
Tania bangun pagi seperti biasa menyiapakan air mandi untuk suaminya,Tania sudah rapi memakai baju bercorak biru muda garis-garis dengan hiasan natural.Tania tampak sangat manis pagi ini.gimana Varo gak tambah bucin coba🤭
Varo sudah bangun namun masih enggan untuk bangun kegiatan nya tadi malam membuatnya masih ingin mengulang lagi pagi ini,Tapi Tania sudah bersiap untuk pergi menjenguk Mamanya.
"Varo ayo bangun,Nanti air mandinya keburu dingin.Tania mendekati suaminya dan menarik selimut yang masih setia ditubuh varo.
"Bentar lagi ya sayang,morning kiss dulu ya,pinta Varo manja
"Mandi dulu,baru morning kiss.Tania mau menjauh,dengan cepat varo menariknya kembali dan Tania terjatuh diatas tubuh varo.
"Ayo lah berhenti bermain-main,kita harus cepat menjenguk mama,pinta Tania dan mengedipkan matanya.
"Kamu tambah cantik pagi ini sayang,Varo memperhatikan setiap lekuk dari mata,hidung dan bibir Tania.
"Aku sudah kebal dengan rayuan mu,kamu juga tampan pagi ini sayang,balas Tania
"Cup,,Varo mencium bibir Tania,ternyata mulut ini sudah pandai merayu
"Aku belajar darimu,jawab Tania
"Cepatlah mandi aku menunggu mu dibawah untuk sarapan,baju sudah aku siapkan.Tania melepas pelukan Varo.Rambut yang sudah Tania tata rapi jadi berantakan akibat ulah suaminya.
__ADS_1
Tania mengambil sisir dan merapikannya kembali.Varo tersenyum karena sudah berhasil menjahili Istrinya pagi ini.
Varo pun segera masuk kekamar mandi,Tania segera turun menemui semua keluarga besar mahardika.
"Pagi semua,sapa Tania dengan senyum ramahnya.
"Pagi Tania sayang,Jawab Bunda Bella
"Mana suamimu,Tanya kakek Royan
"Varo masih mandi kek,nanti dia akan menyusul.
"Kalian jadi menjenguk Mama Rosi hari ini?Tanya kakek lagi.
"Kapan rencana kalian pergi kedesa?kini giliran Rendi yang bertanya.
"Kemungkinan Lusa pa,Varo mau service mobil dulu untuk perjalanan."
"Ajak Gibran bersama kalian,jadi ada yang menggantikan Varo untuk menyetir.saran Rendi.
Setelah selesai mandi dan berpakaian Varo segera Turun dan mendengar pembicaraan dimeja makan.
"Iya pa Varo setuju bila Gibran ikut,Biar jadi obat nyamuk.Olok Varo pada sahabatnya
__ADS_1
"Kasian nasib Orang Gak punya istri dan pacar,Gibran berpura-pura sedih.
"Bran,sudah waktunya kamu juga cari istri.atau Bunda yang pilihkan untukmu.ada seorang gadis cantik anak sahabat Bunda.Bella memberi tawaran untuk Gibran
"Eh,,gak usah bunda,sebenarnya Gibran sudah menyukai seorang gadis.Ucap Gibran malu
"Wah,,Siapa gadis itu,seru varo
"Aku bertemu dengannya di luar negeri Diapartemen kita dulu,Dia masih Kuliah.
dan sayang sekali aku lupa meminta nomor ponselnya dan tidak sempat pamit padanya saat aku pergi menyusulmu.
"Aku merasa bersalah ,habis pulang dari desa pergilah kesana untuk menemui gadis itu.saran Varo
"hmmmmmmm,Aku ragu apa dia juga menyukaiku,dan aku juga takut mungkin saja, dia sudah memiliki kekasih,pertama bertemu aku melihat nya sedang bersedih".ucap Gibran lirih
"Tidak ada salahnya,dicoba dulu ungkapkan perasaan mu,Soal diterima atau ditolak urusan belakang.Bunda memberi motivasi untuk Gibran
"Kalian belum Tahu perjuangan kakek mendapatkan istri kakek dulu,sambung kakek yang dari tadi hanya memperhatikan pembicaraan anak dan cucunya
"Seperti kisah yang Seru kek,Ucap Tania bersemangat
"Nanti kapan-kapan kakek ceritain ya,Kita sarapan dulu Rendi dan Denian bisa telat kekakantor hari ini kalau kakek cerita sekarang.
__ADS_1
"Hahahahahahaha mereka tertawa bersamaan.mendengar ucapan kakek