Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab 190


__ADS_3

Author sudah pilih nama Baby twin Nya Zio dan Zia ya terima kasih yang sudah berpastisipasi untuk memberi nama Baby twin 😍🤗🤗🤗


Masih dirumah sakit,,


Dua Baby Twin udah ganteng dan cantik siap untuk diberikan ASI pertama mereka,suster sangat gemas dan mencium pipi Sikembar yang belum diberi nama itu.


"Ah,,,jadi ingin punya Baby Twin"celetuk Suster yang memakaikan baju untuk di ganteng


"Gimana mau punya baby,Nikah aja belom"Balas suster yang lain ia juga sibuk memakaikan baju untuk si cantik


"Hehehehehe rencana kalo udah nikah sih"Suster itu pun Segera menggendong si ganteng"oke Baby kalian sudah pasti laper ya,,let's go cari momi minta cucu"ucap Suster bernama Lani itu bersemangat dia memang sangat menyukai anak-anak apalagi saat baru lahir begini sangat menggemaskan baginya.


Tania sudah siap dengan kehadiran Baby Twin nya,penantian selama 9 bulan terbayar sudah.


Suster langsung saja membawa Baby twin ke Tania dan membantu Tania untuk menyusui anaknya.


Siganteng nampak sangat haus sekali,sedangkan icantik terlihat santai menikmati.

__ADS_1


Laura tak sabar ingin menggendong Baby twin begitu juga bunda Bella jadi mereka terus saja memandangi Baby twin yang sedang asik meminum Asi ibunya.


"Siapa nama mereka"Tanya Laura


"Zio dan Zia"Jawab Tania ini pemberian dari Aunty online


"Nanti boleh aku juga ikut memberinya nama ya"Antusias Laura


"Zain mau liat Dede bayi"Zain meminta Papanya menggendongnya dan mendekatkan dirinya pada Mamanya.


Varo pun membawa Zain pada Tania,"mau Cium Dede bayi"pinta Zain


Tania pun akhirnya selesai menyusui Baby twin nya Zio masih terus nempel dan Zia udah bobo anteng lagi.suster memindahkan Zia didalam box bayi yang sudah tersedia diruangan Tania.


"Zio udah donk Mimi nya,,,Aunty Laura mau gendong bentar"Bujuk Laura seakan Zio mengerti maksud Laura akhirnya melepas Mimi dari mulut mungilnya.Bunda Bella masih asik memandangi Zia yang terlelap tidur.


"Sus,,,boleh Gendong ya"pinta Laura pada suster yang sudah ingin mengambil Zio dari Ibunya.

__ADS_1


Suster Lani pun mengangguk dan memberikan Zio pada Laura."Anak ganteng Aunty,ayo kita liat my princes juga ya"Laura membawa Zio mendekati saudara kembarnya Zia yang sudah terlelap bersama mimpi indahnya.


"Aunty,,Zain mau Gending juga"Zain memanggil Laura


"Ulu,,,ulu,,,,Tunggu adikmu besar ya sayang,ini masih sangat kecil sekali Zain belum boleh menggendongnya".


"Kalo Tium Boleh"Tanya Zain lagi


"Boleh,sini dekat Aunty"Laura duduk di sofa dan Zain meminta Papa nya menurunkannya dari gendongan.


"Cup,,cup,,,adik cepat gede ya biar bisa main bola sama Abang Zain".ucap Zain membuat semua orang diruangan tersenyum bahagia terlihat sekali Zain sangan menyayangi adiknya.


"Kapan adik yang itu boleh Zain Tium"Zain menunjuk Zia didalam box bayi.


"Tunggu adik Zia bangun ya sayang Bunda Bella juga tak sabar menggendongnya".namun tak ada tanda Zia membuka matanya tak seperti Zio yang masih melek.


"Bunda mau gendong Zio"Laura memberi kan Zio pada Bella.

__ADS_1


Perlahan bunda meletakkan ditangannya"Hallo prince Zio,Liat Zio jadi ingat Zain masih bayi"bunda Bella mengelus pipi Zio Lembut."Rumah akan rame lagi dengan tangisan Bayi bunda rindu sekali suasana itu".


Varo hanya memandangi semua keluarganya yang sedang berbahagia,walau ia juga sangat ingin menggendong Baby Twinnya,namun ia memilih membiarkan Bunda Bella dan sahabat istrinya dulu.


__ADS_2