Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab 207 (Ctb)


__ADS_3

"Ra jam berapa pergi kepanti"Tanya Toni pada Putrinya yang sedang menyisir rambutnya perlahan.


"Bentar lagi Yah,nunggu Vina jemput".


"Ayah sudah mau pergi bekerja"Ara balik bertanya.


"Ayah Nunggu Ara Berangkat dulu,baru Ayah juga pergi bekerja"


"Ayah jangan Terlalu capek ya,ingat kondisi kesehatan Ayah"Lirih Ara


"Iya,,makasih udah ngawatiran Ayah"pak Toni mengusap rambut Ara lembut.


"Sekarang ini hanya Ayah yang Ara punya didunia ini,Ara takut Ayah juga pergi ninggalin Ara seperti Ibu"Kinara pun tak dapat menahan air mata nya


"Putri Ayah yang cantik,jangan nangis.Ayah janji akan jaga kesehatan dan gak buat Ara khawatir ya"Toni mencoba menghibur putrinya Ia tau apa yang sedang Ara rasakan sekarang.


"Semoga ada Lelaki baik yang bisa menerima keadaan Ara,Yang bisa menggantikan aku untuk menjaga nya saat aku tak ada lagi didunia ini"Bathin Toni,sesak terasa didadanya mengingat penyakit kanker yang terus menggerogoti tubuhnya dan entah sampai kapan ia bisa bertahan dengan kondisinya sekarang belakang ini Toni selalu memuntah darah segar.tak pernah lagi ia memeriksakan kondisi kesehatannya karena keterbatasan biaya.


"Janji ya Yah"Ara mengangkat kelingkingnya

__ADS_1


"Iya Ayah Janji"Toni pun mengaitkan kelingkinya pada Ara tanda ia berjanji pada putrinya walau Toni tak yakin akan janjinya,dan senyum mengembang di bibir Ara membuat hati Toni Semakin hancur.


"Maafkan Ayah Ra,,belum bisa membahagiakan mu sampai saat ini"Toni merasa sakit melihat senyum keikhlasan diwajah putrinya.


"Kak Ara,,,,,"Terdengar Vina memanggil dari depan


"Nah Vina sudah menjemputmu,Ayah antar sampai pintu depan ya"Toni membantu menuntun Ara.


"Om Titip jagain Ara ya Vina"pesan Toni sebelum Ara dan Vina mau pergi


"Iya Om tenang aja,,Vina akan siap siaga menjaga kak Ara".kata Vina antusias


"Sama-sama Om"Vina memperhatikan sekilas wajah Toni yang terlihat pucat.


Dan Vina memilih menanyakannya nanti,karena Kak Fikri dan Mami nya udah menunggu mereka berdua didalam mobil.


"Hai Ra,,,,,Gimana kabarmu hari ini"Sapa Fikri pada Kinara yang sudah memasuki mobil.Kinara semakin terlihat cantik dimata Fikri yang sejak dulu menyukai Kinara namun cintanya tak berbalas.


"Kabar Ara baik Kak"Tatapan Ara ke arah Bu Dijah karena ia tak tau pasti dimana Fikri.

__ADS_1


"Ayo pergi sekarang,Kita sudah ditunggu Bu Tania,ini beliau baru ngasih kabar mereka sudah tiba disana".


"Yok Kak Fikri,,Go Vina udah gak sabar ketemu Kak Zio".Celoteh Vina yang sangat suka melihat ketampanan Zio.


"Eh jangan kecentilan Vin"Protes Fikri melihat adiknya.


"Biarin,Kak Zio itu ganteng,kaya lagi.siapa tau jodoh Vina"


"Mami Vina sepertinya masih mimpi bangunin tuh,kalo diliat lagi Masih gantengan Kak Fikri kok"


"Kepedean,bleeee"Vina menjulurkan lidah kearah spion mobil depan yang masih terlihat olek kakaknya itu.


"Kualat Vin sama Kakak,lagian masih bocah udah mulai cinta-cintaan,sekolah yang bener".nasihat Fikri buat adiknya.


"yeeee,,,,dari pada kakak udah tua juga masih aja betah jomblo"kata Vina tak mau kalah


"Nih anak ya,,"desis Fikri Ingin sekali Fikri menjitak kepala adiknya itu yang menjatuhkan harga dirinya didepan Kinara.


Kinara hanya tersenyum simpul dan Bu Dijah hanya geleng-geleng kepala dengan tingkah kedua anaknya itu.

__ADS_1


__ADS_2