Pembantu Spesial Untuk Om Duda

Pembantu Spesial Untuk Om Duda
Semangat Baru


__ADS_3

"Siang Mbak, sebelumnya perkenalkan saya dokter Doni, Doni Mahendra, dokter spesialis kanker dan saya akan jelaskan sedikit informasi sakit apa yang mengganggu kesehatan pasien, dan pastinya pengobatan dan lain sebagainya." Dokter tampan yang duduk dihadapkan pun mengembangkan senyum terbaiknya.


"Salam kenal juga Dok, saya Lydia dan ini teman saya Mimin," jawabku dengan ramah. Kesan pertama yang aku lihat dari dokter Doni, selain tampan, dan berkarisma, tentunya ramah dan sepertinya sudah sangat berpengalaman dalam menghadapi pasien-pasien yang cukup parah sakitnya, karena sebelum Mimin dapat giliran bertemu dengan dokter Doni sebelumnya sudah ada pasien yang kondisinya tidak lebih baik dari Mimin, dan sejak saat itu aku yakin kalau kesembuhan pasti akan Mimin raih.


"Saya sudah membaca hasil pemeriksaan Mbak Jasmin Aprilia Maharini, yang pasti lahirnya bukan bulan Januari yah, apalagi sampai bulan Mei itu juga pasti bukan," ucap Dokter Doni yang langsung disambut oleh tawa Mimin yang cukup lepas. Aku pun tidak kalah ikut tertawa mendengar ucapan dokter Doni, yang baru aku tahu ternyata selain ramah juga lucu dan cukup membuat pasien nyaman.


"Dokter ini bisa ajah, cukup saya aja Dok yang lucu, dokter cukup ganteng saja udah, nanti kalau ganteng dan lucu paket komplit yang di rumah marah," jawabku sembari berkelakar juga, aku yang memang orangnya sedikit lucu dan cenderung senang humor pun cukup nyaman untuk berkonsultasi dengan dokter tampan yang ada di hadapan ku.


"Wah ini masalahnya yang di rumah adanya Momy saya, masih dalam tahap pencarian istri Mbak Lydia, Mbak Jasmin, ya mungkin nanti habis lebaran otw halal," balasnya sembari tatapan terus membaca hasil pemeriksaan Mimin.


"Amin, mau di cariin dari pembaca tidak Dok?" tanyaku yang mungkin ada readers yang jomblo dan butuh gandengan untuk lebaran di pamerin ke keluarga besar agar tidak di tanya kapan kawin terus.


"Jangan deh Mbak, kasihan Othornya lagi siapin jodoh katanya buat saya, nanti kalau saya cari dari pembaca malah saya dipecat jadi anak asuhnya." Kembali ke sakit Mimin.


"Jadi gini setelah kami melakukan pemeriksaan keseluruhan dari mulai luar dan dalam, takutnya sakit teman Anda karena jamur, bakteri atau virus, tapi sepertinya memang ada sel kangker yang kembali tumbuh mengingat dari penuturan Mbak Mimin kalau dulu pernah mendapatkan vonis pengidap kanker Karsinoma Sel Basal, dan tadi sempat bilang ada dokter yang mendiagnosa kanker Melanoma, itu nyatanya tidak yah. Di Mana Melanoma adalah sel kangker yang cukup ganas dan bisa dibilang fatal, kalau sudah terserang sakit itu sangat kecil kemungkinan akan sembuh, tetapi kembali lagi ke tingkatan parah atau tidaknya kangker yang menyerang, atau bisa dibilang tergantung dari stadiumnya." Dokter Doni menunjukan beberapa catatan medis yang aku sendiri tidak tahu apa artinya, tetapi itu bertujuan mungkin agar kami tahu bahwa apa yang dikatakan dokter Doni memang berdasarkan dari hasil pemeriksaan bukan dari tebak-tebakan belaka.


"Lalu kalau kangker yang Mimin derita itu tingkat kesembuhan dan tingkat kembali normal bagaimana, terus untuk kulit yang berwarna hitam itu apakah bisa disembuhkan?" tanyaku lagi, karena aku tahu Mimin tidak percaya diri karena adanya kulit yang menghitam ada di wajah lengan dan mungkin di bagian tubuh lain yang tertutup itu ada.


