yeti Bukan PSK Biasa
Menelan Kecewa


__ADS_3

Seorang Warga yang Tahu, mulai berbicara pada sekelompok orang-orang yang berkerumun.


"Aku eroh, aku krungu. Mis Yeti, iku Yo Yati. Eling to?"


Kini mereka ingat siapa Yati, seorang wanita muda yang tinggal di sini, dulunya. Tapi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, Yati tidak lagi tinggal di desa mereka.


Sekarang mereka ingat. Yang lainnya mengangguk, paham dengan pikiran mereka masing-masing.


"Mungkin dia memiliki kisah yang tidak menyenangkan sehingga dicari Mr Ginting."


Kehebohan ini membawa nuansa kegembiraan dan keingintahuan di desa. Meskipun masih banyak tanda tanya, orang-orang di desa yang tampaknya menyambut dengan berbagai kecurigaan.


Mereka berpikir bahwa Yati, membawa kabur sebagian uang ataupun melakukan kejahatan terhadap Mr Ginting.


Di desa, orang-orang heboh dengan kedatangan Mr Ginting yang mencari mis Yeti, yang sudah mereka usir secara halus.


Mr Ginting, akhirnya tahu jika Mis Yeti sudah tidak ada di desa ini. Apalagi mendengar beberapa perkataan orang desa, yang mencela Yati. Dia bisa membayangkan tekanan apa yang diterima oleh Yati selama ini.


Mr. Ginting berpikir dalam hati, tidak pernah membayangkan bahwa keadaan ini pernah melimpah Mis Yeti nya!


'Mis Yeti sudah pergi dari sini? Dan sepertinya dia telah menghadapi banyak kesulitan.'


Ketika Mr. Ginting akhirnya mengetahui bahwa Yati sudah tidak berada di desa tersebut, dan mendengar beberapa perkataan negatif dari orang-orang desa, dia merasa prihatin dan mulai membayangkan tekanan demi tekanan yang mungkin dialami mis Yeti selama ini.


Komentar negatif dari orang-orang desa memunculkan kekhawatiran di benak Mr. Ginting. Dia merasa bahwa Mis Yeti mungkin telah menghadapi berbagai tekanan dan diskriminasi yang sulit dihadapi.


'Mis Yeti telah mengalami begitu banyak tantangan dan prasangka dari masyarakat. Bagaimana dia bisa menghadapinya dengan begitu kuat dan tabah?'


Mr. Ginting merenung tentang perjuangan Yati dan situasi sulit yang telah dihadapi, Mr. Ginting banyak berpikir.


Laki-laki itu merasa semakin terdorong untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kehidupan Yati dan mendengarkan ceritanya secara langsung.


Keprihatinan dan empati Mr. Ginting terhadap Yati semakin tumbuh seiring dengan pemahaman yang lebih dalam tentang kondisi yang mungkin dia alami.


Dalam diam, Biyan juga sama prihatinnya. Tapi ia sedikit lega, karena tahu jika Yati ada di Jakarta.


Sedikit banyak ia akhirnya tahu bagaimana latar belakang Yati dan seperti apa sosok Yati selama ini. Dan sesuai dengan dugaannya, Mis Yeti yang dimaksud Mr Ginting memang Mis Yeti yang ia temui beberapa hari terakhir ini di kota Jakarta.


'Mis Yeti ternyata seorang anak yang tidak diketahui latar belakang orang tuanya, karena ditemukan mbok Minah puluhan tahun lalu?'


Biyan berpikir dalam hati, menenangkan dirinya sendiri atas apa yang ia ketahui.

__ADS_1


Pemuda itu tidak akan bicara, karena berpikir bahwa ini bukan urusannya. Ia hanya tugas mengawal perjalanan Mr Ginting, saja!


'Setidaknya Mis Yeti aman di Jakarta. Aku harus berbicara dengannya, nanti. Aku harap ia tidak lagi menjauh dariku.'


Meskipun begitu, pemuda itu merasa lega karena tahu bahwa Yati berada di Jakarta dan sedikit demi sedikit informasi tentang latar belakang dan sosok Yati mulai terungkap hingga ke telinganya.


Tentang latar belakang Yati yang misterius, Biyan mulai berpikir untuk menggabungkan beberapa potongan informasi yang telah dia dengar.


'Mis Yeti ditemukan oleh Mbok Minah dan tidak diketahui latar belakang orang tuanya. Tidak mengherankan jika dia mengalami perjalanan hidup yang penuh tantangan.'


Ketika mengetahui lebih banyak tentang Yati, Biyan merasa perlu untuk menghubungi Yati dan berbicara dengannya. Dia ingin mendengar cerita Yati secara langsung, dan juga memberikan dukungan serta bantuan jika dibutuhkan.


Tapi, ia tidak mau jika apa yang dilakukan justru kepergok Mr Ginting atau asistennya.


'Tapi, aku harus menghubungi Mis Yeti dan memastikan dia baik-baik saja. Dia pantas mendapat dukungan dan bantuan untuk meraih masa depan yang bahagia.'


Pemuda itu kembali dilema, takut jika salah nantinya salah langkah. Apalagi sikap Yati yang tidak menunjukkan kooperatif saat bertemu dengannya kemarin-kemarin.


***


Setelah mendapatkan informasi dari Pak RT, Mr. Ginting akhirnya mengetahui tempat tinggal baru Yati, yang ternyata berada di pusat kota daerah tersebut, di tempat ayahnya. Tanpa ragu, Mr. Ginting dan rombongan segera menuju pusat kota untuk menemui Yati.


