
Dikediaman Kakek,semua tampak tegang melihat semua bukti.
Gibran pun sudah menemukan Surat dari Rosalinda.
"Kasus Bella,Istriku,Bahkan Tania semua adalah ulah Rosi,menantuku sendiri pelakunya,Kakek memegang dadanya yang terasa sakit,dia mencoba tegar saat dihadapan Varo padahal hatinya hancur sekali.
"Tuan Besar ,apa anda baik-baik saja?Sarko terlihat khawatir
Kakek hanya mengangguk,Gibran mengambilkan segelas air putih untuk kakek minum.
"Kakek mungkin perlu beristirahat dulu,Gibran memberi tawaran pada kakek melihat kondisi.
"Lanjutkan Dirga,apa lagi bukti yang kamu selidiki,saya baik-baik saja.kalau cukup bukti segera serahkan pada polisi dan cari keberadaan Rosi.Dia belum kembali pasti Rosi sudah mengetahui situasi ini pastikan dia tidak kabur.
"Bobi juga terlibat dalam hal ini,mereka adalah sepasang kekasih,sebelum Rosi menikahi Rendi.
Dirga mendapatkan bukti dari sebuah photo yang dia temukan dan beberapa orang Saksi.
Dia juga mengelabui ku melalui Bobi,Kakek tersenyum getir.Pantas saja selama ini semua kasus tidak pernah terungkap.Bathin kakek
"Semua bukti ini, apa bisa menjeratnya langsung masuk kepenjara?aku tidak mau mengotori tangan ku dengan darahnya" ucap kakek Royan
__ADS_1
"Tentu saja tuan besar,malam ini juga saya akan langsung menghubungi polisi dan. mencari keberadaan Rosi,saya yakin dia berada bersama Bobi.
"Sarko Tingakatkan pengawalan dirumah sakit,Nyawa mereka juga dalam bahaya sekarang.Rosi bisa berbuat Nekat saat terdesak.Perintah kakek
"Baik,Tuan besar
"Gibran cari dimana keberadaan Rendi,ponsel nya tidak bisa dihubungi.sekarang,kenapa dia juga belum kembali saat ini,hubungi Bella apa Rendi kembali kerumah sakit.
"Iya kek,Gibran langsung telpon Tante Bella
"Tuan besar,ada satu orang lagi yang terlibat dia adalah mantan kekasih Cucu anda bernama Viona,Yang memberi racun pada Tania adalah orang suruhannya.Dirga memberi penjelasan
"Viona,akhirnya kamu menampakan sifat aslimu,mungkin dia punya dendam pada keluarga ini karena dari dulu saya menolak hubungannya dengan Varo.Sejak pertama melihatnya saya sudah tidak menyukainya.Kakek mengingat saat dia memperingatkan Viona untuk menjauhi cucunya.
"Saya juga berterima kasih diberi kepercayaan ini,dan dari bukti surat yang kakek berikan juga sangat membantu saya.Ucap Dirga
Dirumah sakit Varo sudah sadar walau kepalanya masih terasa berat.
samar dia melihat keberadaan Bunda dan Ayahnya.
"Bun,,da,, panggil Varo lirih karena kondisinya lemah.
__ADS_1
melihat Varo ingin bangun Bella mencegahnya.
"Kamu sudah sadar Varo,jangan bangun dulu tetap berbaring".
"Mas Denian bisa ambilkan Bubur itu buat Varo,Bubur yang Diantarkan oleh Bi Rumi sudah hampir dingin menunggu yang punya diri sadar dari pingsannya.
Denian segera mengambil bubur dan menyerahkan nya pada istrinya.
"Kamu jangan bandel lagi harus makan,kalo kamu lemah gimana mau jaga istrimu".
Varo mengangguk pelan
"Bunda maafin aku,,
"Untuk apa minta maaf sama bunda,varo Tidak ada salah sama bunda
"Mama Varo udah nyakitin hati semua orang,buat kecewa Varo merasa jahat sekali pada kakek,bunda,ayah dan semua.
"Ayah dan Bunda Tidak pernah nyalahin Varo,malah Ayah bangga Varo akhirnya berani ngungkapin semua nya.Denian memberi semangat pada Varo.
"Ayah dan Bunda sudah ikhlas varo.Bella membelai kepala Varo sungguh dia menyayangi keponakannya dan sampai sekarang baginya Varo masih seperti anak kecil didalam tubuh dewasa yang masih sulit mengambil keputusan yang tepat.
__ADS_1
"Terima kasih Ayah Denian dan Bunda Bella.Varo menangis terharu karena dia sangat menyayangi kedua orang dihadapannya yang lebih banyak memperhatikan dan memberi kasih sayang padanya dari kecil sampai sekarang ini.