"Bisa, karena jenis sakit ini masih di bilang terjadi di lapisan luar kulit jadi ada banyak cara penyembuhannya berbeda dengan Melanoma yang berada di lapisan dalam sehingga bisa menyerang tulang dan jaringan lunak lainya, merusak saraf atau bahkan otot. Mungkin nanti kita akan lihat lagi seberapa parah hasil iritasi dari kangker yang menyerang, dan akan dilihat dengan pengobatan yang paling aman, sebenarnya bisa dilakukan eksisi tumor apabila ada jaringan kulit yang menonjol, atau luka yang cukup menganggu, atau kuret dan elektrodesikasi, kita menggunakan alat bantu listrik untuk membunuh sel kangker di sekitar luka yang di sebabkan sel kangker, Cryosurgery atau biasa di sebut pembekuan sel kangker, ada terapi radiasi dan tentunya ada obat-obatan yang dikonsumsi untuk membunuh ataupun mencegah kanker itu sendiri. Nanti akan kami infokan lagi setelah hasil yang lebih akurat keluar."


"Untuk prosesnya lama tidak Dok?" tanyaku lagi mengingat pesan dari mas suami agar aku bertanya dengan detail.

__ADS_1


Kini dokter Doni melirik ke arah Mimin. "Mbak Mimin bagaimana mau sembuh tidak?" tanya dokter Doni dengan suara yang cukup lembut.


Aku melihat Mimin mengangguk, dengan pandangan menunduk.


"Kalau Mbak Mimin mau sembuh pasti prosesnya lebih cepat, semua sakit itu obatnya sebenarnya ada dalam diri orang itu sendiri Mbak Lydia, Mbak Mimin, kalau pasien semangat ingin sembuh pasti akan sembuh sebaliknya kalau pasien putus asa dan tidak ada kemauan untuk sembuh, dokter berjuang sampai jungkir balik sampai segala obat terbaik di dunia didatangkan agar sembuh tetap saja, sembuh itu hanya impian. Jadi kalau mau sembuh Mbak Mimin harus semangat. Sebenarnya Mbak Mimin itu berpakaian tertutup seperti sekarang itu sudah termasuk ke dalam pengobatan dan pencegahan loh Mbak, karena itu tandanya kulit terhindari dari sinar ultraviolet, sedangkan kangker yang menyerang Mbak Mimin itu faktor utamanya dari ultraviolet, ya meskipun ada faktor lain sih, seperti keturunan, atau bahkan pernah melakukan terapi kulit dengan radiasi, terpapar racun arsenik (racun buatan yang biasa digunakan untuk penambangan, bisa bantu bara, peleburan tembaga dan lain sebagainya), konsumsi obat imunosupresif(Penjelasan obat imunisasi ada di bawah), jadi tetap berpakaian tertutup yah, biar makin cepat sembuhnya," ucap dokter Doni dengan memberikan jempol untuk Mimin karena sudah berhijab.


"Terus untuk kulit yang menghitam apa itu adalah efek kanker Dok?" tanyaku lagi agar semuanya jelas tanpa adanya tanya-tanya lagi atau rasa yang mengganjal.


"Ini lebih ke Melasma, di mana biasanya terjadi karena hormonal, biasanya terjadi saat hamil, pemicu umumnya pasti stres, makanya kalau ibu hamil jangan stres-stres takutnya terjadi Melasma, ya meskipun ada faktor lain seperti genetik, penggunaan produk perawatan kulit, terkena sakit tiroid, tetapi kalau kasus Mimin sepertinya karena stres dan pengaruh hormon kehamilan, benar nggak Mbak Mimin?" tanya Dokter Doni dengan menatap Mimin lagi, dan kali ini Mimin pun mengangguk dengan sedikit lesu.


Dan aku pun akui ternyata tebakan dokter Doni benar.


Aku pun cukup puas dengan pelayanan rumah sakit ini, yang benar-benar total, dan sepertinya sebelum mengambil keputusan dalam penanganan mereka lebih dulu tahu kendala Mimin, bisa aku lihat disediakan juga psikiater yang bertujuan mengatasi cemas berlebih pada Mimin.


