
"Untuk beberapa hari Nyonya Kinara akan menjalani perawatan,kondisinya belum stabil"Kata dokter yang juga sudah keluar dari ruang perawatan.
Kinara sudah dipindahkan keruang perawatan.Zain dan Tania segera menyusul Kinara.Varo,Zia dan Zio lebih dulu balik kerumah untuk mengganti pakaian resmi yang sekarang sedang mereka pakai dan menyiapkan beberapa keperluan Kinara.
Bunda Bella yang sempat syok saat mendengar kabar tentang Ara,sekarang malah berloncat-loncat ria membuat suaminya yang baru saja pulang dari bekerja kebingungan.
"Mas Danian udah pulang kapan"Bella menyadari suaminya yang berdiri menatapnya heran tak biasanya Bella seperti ini.
"Udah dari tadi saat kamu asik bermain lompat-lompat".
"Hahahaha Mas aku tuh lagi bahagia,Akan ada suara tangis bayi lagi dirumah kita,udah lama rasanya gak mendengar nya".
Setelah kelahiran bayi kembar Zio dan Zia.Tania tak bisa hamil lagi sempat hamil namun keguguran dan Sampai sekarang Tania tak pernah mengandung lagi.
"Siapa yang hamil Bell"Tanya Denian
"Kinara hamil Mas,,sekarang ia dirumah sakit,tadi sempat pingsan tapi sekarang keadaannya sudah stabil".
"Ini kabar yang menggembirakan Sayang,Kapan kita menjenguknya,Mas gak sabar ingin mengucapkan selamat pada Zain dan Kinara"
"Besok aja Mas,Hari ini Kinara perlu istirahat total,biar saja dia tenang dulu".Bella mengerti keadaan Kinara sekarang.
"Apa Mas Rendi sudah tau"
__ADS_1
"tau apa"Rendi tiba-tiba sudah muncul
"Kebetulan Mas Rendi sudah pulang"
"kalian membicarakan Apa?"Tanya Rendi penasaran
"Sebentar lagi kita mau punya cicit Mas Rendi"kara Bella dengan penuh gembira.
Alira yang ingin menghampiri suaminya yang baru pulang bekerja pun bertanya-tanya apa maksud dari Bella.
"Kinara hamil Al"Rendi memberi tahu istrinya
"Wah Mas Rendi udah tau ya"Seru Bella
"Aku senang Mas mendengarnya,dimana Kinara sekarang"Tanya Alira tak melihat kehadiran sang cucu menantunya.
"Kinara dirumah sakit,masih dalam masa pemulihan ia sempat pingsan Al".kata Bella sedih
"Semoga Kinara cepat sembuh ya mba Bella".
"Aamiin"Sahut mereka bersamaan dan ketukan pintu membuat semua menoleh secara bersamaan pula.
Varo dan kedua anaknya sudah tiba dirumah.
__ADS_1
"Kakek,,nenek,,Oma,,opa"Zia menghampiri langsung para orang tersayang nya itu.
"Sayang gimana acara perpisahan mu"Bella mengusap rambut Zia yang sedang memeluknya erat.
"Berjalan Lancar Oma,Tapi kak Ara Drop Oma saat pulang dari acara Zia"ucap Zia merasa sedih
"Iya Oma sudah tau,gimana kabar kak Ara mu sekarang"
"Sudah masuk didalam ruang perawatan Oma,kak Ara harus rawat inap beberapa hari sampai kondisinya sudah stabil".
"Zia ganti baju dulu sana,nanti siapkan pakaian buat Kak Ara sekalian untuk Abang Zainmu".Varo memberi perintah pada putrinya
"Siap papa"Zia segera menuju kamarnya untuk membersihkan diri badannya terasa gerah seharian ini lalu nanti ia akan menyiapkan baju ganti buat Kak Ara dan Bang Zainnya.
"Tania tak ikut pulang bersama kalian???"Bella tak melihat kehadiran Tania.
"Mama masih menemani kak Ara dan bang Zain Oma".Jawab Zio
"Apa sudah memberitahu Toni Ayah Kinara tentang kondisi putrinya".Tanya Rendi pada Anaknya
"Tadi Zain yang akan memberitahunya pa,,"
"Nanti kalau kamu kembali lagi kerumah sakit papa ikut".
__ADS_1
Varo pun mengangguk setuju dan berpamitan pada semua keluarganya untuk menuju kamarnya,ia juga akan menyiapakan baju untuk istrinya.