
#Edisi kepantai
Tania sudah bangun awal sekali dan segera membangunkan Varo.Tania merasa lapar pagi ini suara keroncongan diperutnya jelas terdengar.
"Varo,bangun sudah pagi menggoyang tangan suaminya agar Varo bangun.
Varo masih sangat mengantuk karena bergadang hampir semalaman memandang wajah teduh Tania.
kurang kerjaan si varo🤭itulah kalo pengangguran banyak duit.
"Ayo bangunlah aku sudah siapin air mandi hangatnya di bathtub,nanti keburu dingin.
menjauhkan selimut yang menutupinya.segera mengumpulkan kesadaran penuh menuju kamar mandi.
Hampir setengah jam Varo dikamar mandi membuat Tania sedikit gelisah karena dia merasa lapar saat ini.Bagaimana cara memesan makanan dihotel ini ya,mau tidak mau harus menunggu Varo.
Akhirnya yang ditunggu keluar juga dari kamar mandi.
Tania memberanikan diri mendekati Varo.
"Varo,panggilnya lembut
"Ya,,,
"Bagaimana cara memesan sarapan pagi
"Kamu mau makan,ya pergi masak kedapur hotel.Varo sengaja bercanda pada istrinya dia ingin lebih membuat hubungan nya dengan Tania tidak merasa canggung dan semakin dekat.
"Dimana dapur hotelnya aku ingin memasak sekarang,Balas Tania
Hahahahahaha tawa varo menggema di dalam kamar hotel
"Istriku laper ternyata,sebentar kita pesan via telpon ini ada daftar nomornya untuk restaurant hotel".Varo sudah siap menekan tombol telpon.
"Kamu mau makan di kamar atau kita pergi keresataurant hotel langsung".varo memberi pilihan
__ADS_1
"Lebih enak kalo langsung ke restaurant aja jadi aku bebas milih makanan nya,mumpung black card ini berada di tanganku Tania mengibas-ngibaskan kartu itu dimukanya.
Varo hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Tania pagi ini.
Semua fasilitas hotel sudah ditanggung sama
kakek semua kita menikmati saja.
"Kenapa harus kakek yang membayar kita bisa menggunakan ini
"kartu itu juga dari kakek,
"Ohhhhh Tania menganggukan kepala tanda mengerti,saat ini suaminya masih dalam tanggungan kakeknya termasuk dirinya.
karena varo belum bekerja sekarang ini hanya makan gaji buta.
"Tania aku ingin mengajakmu kepantai hari ini,Varo dengan cepat memakai baju yang sudah disiapkan Tania.
"Benarkah,,seru Tania senang
"Aku sangat merindukan gadis cerewet itu.gumam Tania.
"Segera bersiap setelah sarapan pagi kita meluncur kesana.bawa baju ganti kita mau main air".
"Siap komandan" Tania memberi hormat
"Ayo let's go kita sarapan".Tanpa ragu menggandeng tangan suaminya.
Memesan beberapa menu dan mereka mulai menikmati sarapannya.
Tania sudah tidak sabar melihat pantai ingin jepret-jepret disana mumpung ada photografer gratis ya Tania.
"Semua keperluan sudah siapkan
"sudah"Jawab Tania mantap
__ADS_1
mereka pun kemobil dan segera menuju pantai.
Deburan ombak sudah terdengar dan pasir putih yang pajang seakan menyambut kehadiran Varo dan Tania.
"Boleh aku langsung menuju kesana,izinnya pada suaminya.
"Pergilah nikamati Susana pantai sepuasnya.Nanti aku segera menyusul
Tania mengambil topi pantainya yang dia beli saat perjalanan tadi.
Tania berlari-lari kecil dipasir pantai,Varo terus memperhatikan istrinya itu meraih ponsel untuk mengabadikan liburan Tania.
Dia sibuk memotret istrinya dan Tania sangat senang apa yang dilakukan suaminya.
"Terasa beban hilang seketika,terima kasih Varo sudah memberiku kebahagian ini".Tania berucap didalam hati dia belum berani mengucapkan langsung.
Varo merasa puas dengan hasil foto - foto Tania.aku ingin memilih satu dan memajang nya di stori ku.Varo tau konsekuensinya pasti ada yang banyak menanyakan Tania.
Dia sudah terlalu senang dengan segera memajang foto Tania.
Bidadari hatiku (Status Varo)
*Author : Ayo yang punya kontak wa varo bisa liat statusnya sekarang ya 😀
Varo silahkan bersiap dengan banyak DM dan japrian ya siapa suruh pake dipajang segala.
author kepikiran viona melihat statusnya varo reaksinya gimana ya??🤔*
Hasil fotonya author simpan disini aja ya lumayan ngurangi beban hidup author😁 eh beban memori hp maksudnya
__ADS_1