"Kamu tidak boleh putus asa Mbak Mimin, saya sudah banyak menangani pasien dengan kasus sakit yang berbeda tingkatan, boleh saya mengambil sebuah cerita yang menurut saya pasien ini sangat hebat, dan bisa memotivasi Anda?" tanya Dokter Doni. Dan kami pun mengangguk sebagai tanda setuju dengan dokter Doni berkisah dari sekian banyak pengalaman pasien yang menurut beliau sangat berkesan.


"Dua tahun lalu saya menangani pasien kanker tulang yang tumbuh di tulang kering sebut saja Sarkoma, kondisinya cukup parah, hanya ada satu cara yaitu amputasi untuk menghindari penyebaran kanker yang cukup ganas. Pasien ini sempat telat diagnosa. Saya sempat cemas kalau pasien akan down karena putusan akhir dari kami, tetapi hebatnya pasien itu yang bernama Alzam datang ke saya agar saya melakukan amputasi secepatnya, saya salut sekali semangatnya untuk embuh sangat kuat, beliau adalah yatim piatu yang dititipkan adik satu satunya oleh orang tuanya. Kakak dan kedua orang tuanya sudah meninggal dengan kasus yang sama, dan dia tidak ingin menyusul mereka dan meninggalkam sang adik sendirian di dunia ini, sehingga dia langsung mengambil keputusan terbaik, bahkan sampai detik ini beliau masih rutin untuk mengecek kesehatannya setiap bulan untuk memastikan bahwa dia baik-baik saja, dia adalah contoh pasien saya yang semangat untuk sembuhnya sangat kuat, sehingga sakit seganas apapun bisa di obati. {Kisah Alzam ada di novel JANGAN HINA KEKURANGANKU novel sedih tapi banyak humornya juga} dan saya berharap kalau Mbak Mimin juga memiliki semangat seperti beliau, dan jangan lupa juga lakukan diet untuk penderita kanker, kalau butuh berbagi pengalaman saya bisa kasih nomer Alzam, dia baik dan ramah sekali dan mungkin bisa saling memberitahu pengalaman apa saja yang bisa membuat Alzam dinyatakan bersih dari sel kangker yang ganas itu," tawar dokter Doni.


"Boleh Dok, mungkin saya bisa saling bertukar informasi dan pengetahuan agar bisa memiliki semangat yang sangat baik seperti Pak Alzam," jawab Mimin, yang dari sekian lama kami mengobrol dengan dokter Doni baru kali ini Mimin mengeluarkan suara emasnya.


Aku pun merasa optimis setelah mendengar kisah Alzam, Mimin juga terlihat semakin bersemangat untuk sembuh. Dan semoga Mimin juga menjadi urutan selanjutnya dari penderita kangker yang sembuh. Sehingga bisa mengurangi ketakutan para pasien di luaran sana yang biasanya langsung down ketika mendengar divonis sakit kangker. Padahal sejatinya penyakit kanker pun bisa di sembuhkan asalkan kita selalu yakin dan mengambil keputusan penanganan pengobatan paling cepat, jangan sudah parah baru diambil penanganan masih stadium awal takut untuk mengambil keputusan. Biasanya kesalahan seperti itu.

__ADS_1


Bersambung....


#Untuk teman-teman di lain tempat semoga yang sedang sakit apapun itu diangkat penyakitnya, dan diberi kesembuhan, yang belum sembuh semoga makin semangat untuk berjuang agar segera sembuh.


Amin....


Catatan : Obat imunosupresif atau obat anti penolakan adalah obat yang menghambat atau mencegah aktivitas sistem imun. Obat-obat ini digunakan dalam terapi imunosupresif dengan tujuan. Mencegah penolakan terhadap organ dan jaringan yang ditransplantasikan (misal sumsum tulang, jantung, ginjal, hati), dan digunakan juga untuk mengobati penyakit autoimun atau penyakit yang kemungkinan besar berasal dari autoimun.


...****************...


**Pengumuman**


Anak kecil bergembira bermain ketapel


Ada juga yang bermain Kincir-kincir


Nih othor rekomendasiin Nopel


Yuk lah readers mampir!


__ADS_1


__ADS_2