Mr. Ginting bertekad untuk menemukan Mis Yeti nya!


Rombongan berangkat menuju pusat kota dengan semangat baru' yang Mr. Ginting miliki.


Laki-laki itu merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya terhadap Yati, juga untuk memahami lebih dalam tentang tantangan yang ia hadapi selama ini karena harus bisa menuruti keinginan kakeknya.


Sesampainya di tempat tinggal Yati, Mr. Ginting merasa tegang dan gugup. Ia berharap pertemuan ini akan berjalan baik.


Mr. Ginting, perlahan-lahan turun dari mobil kemudian berjalan menuju ke arah pintu rumah Tuan Wasito.


"Ayo kita temui, Mis Yeti. Saya ingin berbicara dengannya," ajaknya pada sang asisten pribadi.


Rombongan mendekati tempat tinggal Yati dengan hati yang penuh harap. Mr Ginting siap mendengarkan cerita Yati dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.


Ini adalah momen penting dalam perjalanan mereka untuk tujuan utamanya, yaitu bertemu dengan Yati dalam mencari masa depannya agar lebih baik dan hidup.


Mr Ginting dan Biyan, berbicara dalam hati mereka masing-masing. Membicarakan soal Yati atau Mis Yeti yang jauh dari kata baik setelah tidak lagi menjadi Gheisa di tempatnya Mr Akihiko.


"Mis Yeti, atau Yati, perjalanan hidupmu begitu berliku. Aku tidak bisa membayangkan seberapa sulitnya menjadi Geisha dan bagaimana kamu mencari jalan keluar dari situasi itu.'

__ADS_1


Mr. Ginting bicara dalam hati, berpikir dalam untuk langkah yang akan diambilnya.


'Aku berharap aku bisa membantu menghapus beban masa lalu yang begitu berat bagimu.'


Di sisi lainnya, Biyan juga berpikir dan berbicara dalam hati.


"Mis Yeti, kamu benar-benar telah menunjukkan keberanian dan tekad yang luar biasa. Aku tahu bahwa kisahmu tidak pernah mudah, dan aku ingin memberimu dukungan yang kamu butuhkan.'


Helaan nafas Biyan, terdengar pelan namun berat. Ia tahu bagaimana cara Yati hidup di masa lalu.


'Bersama-sama, kita akan bersama dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagimu. Mis Yeti, miss yuo Mis Yeti.'


Mr. Ginting dan Biyan, saat menuju tempat tinggal Yati yang baru, yaitu rumahnya Tuan Wasito tetap diam seperti biasa. Tapi di dalam hati masing-masing mulai berbicara, berpikir tentang Yati yang telah mengalami perubahan besar.


Ketika mereka mendekati tempat tinggal Yati, perasaan prihatin dan tekad untuk membantu semakin menguat dalam hati Mr Ginting dan Biyan. Mereka berdua merasa siap untuk mendengarkan cerita Yati dan memberikan dukungan serta bantuan dalam upaya Yati untuk membangun kembali hidupnya setelah mengatasi masa-masa yang kelam.


Sayangnya, di rumah ayahnya, Mis Yeti atau Yati juga tidak ada. Bahkan sang ayah juga tidak ada di rumah, sedang orang-orang yang ada di rumah tersebut tidak ada yang mau bicara.


Mereka tidak ada yang berani memberitahukan tempat Yati dan ayahnya berada sekarang!


Kekecewaan dirasakan oleh Mr Ginting, Biyan, dan rombongan saat mereka tiba di rumah ayahnya Yati saat ini.


Mengetahui bahwa keduanya tidak ada di sana. Situasi terasa semakin rumit, saat orang-orang yang berada di rumah tersebut enggan memberikan informasi tentang keberadaan Yati dan ayahnya.


"Ini benar-benar mengecewakan. Kami datang dengan niat baik, tapi tampaknya ada hambatan untuk mencari tahu di mana Mis Yeti dan ayahnya berada."


Mr. Ginting tampak frustrasi. Dia meraup wajahnya sendiri dengan rasa kecewanya.


"Kita tidak boleh menyerah begitu saja, Mr Ginting. Mungkin ada cara lain untuk mencari tahu tentang keberadaan mereka."


Sang asisten, berusaha menenangkan tuannya yang terlihat menyedihkan.


Sedangkan Biyan, diam seribu bahasa. Ini karena ia tahu kebenaran tentang di mana Mis Yeti berada saat ini. Dan itu hanya untuknya sendiri.


Rombongan masih mencoba mencari informasi dari orang-orang di sekitar, namun hasilnya tetap sama. Orang-orang sepertinya enggan berbicara atau memberikan petunjuk.


Mr. Ginting menghela nafas, mencoba tetap tenang.


"Kita harus mencari tahu dengan sabar. Mis Yeti mungkin sedang menghadapi situasi yang sulit, dan kita harus membantu."


"Saya setuju, Mr Ginting. Kita tidak boleh menyerah begitu saja. Kita akan mencari cara untuk menemui Mis Yeti dan ayahnya, meskipun kita harus bersabar."

__ADS_1


Sang asisten mencoba untuk membesarkan hati Mr Ginting, dengan memberinya harapan.


Sang asisten tahu, betapa sulitnya perjalanan mencari tahu tentang keberadaan Mis Yeti untuk Mr Ginting. Meskipun ada banyak rintangan, tekad dan konsekuensi besar yang sudah menunggu di depan mata, jika apa yang dilakukan Mr Ginting ini terungkap oleh istrinya.


__ADS_2