
Tania yang sudah menyusul suaminya Varo.melihat suaminya sedang berdiam diri dikamar.
"Varo,,,,Menyentuh tangan suaminya lembut
"Boleh kita berbicara sebentar,ada yang ingin aku tanyakan padamu
Varo menatap wajah istrinya dan melihat sisa air mata di mata Tania.
"Apa mama menyakitimu??Tanya Varo dan menghapus air mata istrinya.
Tania menggelengkan kepalanya
"Aku sedikit kaget saat melihat dirimu membentak mama Rosi tadi,kamu sedang ada masalah ceritakan padaku,Tania menggenggam tangan suaminya berusaha memberi rasa nyaman.
Tania tidak ingin menceritakan apa yang mama Rosi lakukan tadi padanya,karena Tania tidak mau memperburuk hubungan mama dan Varo.
Varo memeluk istrinya lembut
"ingin sekali menceritakan semuanya,tapi aku belum siap Tania,lirih bathin varo.
Melihat suaminya diam tidak merespon Tania pun tidak bertanya lagi,memilih membalas pelukannya erat.
Didalam kamar Rosi sedang sibuk menghubungi seseorang
📞
__ADS_1
"Hallo nyonya besar,ada apa menghubungiku lagi.Sapa seseorang dari ujung telpon dan suaranya terdengar malas
"Setiap aku menghubungi mu pasti ada tugas lagi buatmu.Rosi bertata sinis
"Apa tugas ku membunuh lagi nyonya besar,siapa lagi target mu kali ini hahahahaha,terdengar suara tertawa diujung sana
"Bobi berhenti tertawa,aku tidak menyuruhmu melenyapkan seseorang kali ini,melainkan cari seseorang untukku".
"Itu perkara mudah nyonya,jawab Bobi sombong
"Berapa bayaran yang nyonya besar berikan.
"Karena kau bilang perkara mudah,aku tidak perlu membayar mahal pekerjaanmu,ucap Rosi santai
"Nyonya sedang bermain-main dengan saya,Bobi menyeringai
Tapi aku butuh bantuan mu sayang,Jawab Rosi manja
"Aku tahu saat kamu memanggil ku sayang,itu adalah rayuanmu yang paling membosankan bagiku,aku sudah tidak tertarik padamu Rosi!!!!Bobi terbawa emosi
Bobi dan Rosi adalah sepasang kekasih yang saling mencintai,tapi karena Rosi tergila-gila akan harta memilih menikahi Rendi.
Walau sudah menikah mereka tetap menjalin hubungan kasih dibelakang Rendi.
Dan agar Bobi selalu dekat dengannya dia menyuruh Bobi untuk penyamaran itu.
__ADS_1
"Sayang aku mohon,aku tidak mau tertangkap secepat ini,aku belum menerima warisan dari papa mertuaku,entah apa alasan orang tua menyebalkan itu menunda nya,sedangkan varo anakku sudah dewasa.gumam Rosi
Huhhhhhh Dengus Bobi,karena saat ini dia membutuhkan uang dengan terpaksa
menyetujui permintaan Rosi.
"Baiklah aku setuju,ingat saat pembagian warisan itu tiba jangan lupa membagiku.apa tugasku sekarang?"
"Cari gadis bernama viona dia mantan kekasih anakku,cepat temukan dia secepatnya".
"Oke,,akan ku cari gadis itu".
Bobi pun menutup panggilan Telponnya.
"Heiiiii aku belum selesai berbicara,Rosi merasa kesal
Rosi mulai terbawa emosi,
Haruskah semua yang dia lakukan bertahun-tahun sia-sia,ucapan varo ditelinganya membuat dia tidak bisa bernafas lega dan selalu terbawa mimpi.
"Dia anakku tidak mungkin akan membongkar kejahatan orang tua nya sendiri kan,Rosi mencoba meyakinkan diri nya
"Sebaiknya aku bisa menyingkirkan beberapa orang dulu walau tertangkap setidaknya aku sudah merasa puas diri".Rosi berusaha memikirkan cara yang harus dia gunakan untuk rencana busuk nya kedepan.
"Hehehe Tania bersiaplah untuk giliran mu,aku tidak yakin kamu bisa selamat kali ini,aku harus bisa menyingkirkan mu sekarang dengan tangan ini,Rosi mengangkat telapak tangannya
__ADS_1
" Hahahahahahahahahaha "