Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.12


__ADS_3

Para team dekorasi menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat karena desakan Bibi Ranti.


Dan mereka pun pamit pulang,karena lelah harus bekerja lebih ekstra dari biasanya.


mereka pun pamit pulang.


"Gimana apa udah selesai??Paman Luhan menghampiri istrinya yang lagi berdiri saja didepan dekorasi pernikahan buat Tania besok.


"Kalau bukan perintah dari kakek tua itu,aku akan membuat dekorasi murah saja,soalnya hanya pernikahan tersembunyi kan,bagiku terlalu mewah untuk Tania,dan uangku keluar banyak untuk ini,keluh Bi Ranti.dia tidak bisa menolak permintaan tuan Royan.


"Bukan kah uang itu untuk Tania juga,Tanya paman Luhan,Aku tidak pernah berbuat sesuatu yang membahagiakannya selama ini.


Paman Luhan merasa ada sesal dihatinya.


Tentu Bi Ranti tidak menyukainya,"Apa sekarang mas menyesal ?!!!Suara Bi Ranti sedikit emosi mendengar ucapan suaminya.


"Mungkin,,sahut paman Luhan lirih


"Pokoknya mas diam aja,semua aku yang ngatur,ingat resiko yang besar akan menimpa kita kalo pernikahan ini gagal.Bi Ranti sengaja mengingatkan paman Luhan dengan ucapannya.


"Ya sudah semoga ini keputusan tepat buat Tania,paman Luhan berkata pasrah


"Aku mau istirahat langsung sekarang untuk mengumpulkan tenaga buat besok.paman Luhan berlalu pergi meninggalkan Bi Ranti.


"huhhhh,Anak sama bapaknya sama aja bikin aku emosi hari ini,harusnya mereka bersyukur


bisa menikah dengan orang kaya.

__ADS_1


Aku membaca surat ini dimana ya,kalo dikamar nanti suamiku pasti curiga,dia sudah mulai protes seperti Arka kalo menyangkut Tania.Bi Ranti berpikir keras


ohhhhh sebaiknya aku baca di ruang keluarga aja.Bi Ranti sengaja membawa sebuah majalah agar nanti saat suaminya tiba-tiba keluar dia mempunyai alasan


"Ranti kamu memang berotak pintar dan banyak keberuntungan,Bi Ranti memuji dirinya sendiri.


Mulai membuka amplop surat,


Dan perlahan membaca kata-kata yang tertulis dikertas bergaris itu.


***Hai sahabat ku Tania**


**Saat kamu menerima surat ini dari pak Bimo supir ku pasti kamu heran dan bertanya-tanya kenapa Aku menulis surat untukmu.


Sebenarnya aku mau menyampaikan nya secara langsung tapi Aku benar tak bisa mengeluarkan kata-kataku saat berhadapan denganmu berat sekali rasanya**.


Aku minta maaf Tania karena terpaksa berbohong padamu😭 kamu bertanya kenapa aku menangis tadi siang.karena aku harus berangkat hari ini juga.setelah aku pikirkan lagi harus aku memberanikan diri untuk memberitahumu lewat surat ini.


Aku harus pergi kuliah keluar negeri,aku mencoba menolak karena ingin kuliah bareng sama kamu,Tapi Ayahku sudah bulat dengan keputusannya.dia sama sepertiku keras kepala."Menyebalkan bukan"


Saat Aku tidak ada,Jaga dirimu selalu dari nenek sihir itu ya,Berani sama mereka sedikit itu sudah cukup,jangan mau ditindas terus ya.


Bi Ranti berhenti sejenak membaca surat Laura "Gadis preman sialan,beraninya dia mengatakan aku nenek sihir!!!! kutuk Bi Ranti.


Bi Ranti melanjutkan membaca surat Laura


Setelah sampai aku pasti langsung menghubungimu.

__ADS_1


Aku yakin kamu menelponku saat membaca surat ini.sekali lagi aku minta maaf ya.


Pesanku jaga kesehatan selalu teruslah tersenyum dan berbahagialah Tania.


Persahabatan kita akan selalu menjadi sebuah persaudaraan kuat untuk kita.


Jangan segan menelponku bila ada sesuatu terjadi padamu,aku akan minta bantuan Ayah ku untuk membantumu karena kamu sudah dianggap seperti putrinya.


******Salam dari sahabat mu**


Laura**** .


Bi Ranti segera menggenggam erat surat dari Laura.


"Persahabatan yang manis tapi sayang Sekali Laura,surat mu tak sampai ditangan Tania".senyum licik Bi Ranti tersungging di bibirnya.


Aku harus mencari cara agar Tania dan Arka tidak bisa berkomunikasi sama Laura untuk sementara waktu ini sampai acara Tania berjalan lancar.


"Aku harus menyita ponsel Arka dan Tania,kalau perlu membuang kontak dan kartu Tania.Aku harus cepat bertindak malam ini".Ranti bergegas menuju kamar Tania memastikan kalo Tania sudah tidur


Perlahan Bi Ranti membuka pintu kamar Tania.


dengan cepat Bi Ranti mendekati tempat tidur Tania.Dan yang diharapkan nya berjalan dengan mulus Tania tertidur dengan pulas.


Handphone Tania berada tepat disampingnya Bi Ranti mengambilnya dengan perlahan.


dengan cepat meninggalkan kamar menuju target kedua Arka.

__ADS_1


Aku Rasa Arka juga sudah tidur,Anak nakal itu tidak suka bergadang.Arka lupa mengunci kamarnya memudahkan Bi Ranti masuk dengan cepat memulai aksinya mengambil handphone anaknya.


"Yess,,Masalah beres.Aku tidak mau terjadi kekacauan besok,Aku bisa tidur nyenyak malam ini.sebelum Bi Ranti menuju kekamarnya dia terlebih dulu merobek surat Laura sampai tidak terbentuk lagi dan membuangnya ditempat sampah.


__ADS_2