
Sarko menyerahkan tas berisi uang itu kepada Tuannya.
Kakek mengambil dan meletakkan tas berisi uang itu.
"Didalam tas ini ada 1 milyar ambil semua,dan pergi angkat kaki kalian dari sini dan jangan pernah berurusan lagi sama keluarga ini".
Ranti mendengar Uang 1 milyar merasa terkejut sekali.
"Kenapa diberikan semua kepada rentenir busuk ini kan sisanya bisa buat kami,ucap bathin Ranti.
"Utang kami tak sebanyak itu Rentenir ini menipu kami dengan beban bunganya.
"Tak banyak kamu bilang!!!!
"Sudah cepat ambil uang itu,pergi dari sini!!!suara Kakek mulai meninggi
Tanpa pikir panjang Bos Rentenir dan anak buahnya segera mengambil langkah seribu buat pergi dari Toko paman Luhan.
dengan senyum kemenangan.
"Bos apa hubungan Kakek Tua itu dengan pak Luhan,sehingga mau membayarkan utangnya itu.Salah satu anak buahnya bertanya.
"Aku tak tau apa hubungan mereka,aku tidak peduli terserah saja.Aku malas berurusan pada keluarga itu lagi.
"Hahahahah kita untung besar,tunggu bonus kalian dariku".
"Oke ,terima kasih bos mereka pergi dengan gembira.
Sementara di Toko paman Luhan dan bibi Ranti mereka masih tidak percaya apa yang terjadi barusan.
"Silahkan duduk Tuan Royan Mahardika,Saya seperti mimpi saja tidak mengira orang sepenting anda mampir ditoko saya.dan lebih mengagetkan lagi anda membantu saya dari rentenir itu.
Kakek mengambil kursi dan segera duduk dia merasa lelah berdiri dari tadi ,kesehatan agak sedikit terganggu beberapa tahun ini.
"Tidak usah sungkan,saya kesini hanya mau membuat kesepakatan dengan kalian",kakek menjelaskan maksud kedatangannya.
__ADS_1
"Kesepakatan apa ya?Bi Ranti mulai bertanya-tanya
"Apa hutang kami jadi berpindah ke tuan seperti itu ya???Ranti masih melanjutkan pertanyaannya.
Kakek hanya tertawa melihat pertanyaan bi Ranti
"Saya membatu kalian,karena memang saya mempunyai tujuan tertentu.lalu mengeluarkan cek menulis angka 2 milyar dan memberikan itu pada paman Luhan
Melihat angka di cek itu mata Bi Rianti melotot hampir saja mengeluarkan bola matanya.
Kakek yang melihat Reaksi Bi Ranti pun berucap
"Apa masih kurang ????
"Uang sebanyak ini buat apa Tuan,kami masih punya hutang tadi rasanya kami tidak akan sanggup bayar kalo menambah hutang lagi.Paman Luhan sedikit bingung dengan tindakan Kakek.
Kakek sekali lagi tersenyum
"Uang ini Saya berikan buat kalian bukan hutang tapi saya meminta Putrimu Tania bisa menikah dengan cucu saya,kakek menjelaskan langsung.
kakek bertanya lagi melihat kebingungan dua orang didepannya saat ini.
"Tuan Royan mengenal Tania?Paman Luhan bertanya lagi
Kakek hanya mengangguk ,
"Dia bukan putri kami hanya keponakan dari suami saya,Ranti sedikit protes karena kakek menyebut nya putri mereka.
"Saya sudah tau semua tentang Tania dan keluarganya udah saya selidiki tak ada terlewat sedikitpun, mungkin saya datang disaat yang tepat hari ini.
"Ehhhh Tapi Tuan,,,,Paman baru saja ingin berkata lagi tapi Bi Ranti mencegahnya dengan sedikit sentuhan tangannya
"Baik lah Tuan Royan,Kami menyetujuinya.Bi Ranti berpikir dia harus cepat mengambil keputusan cepat supaya cek 2 milyar itu tidak ditarik lagi oleh yang punya.senyim liciknya terpancar sempurna
"Wanita rubah ini!!!!! bathin kakek
__ADS_1
"Kenapa memilih Tania?Paman Luhan masih penasaran
"Kalian tidak perlu tau apa tujuan ku memilih Tania,sekarang tugas kalian hanya meyakinkan dia agar mau menikah".Perintah kakek
Paman Luhan tidak bertanya lagi
"Aku tunggu kabar kalian Minggu depan,Acara nya hanya untuk keluarga saja tanpa mengundang orang banyak.pesan kakek lagi
"Baik tuan Royan ,kami akan memberitahu Tania,terima kasih atas bantuan hari ini.ucap bibi Ranti.
"Tolong kasih saya nomor hp kalian
Paman Luhan memberi kan kartu nama miliknya,dan kakek juga mengeluarkan kartu namanya.
"Uang yang saya beri kan silahkan beli baju buat Tania dihari pernikanhannya,cucu saya nanti saya persiapkan sendiri.
"Kalian sudah mengerti,saya masih ada kesibukan lain,saya pergi dulu.Paman Luhan segera berdiri dan menjabat tangan kakek.
"Ayo Sarko kita segera menjemput Cucu ku dibandara hari ini dia datang dari Luar negeri."Kakek pun berlalu pergi dengan mobilnya.
Setelah kepergian Kakek,
"Mas cubit tangan Ku,Apa aku sedang bermimpi.Bu Ranti mengulurkan tanganya pada suaminya.
Paman pun mengikuti perintah istrinya lalu mencubitnya.
"Awwwww sakit sekali,Protes nya hahahahahaha ini bukan mimpi
"Mas kita kaya,Ranti meloncat-loncat kegirangan
Paman Luhan hanya mendengus kan nafasnya tidak senang.
"Oia mas jangan memberitahu Tania awal dulu ya,nanti dia bisa saja berniat kabur dengan bantuan Laura teman nya itu.karena Tania belum siap menikah apalagi kalo bukan mau kuliah dulu,ucap Bi Ranti kesal.
"Terserah kamu aja Bu,Paman Luhan berlalu kedalam tokonya berencana mau tutup cepat hari ini.
__ADS_1