
Lanjut kisah Tama dan Zia ya masih dalam tahap review ya🌼🌼🌼
sepenggal cerita
"Jangan berani melukainya!!!!!!"Teriak Tama saat melihat Zia sudah diikat dengan tali dan seorang wanita dengan cambuk ditangannya.
"Ada pahlawan rupanya,berani sekali kamu datang seorang diri.mau cari mati!!!!"Teriak wanita itu ia sangat marah saat kegiatan senang-senangnya menyiksa Zia harus terganggu.
__ADS_1
"Tangkap dia"wanita itu memberi perintah pada anak buahnya.
Tama yang sudah menguasai bela diri pun tak tinggal diam walau sangat kecil kemungkinan ia menang karena lawannya lebih dari sepuluh orang.
"Tama,,,,"Lirih Zia melihat Tama tersungkur penuh darah,tenaga Zia juga sudah semakin melemah
"Hah!!!!!dasar bocah ingusan,apa dia kekasihmu".
"Papa,mama,Bang Zain,Kak Zio tolong Zia"Zia hampir kehilangan kesadarannya
__ADS_1
"Jangan sebut keluarga mu itu,aku membencinya seumur hidupku"Wanita itu semakin hilang kendali
Dengan sisa tenaga Tama berlari melindungi Zia dan memeluk erat tubuh Zia agar siksaan yang Wanita gila itu lakukan hanya mengenai tubuhnya.
"Kalian harus mati ditanganku"Wanita itu bersiap memukulkan balok yang sudah ia persiapkan.
"Dorrrrrrrr"tembakan mengenai wanita itu
"Selamat kan adikku"Teriak Zio
__ADS_1
Minta dukungan ya para reader kuh🤗