Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.96


__ADS_3

...👿Di Apartemen Bobi...


Rosi masih terisak melihat keadaan suaminya,Bobi memukulnya sangat keras bisa saja dia kehilangan nyawanya.


"Rosi diam lah,kamu berisik sekali.bagaimana aku bisa mencari jalan keluar,kalau aku terus mendengar tangisanmu itu.Bobi mengacak-ngacak rambutnya kesal.


"Bobi dia sudah sangat lemah,liat kondisinya dan kita masih mengikat tangan dan kakinya.Rosi merasa kasihan pada suaminya,Tanpa Rosi sadari,dia sudah mulai mencintai suaminya.Tapi semua sudah terlambat dan nasi menjadi bubur tidak dapat lagi mengulang masa lalu.hanya penyesalan mendalam yang dia rasakan saat ini.


Bobi merengkuh wajah Rosi kasar.


"Hei, sejak kapan kamu menjadi selemah ini Rosi,Walau kamu menangis memohon lelaki dihadapanmu ini tidak akan pernah memaafkanmu.lalu Bobi menarik tangannya kasar.


Bobi segera mengumpulkan Bajunya dan memasukannya kedalam koper.Dia harus pergi sekarang sebelum semua terlambat.


"Bobi kamu mau pergi kemana,Bagaimana dengan ku,izinkan aku ikut denganmu, Rosi meraih kaki Bobi yang ingin melangkah pergi.


"Jangan mimpi Rosi,kamu hanya menyusahkan ku saja nanti.Lebih baik jaga lelaki itu sampai dia sadar atau menunggu


detik-detik kematiannya.Bobi tersenyum penuh ejekan


"kumohon baw aku,,,,Rosi tetap memohon agar Bobi berubah pikiran namun itu sia-sia.


Bobi mengambik Tas Rosi dan mengeluarkan kartu yang ada didalamnya.lalu membuang kasar tas Rosi.


"Jangan ambil kartu itu,aku juga butuh uang Bobi teriaknya.


"Aku tidak perduli,aku lebih membutuhkan ini.


Selamat tinggal sayangku,Berbahagialah dipenjara nanti.kalau ada waktu aku akan menjengukmu,hahhaahahaha Bobi tertawa keras


Bobi segera meninggalkan Rosi.

__ADS_1


huaaaaaaaaaaaaaa,Rosi menangis keras


"Aku juga harus segera pergi dari sini,Tapi sekarang aku tidak punya tujuan uangku juga dibawa Bobi,Aku bisa gila disini.Rosi merengkuh kantong suaminya dan mendapatkan dompet Rendi.


"Ini sebuah keberuntungan ku hahahahahaha, Rosi tertawa saat melihat isi dompet suaminya


"Selamat tinggal mas Rendi,aku tidak mau masuk penjara dan membusuk disana aku akan pake semua uangmu.Rosi dengan cepat meninggalkan apartemen Bobi.


Rosi berlari dengan kencang agar bisa pergi secepatnya.


"Brukkk dia menabrak seseorang dan Rosi terjatuh menyebabkan kakinya terkilir.Rosi meringis sakit


Saat dia melihat siapa yang ditabraknya.


"Bo,,,,bi,,, kenapa masih disini???Tanya Rosi bingung


"Cepat bangun kita cari jalan lain,polisi sudah mengepung kita.Bobi nampak Cemas


"Rosi ,,Kamu sangat merepotkan,Cepat berdiri aku bantu berjalan.


"Angkat tangan kalian!!!!!Seseorang berada dibelakang mereka menodongkan senjata tepat kearah mereka


Bobi melepas Rosi yang dia berlari untuk bisa meloloskan diri tanpa memikirkan resiko yang dia ambil sangat berbahaya.


"Duar,,,duar,,,!!!!! Bunyi tembakan terdengar sangat nyaring ditelinga,Peluru itu bersarang tepat dikaki Bobi.


"Bobi,,!!!!!!!!!!!!!!! teriak Rosi panjang melihat seseorang yang pernah dia cintai harus tertembak.


Suasana terasa mengerikan para penghuni apartemen lain hanya bisa berdiam diri tidak ada yang berani keluar mendengar tembakan.


Beberapa polisi datang dan langsung memborgol Rosi dan Bobi.

__ADS_1


"Periksa apartemennya,perintah salah satu pimpinan polisi


"Siap komandan,,


Dengan terpincang-pincang Bobi berjalan begitu pula Rosi kaki nya yang terkilir semakin terasa sakit.


"Haruskah nasibku berakhir seperti ini,Bathin Rosi


Kakek Royan,Sarko,Gibran dan Dirga sudah menunggu dibawah.


Rosi hanya tertunduk tanpa berani melihat wajah Kakek Royan.Berbeda dengan Bobi melihatkan senyum kekuatannya dan rasa percaya dirinya yang tinggi.


"Apa kabar Tuan besar,Kuharap kamu akan baik-baik saja setelah tau apa yang terjadi pada anakmu,hahahahahahahahaha.


"Masih bisa Tertawa Bobi,kenapa peluru itu hanya mengenai kaki mu,Saya bisa saja memerintahkan untuk menembus langsung jantungmu.geram kakek


Beberapa petugas mengeluarkan tubuh Rendi dari apartemen Bobi yang masih belum sadarkan diri.


"Rosi!!!!Kamu memang wanita 👿 suami mu sendiri juga harus menjadi korban mu,,,kakek Royan mendekati Rendi.


"Sarko cepat siapkan Mobil,bawa Rendi kerumah sakit terdekat.


"Baik Tuan besar,,Sarko langsung membantu petugas memasukan Rendi kedalam mobil.


"Gibran ikut sama Sarko bawa Rendi kerumah sakit "Cahaya Bintang"tempat Tania dirawat.


"iya siap kek,ucap Gibran


"Tuan Mahardika dan Dirga bisa ikut kami kekantor polisi untuk beberapa laporan sementara tersangka kami bawa dulu untuk pengobatan".


Kakek hanya mengangguk setuju.

__ADS_1


Kakek dan Dirga segera masuk mobil dan langsung menuju kekantor polisi.


__ADS_2