
Rosi memegang sebuah bingkai foto yang didalamnya ada foto keluarganya.
"Ayah kenapa saat itu tidak mencari dan menjemputku,apa segitu kecewanya dirimu padaku,dan aku juga begitu egois tidak meminta maaf padamu.Lirih Rosi
"Tapi aku tidak bisa mundur lagi Ayah,ibu ini sudah terlanjur aku jalani dan menjadi kebiasaan ku,aku harus melenyapkan seseorang lagi.Rosi menyeringai
Lamunan Rosi terhenti ketika ponselnya berdering
"Bobi"Bacanya dilayar ponselnya
📞
"Iya ada apa ?????
"Galak sekali nyonya besar,Bobi tertawa
"Masih bisa bercanda dan tertawa kamu sekarang,,ucap Rosi dengan nada marah.
"Maaf sayang,ucap Bobi menyesal
"Aku ada kabar baik untukmu.
"Cepat katakan,Rosi sedikit mendesak
"Aku menemukan gadis bernama viona,saat aku memberitahunya dia setuju bertemu dengan mu hari ini,di cafe taria".
"Kabar bagus,aku akan segera bersiap menemuinya.
"Apa dia orang yang bisa kita percaya,Bobi terlihat ragu.
"Aku juga tidak sepenuhnya yakin,tapi dia bisa kita gunakan buat balas dendam.Sekarang aku tidak bisa leluasa ada seseorang mengawasiku."Rosi berkata pelan
"Siapa yang mengawasimu????
"Anakku varo sepertinya mengetahui sesuatu tentangku,aku sedikit khawatir.
__ADS_1
"Berhati-hatilah,Walau dia anakmu tapi dia lebih menyayangi Kakek dan Tania sekarang.
"Tidak usah menyebut nama wanita itu,dia sudah merubah varo anakku ,liat saja apa yang ingin ku lakukan padanya.
"Terserah kamu aja sayang,aku akan selalu mendukungmu,berikan aku dulu uang
aku harus pergi ke bar malam ini.
"Huhhhhh sudah kuduga ujungnya pasti uang,Rosi berdengus kesal
"Aku tutup dulu ya sayang,jangan lupa transferan ku.
Rosi menutup panggilannya.
Tuan Mahardika sudah tiba dirumahnya membawa seorang yang baru saja direkomendasikan Bella dan Sarko.
untuk mengusut tuntas semua kasus yang pernah ditangani Bobi tapi tidak ada yang terungkap.
"Dirga apa kabar,sapa Bella pada teman lamanya pada masa SMP dulu memberi ukuran tanganya.
"Mungkin kamu bisa cari informasi mulai dari rumah ini dulu".Perintah Kakek
"Baik Tuan besar saya perlu beberapa daftar orang yang tinggal dirumah ini,kasus mana saja yang ingin anda selidiki".
"Lebih awal selidiki semua tentang percobaan pembunuhan Tania istri cucuku".perintah kakek
Rosi menuruni tangga dengan terburu-buru dan bertatapan langsung dengan Dirga tapi dengan cepat membuang muka nya.
lalu mendekati kakek dan Bella
"Pa Rosi jalan keluar sebentar,ada keperluan
"Bella,kalau mas Rendy udah pulang tolong sampaikan aku menemui sahabatku.
Bella hanya menganggukkan kepalanya.tanda setuju.
__ADS_1
Rosi pun langsung meloyor pergi tanpa curiga sedikitpun kedatangan Dirga
"Kalau begitu aku harus menyelidiki siapa saja teman,keluarga ataupun musuh Tania".
"Bisa aku bertemu dengan Tania,pinta Dirga
"Tunggulah sebentar,aku akan memanggil Tania.Bella segera naik keatas menuju kamar Tania
"Duduk lah dulu nak dirga.kakek mempersilahkan Tamu nya untuk duduk
Rendi terlihat tergesa-gesa saat pulang
melihat ada tamu lalu menghampirinya karena merasa mengenalnya.
"Bukan kah kamu Dirga Saputra Wijaya??
"Iya kak Rendi ,Dirga berdiri dan langsung mengulurkan tangannya dan disambut hangat dengan Rendi.
"Bagus sekali kalian sudah saling mengenal,ucap kakek
"Rendi dia yang akan bekerja sama dengan kita untuk mengusut kasus percobaan pembunuhan".
"Itu bagus pa,ku dengar dia seorang detektif hebat.kenapa tidak kepikiran dari dulu untuk menggunakan jasanya ya pa?
"Jangan terlalu memujiku kak Rendi,aku masih harus banyak belajar.kata Dirga merendah
"Ada sedikit kejanggalan tentang Bobi,entah dimana istrimu mendapatkan orang itu.
"Aku tidak mengetahui soal itu pa,Oia dimana istriku ? tanya Rendi
"Dia sedang menemui sahabatnya mas,ucap Bella yang sudah turun kebawah dengan Varo dan Tania.
"Suamiku Tidak pulang dengan mas ya,tanya Bella balik.
"Pekerjaan dikantor sekarang mulai sibuk,semoga besok varo sudah bisa bekerja untuk membantu kami,Rendi melihat ke arah anaknya.karena varo belum siap dengan keadaan yang sekarang ini harus meninggalkan orang-orang yang dia sayangi dia takut mamanya berbuat nekat.
__ADS_1