Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.72


__ADS_3

Waktu sudah semakin sore,Varo masih memikirkan keputusan apa yang harus diambilnya.


"Nek,untuk sekarang mungkin varo belum bisa membawa nenek kemakam bibi,besok varo akan balik lagi kesini".Varo mencoba meyakinkan


"maaf kan aku harus membohongimu nek"


Nenek terlihat sedikit kecewa tapi benar apa yang dikatakan varo hari sudah mau malam


"Baik lah,apa sebaiknya kamu menginap disini saja".


"Sekali lagi varo minta maaf nek,tidak bisa karena sudah janji sama istri varo agar pulang cepat".kata ini terucap langsung dari varo


"Ya sudah ,cepat lah kembali nanti keburu malam,ucap nenek


Varo mengeluarkan beberapa lembar uang cash hanya ini yang dia bawa dan diberikan kepada nenek.


Nenek ingin menolak tapi varo terus memaksanya.


"Nenek jaga kesehatan ya,pesan Varo lalu bersalaman dan pamit untuk pulang kembali dia yakin sekarang Tania pasti sedang khawatir


Nenek terus melihat mobil yang perlahan meninggalkan halaman rumahnya


Air mata nya sudah membasahi pipinya yang renta "Anakku Rosalinda "sebutnya.

__ADS_1


Tiba-tiba varo menghentikan mobilnya aku harus membaca surat itu sekarang.meraih amplop yang sudah dia sembunyikan disaku celananya.varo mencoba menguatkan hatinya apa pun yang dia ketahui nanti.


Merobek perlahan amplop putih itu menarik dengan perlahan lalu membuka surat dengan perasaan yang campur aduk


membaca setiap kata-kata


Aku adalah Bibimu Rosalinda mungkin saat kamu membaca surat ini aku sudah berada di surga,,,Hahahahahahahahahaha


ketika mengatakan bahwa aku Bibimu mungkin kamu tidak percaya kan karena menganggap aku sudah lama mati....!!!


Varo bergidik


"Kenapa aku merinding membaca kata pertama ini,Dia seperti seorang peramal yang mengetahui kapan kematiannya"Varo bergumam sendiri


Aku jelas merasa tersinggung pembunuh bayaran handal sepertiku bisa juga gagal melakukan sesuatu.


Ada kebutuhan yang tidak bisa ku hindari ketergantungan obat -obatan tapi si nyonya besar tidak memberi ku uang untuk pembunuhan kali ini karena gagal cihhhhhhhhh karena dia yakin aku tidak bisa lolos kali ini dan membahayakan identitas nya.


Dia kakak dan mama yang serakah buatu varo yang egois hanya mementingkan dirinya dan harta dan harta dia menyembunyikan identitas ku dan berkali-kali menyuruh ku untuk melakukan operasi plastik yang banyak memiliki dampak negatif pada kesehatan kulitku.


Mata varo memerah menahan emosi karena kelakuan Mamanya sendiri.


Varo merasa iba dengan nasib bibinya,tapi kenapa bibi harus memilih jalan ini yah karena uang juga kan,pikir varo

__ADS_1


varo meneruskan bacanya.


*N**yonya besar itu juga memalsukan kematian ku,dia wanita drama yang hebat bukan.kamu masih ingat kejadian kecelakaan Bella* ????


Varo mencoba mengingat,yah kecelakaan yang membuat Bunda Bella nya tidak bisa memilik keturunan lagi dan hari yang paling membuat nya depresi tapi karena dorongan keluarga dan suaminya dia bisa bangkit lagi.


Jangan kira itu hanya kecelakaan biasa,ada aku yang berperan disana untuk mencelakainya dan itu juga atas perintah nyonya besar kamu tahu kenapa ????dia berharap tidak ada warisan yang jatuh pada keturunan lain selain kamu Varo !!!!!!!!!!!


Varo memegang dadanya menepuk nepuk keras ada rasa sakit hati yang dia rasakan karena ke egoisan dan keserakahan mamanya harus mengorbankan orang-orang yang tidak berdosa.Bunda yang begitu menyayangiku tapi dengan tega mama merusak kebahagiaannya dan itu semua lagi-lagi karena uang dan harta.


Jangan terlalu kaget varo itu hanya baru sebagian kejahatan yang kami lakukan bagaimana dengan kemaatiaan nenek mu tersayang ????????????


apa lagi yang mereka lakukan pada Nenekku


Kematian nenekmu juga bukan sebuah kebetulan,kasihan dia juga harus meregang nyawanya ,karena tidak sengaja mengetahui kejahatan menantunya dan belum sempat memberitahu pada kakekmu dia sudah kami bungkam duluan.bagiku ini permainan yang sangat menarik.


*kalian semua berhati iblis !!!!!!!!!!!!!!air mata varo tidak bisa terbendung


**keputusan ada ditangan mu varo melindungi mamamu,melindungi istri dan kakekmu?


karena target selanjutnya adalah mereka berdua dan dia punya pembunuh handal satu lagi.bibimu ini juga tidak tahu alasannya membunuh istrimu ,karena aku juga terancam dibunuh olehnya***.


Varo meremas isi surat itu dan sedang berpikir apa yang harus dia lakukan.

__ADS_1


__ADS_2