Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.67


__ADS_3

Mereka menghabiskan waktu Dua Minggu untuk bolak balik kerumah sakit dan akhirnya ada berita baik bahwa Gibran sudah mulai pulih dan dia sudah merasa sangat bosan harus dirawat dirumah sakit.


"Kakek bisakah aku keluar hari ini,dia memohon pada kakek Royan


"Apa kamu sudah merasa sehat,kakek menanyakan untuk meyakinkan.


"Aku sudah sehat kakek.jawab Gibran mantap


"Baiklah ,aku akan menyuruh dokter untuk memeriksa mu kembali apakah kamu sudah boleh pulang.Kakek sudah menganggap Gibran seperti cucunya sendiri.


Semenjak Gibran sadar varo merasa masih sangat ragu untuk menjenguknya dan memilih hanya berdiam diri di hotel bersama Tania.


Walau Tania sudah berusaha mengajaknya untuk pergi menjenguk sahabatnya itu.


"Dia itu sahabat terbaikmu Varo,,Tania merasa sangat putus asa meyakinkan suaminya agar hatinya sedikit terbuka.


"Kenapa kamu sangat perduli padanya Tania,aku tidak menyukai itu,varo terlihat cemburu


"Aku berhutang nyawa padanya"jawab Tania tegas


"Setidaknya aku harus mengucapkan terima kasih padanya,Tania mencoba memberi pengertian pada suaminya.

__ADS_1


Varo terdiam sesaat apa yang dikatakan istri nya adalah fakta yang tidak bisa dia pungkiri.


"Bisa beri aku waktu,ada nada memohon pada ucapan Varo


Tania pun tidak bisa memaksa lagi saat melihat ekspresi suaminya saat ini.Dia mengerti situsi Varo.


Saat Tania mendengar penjelasan kakek dirumah sakit bahwa ada alasan yang dia belum ketahui kenapa Gibran melakukannya,membuat Tania bertekad untuk menyatukan persahabatan mereka kembali.


Tania menatap suaminya lekat lalu memeluknya dengan erat


"Maaf bila aku terkesan memaksa hari ini,Tapi aku yakin Gibran memang orang baik varo.kamu dengar sendiri apa yang diberitahukan kakek pada kita dia punya alasannya".Tania bermaksud melepaskan pelukannya tapi tangan Varo segera merapatkan lagi mulai mencium setiap inci tubuh istrinya.


"Aku selalu terhipnotis dengan aroma tubuhmu yang harum sayang"Bisik varo membuat bulu kuduk Tania berdiri.


"Aku masih mau mengulang yang tadi malam sayang,bisik nya ditelinga Tania.dan mulai dengan sentuhan lembut.


Tania sangat suka dengan perlakuan suaminya yang selalu memperlakukannya dengan lembut tapi penuh dengan kepuasan .


Varo mulai dari bibir istrinya dan memainkan area lain dengan tangannya.


Desahan Tania membuat varo juga semangkin ingin segera membobol benteng Tania.

__ADS_1


Varo dengan cepat mengangkat Tania membuka baju istrinya perlahan dan langsung melahap dengan rakus setiap inci tubuh istrinya tidak ada yang terlewat dan Pertarungan panas mereka seperti tadi malam terulang lagi pagi ini.


Setelah selesai dengan permainan mereka Tania dan Varo segera membersihkan tubuhnya dikamar mandi.


"Aku harus mandi lagi,gara-gara kamu varo.tuduh Tania


"Eitsss aku juga harus mandi lagi gara-gara kamu sayang balas varo tidak mau kalah.


Mereka pun tertawa bersama dan mandi dengan saling menyabuni satu sama lain.


Selesai mandi Tania berjalan duluan ke arah luar menyiapkan baju yang akan dipakai suaminya.


Varo mengeringkan rambutnya yang basah dan mendekati Tania.


"Kenapa belum memakai baju sayang,apa mau mengulang permainan kita tadi,varo menggoda istrinya.


Mata Tania membulat sempurna dan bibirnya mengerucut.


Varo melihatnya gemas dan memainkan pipi Tania dan berulang- ulang mencium wajahnya.


"Varo hentikan,handuk ku hampir saja melorot.Tania merapatkan lagi handuk yang hampir terbuka akibat ulah suaminya

__ADS_1


"Biarin melorot aku suka"ucap varo semangat


__ADS_2