Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.78


__ADS_3

Keesokan harinya Varo tiba dimeja makan untuk sarapan bersama keluarga besarnya.


Melihat kedatangan Varo


Gibran memilih menghindar saat ingin bergabung bersama karena dia menjaga perasaan sahabatnya agar makan keluarga tidak merasa terganggu.


"Syukur varo belum melihat ku,lirih Gibran memilih masuk kembali kekamarnya.


Varo melihat semua semua yang duduk


"Baguslah Gibran tidak ikut sarapan bersama,sangat malas sekali harus bersama dengan dia.bikin bad mood naik kalo harus bekerja bersamanya".


"Varo sini duduk dekat mama,mama sangat merindukan mu sayang,selama menikah sudah jarang sekali ngobrol bersamamu.


ucap Rosi tanpa memikirkan perasaan Tania.


"Mba Rosi,jelas jarang lah kan Mereka baru habis bulan madu".


"Soalnya tadi malam aku mau berbicara padanya tapi buru-buru masuk kekamar bersama istrinya.padahal ada hal penting yang harus mama sampaikan.


Varo tidak menanggapi omongan mamanya hatinya sangat dongkol dan memilih bermuka datar dan dingin.


"Varo kok diam aja,mama sedang berbicara padamu,apa ini sikap kamu berubah pada mama setelah menikah dengan Tania!!!!Rosi sengaja menyinggung menantunya.


Mendengar istrinya di hina varo tidak bisa menahannya lagi.


"Jangan menyalahkan Tania ma,harusnya mama yang sadar diri udah mendidik varo dengan benar atau tidak!!!varo berteria lantang


Tania dan Bella kaget.untung saja kakek,Rendi dan Denian sudah keluar dengan sarko karena ada urusan mendadak pergi pagi.

__ADS_1


"Va,,,,Ro,,,,desis Rosi


"Kamu tidak pernah membentak mama sebelumnya,apa yang terjadi padamu nak???Rosi menangis ada rasa sakit dihatinya


"Tania kamu benar-benar harus kusingkirkan,kamu sudah merubah anakku bathin Rosi.


"aaaaaaakkkk,varo sangat kesal ingin sekali ia berkata jujur saat ini.


Memilih mendekati mamanya,Rosi menyangka varo akan meminta maaf padanya tapi dugaan nya salah besar


"mama dapat salam dari Tante Rosalinda,bisik varo lembut tapi menusuk tepat dijantung Rosi


Belum sempat Rosi menjawab varo berlalu pergi meninggalkan meja makan semua yang ada dimeja hanya terdiam mematung.


"Apa Varo mengetahui sesuatu tentang bibinya,Apa Rosalinda memberitahunya.akh sial sekali aku!!!!!!Rosi terus bergumam


Apa ucapan mama Rosi bener setelah menikahiku varo berubah,Tania merasa bersalah apa karena dirinya mengingat belakangan ini banyak sekali masalah yang muncul dan menyangkut dirinya.


"Aku tetap menyalahkan kamu Tania,apa yang kamu lakukan pada anakku,kamu mencuci otaknya setelah berbulan madu kan,bentar Rosi pada Tania


"Tania juga tidak tau ma,,Airmata ya sudah mengalir deras


"Air mata palsu!!!!!!kamu tidak menyukaiku kan Tania dan kamu berusaha mencari cara agar Varo melawanku dan lebih membela mu.Rosi tampak emosi dia tidak terima kalau varo lebih memilih istrinya dari pada dia mamanya.sekarang ini pikiran Rosi sangat kacau dengar ucapan varo dan melampiaskan semua nya pada Tania


"Mba Rosi cukup!!!!!,Tania tidak pernah membawa dampak buruk bagi varo,aku pastikan itu.Bella mulai terbawa emosi melihat Rosi selalu memojokkan dan menyalahkan Tania.


"Huhhhh kamu tau apa tentang gadis ini Bel,,kamu baru saja mengenalnya,dibalik kepolosan wajahnya aku yakin dia mengincar harta anakku,apa kamu tidak melihat betapa mata duitan keluarganya itu,rela menjual keponakannya demi uang,heh Rosi tersenyum merendah kan Tania.


Tania semakin terisak hatinya sangat sakit saat ini.

__ADS_1


"Aku memang baru mengenalnya,tapi didasar hatiku menyakini dia adalah gadis baik,dan Varo juga menyadari akan hal itu,Sekarang disini aku bisa membedakan mana orang munafik mana orang yang tulus"Bella memberi penekanan pada ucapannya.


"Tania pergilah ke kamarmu dan datangi suami mu,perintah Bella


Tania pun mengangguk dan ingin berlalu pergi.


"Heiiiii aku belum selesai berbicara!!!!!teriak Rosi


"Aku rasa sudah cukup mba Rosi,Kita semua sampai tidak jadi sarapan gara-gara mba.Bella juga tersulut emosi


"Kenapa nyalahin mba,kamu tidak pernah tau rasanya gimana saat anak yang kita lahirkan membentak mamanya,Sinis Rosi


"Ohh iya aku lupa kamu tidak pernah punya anak bahkan tidak bisa punya anak.ucapan Rosi menusuk hati Bella


"Mba Rosi kejam,,,,Bella mengeluarkan air matanya


"Aku memang tidak pernah melahirkan seorang anak tapi aku lebih berhak menjadi ibu dari pada mba yang tidak pernah memberi kasih sayang pada varo dari kecil hingga dewasa,aku,mas Denian dan papa yang selalu memberinya cinta yang besar".Bella mengepalkan tangannya kenapa Rosi mengungkit masa lalu yang udah perlahan dia terima dengan ikhlas dan bangkit dari keterpurukannya.


Rosi merasa terpojok juga saat ini karena yang dikatakan Bella tidak salah


"Percuma berdebat sama kamu,aku akan pergi lebih baik aku berbelanja dari pada harus meladeni mu.


"Terserah mba Rosi,Tapi ingat satu hal mba jangan terus menyakiti dan menyalahkanTania karena aku yang akan maju yang paling depan membelanya".ancam Bella


"Dasar adik ipar menyebalkan!!!! gumamnya dan segera meninggalkan Bella yang masih terlihat emosi.


Gibran yang hanya mendengar kan pertengkaran mereka merasa iba melihat Tania dan Tante Bella bersedih.


Tapi apa yang dia bisa lakukan saat ini,hanya bisa melihat bagaimanapun dia tetap orang lain dikeluarga ini,dan tidak bisa ikut campur atas pertengkaran mereka.

__ADS_1


__ADS_2