Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.86


__ADS_3

Mendengar semua penjelasan kakeknya.Varo merasa bersalah dengan sahabatnya Gibran.


Tania berbisik pada suaminya,


"Pergilah ajak Gibran keluar,aku pikir kalian butuh bicara serius".


Varo pun menganggukkan kepalanya setuju.


Segera berdiri dan berpamitan pada semua untuk berbicara pada sahabatnya itu.


"Gibran,ikut aku sebentar ketaman belakang.Gibran pun mengangguk setuju.dan mengikuti langkah varo.


Varo memperhatikan setiap sudut taman yang sudah lama dia tinggalkan saat kuliah.


Susana taman tampak indah ada kolam renang yang didalamnya terdapat banyak ikan hias yang cantik dan harganya sudah pasti lumayan mahal belum lagi bunga-bunga yang selalu dirawat dengan baik.ini adalah tempat Favorite Varo saat masih kecil dan menghabiskan waktu bersama sahabatnya Gibran.


"Heii,,lihat kolam ikan disana sedikit ada perubahan ya,ucap Gibran memecah keheningan


"Hmmmmm iya kakek sedikit melakukan perubahan,mungkin Karena ikan nya semakin banyak sedangkan kolam nya agak kecil yang kemaren.


"Aku jadi teringat sesuatu,seseorang yang terjatuh kedalam kolam ikan,dan menangis berteriak "Aku masih mau hidup belum mau mati".Ucap Gibran mengingat kejadian waktu Varo tercebur kedalam kolam ikan.


"Hei!!!!!hentikan jangan sampai istriku mengetahui itu sangat memalukan"sergah varo

__ADS_1


"Sudah telat untuk tidak mengetahuinya,aku sudah dengar.Tania muncul dengan Tiba-tiba.


membawa dua cangkir teh dan beberapa cemilan untuk Suaminya dan Gibran.


Varo hanya melengos pasrah,


"Bisa ceritain lebih detail lagi,aku ingin mendengar banyak lagi tentang masa kecil suami ku,Tania sengaja mengerjai suaminya.


"Mungkin dia bisa cerita sendiri kepada Nona muda,sahut Gibran


"Tidak ada yang menarik,hanya kenakalan anak-anak saat kecil.ucap varo sambil menyesap teh buatan istrinya.


"Ya sudah,aku tinggal dulu ya mungkin ada hal yang perlu kalian bicarakan berdua secara serius.Tania berdiri meninggalkan mereka berdua lalu menemui Tante Bella.


"Untuk apa minta maaf,Gibran mencomot cemilan yang dibawa Tania tadi.


"Untuk perlakuan ku padamu selama ini,aku sempat sangat membencimu.ucao varo lirih


"ehmmmmmmm,,,Aku yang seharusnya minta maaf membuat hubungan mu dengan Viona harus berakhir,tapi aku senang akhirnya kamu mendapatkan gadis yang baik pengganti viona jadi rasa bersalahku sedikit berkurang.


"Hahahahaha,,iya aku juga berpikir kenapa cepat sekali aku menerima Tania,orang yang tidak pernah aku kenal sebelumnya.walau sebenarnya aku belum bisa melupakan viona.


Varo berkata jujur pada Gibran.

__ADS_1


"Ingat viona hanya gadis yang menginginkan uangmu,jangan sia-siakan istrimu "Gibran mengingatkan varo,dia merasa takut Varo akan terjatuh lagi dalam pelukan viona.


"Tentu saja,aku tau itu,seorang yang berselingkuh tidak bisa ku maaf kan,walau kamu hanya menjebaknya.bukan menolak malah menerimamu jadi pacarnya.


"Aku malah merasa takut kehilangan Tania,saat dia hilang di toilet saat itu aku merasa nyawaku juga terasa melayang,bagaimana kamu bisa berada ditangga saat itu,Apa kamu sudah memata-matai kami tanya Varo penasaran.


"Iya aku sudah mengawasi kalian,aku jadi harus menunda mendekati seorang gadis karena perintah Sarko menyuruhku menyusulmu".Gibran pura-pura kesal


"Oh jadi kamu menyesal menyusulku,karena kehilangan gadis yang kamu sukai.Varo tahu Gibran hanya bercanda.


"Tentu saja aku menyesal,gadis itu sangat cantik walau agak galak.Tapi keselamatan adikku lebih penting dari segala nya.ucapan Gibran membuat varo tersenyum bahagia.


"Sekarang kamu harus lebih waspada,keselamatan Istrimu yang kamu utamakan.sekarang ucapan Gibran terlihat serius.


"iya,,,itu yang mengganggu pikiranku sekarang ini.bukan saja Tania aku merasa orang sekelilingku juga terancam.Varo berkata lirih dia tau mamanya pasti tidak akan tinggal diam.Wajah varo menampakan kecemasan


"Aku akan ikut serta dalam penyelidikan ini diam-diam,apalagi mendengar penghianat itu kemungkinan orang terdekat kita.aku juga akan mengawasi viona karena dia tidak mungkin tinggal diam setelah kita semua menyakitinya".Entah kenapa Gibran selalu mencurigai Viona.


Tania mereka ketahui ada seseorang yang mendengar percakapan mereka dibalik pintu.


"Aku harus memberitahu Nona bos tentang ini,dengan cepat seorang pelayan baru itu meninggalkan taman belakang sebelum dia ditangkap basah sedang menguping pembicaraan Gibran dan varo. tanpa sepengetahuan pelayan itu gerak geriknya juga sudah dipantau seseorang.


"Aku sudah mencurigai pelayan baru ini,dari gerak geriknya ada sesuatu yang dia sembunyikan,dan lebih meyakinkanku melihatnya hari ini.Ucap Sarko

__ADS_1


Seseorang yang diterima Bella beberapa hari lalu karena kekurangan pelayan dibagian dapur Bi Ratna dan Bi Ningrum harus kembali ke kampung halamannya.Tanpa melihat latar belakang Bella mengiyakan untuk menerimanya.


__ADS_2