Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.60


__ADS_3

Author :Siapa nyonya Besar kita akan tau di Bab selanjutnya mungkin para reader sudah bisa menebaknya di bab ini๐Ÿ˜


Terima kasih dukungan like dan vote buat novel "Pengorbanan Hati Tania"


Disebuah markas yang jauh dari keramaian


Prangggggggg kaca besar itu pecah berhamburan akibat sebuah kursi kayu terlempar tepat mengenai sasaran


wajahnya sangat terlihat marah dan aura membunuhnya sudah semakin terlihat.


"Kenapa harus gagal!!!!!!!!!!!!! teriaknya


para anak buahnya memilih diam karena mereka sangat tau bisa saja Bosnya melampiaskan kekesalannya pada mereka semua.


Wanita ini bernama Rosalinda dia adalah pembunuh berdarah dingin dan sadis, baru kali ini dia merasa seperti pecundang.


"Apa kata nyonya besar yang tak lain Kakakku yang menyebalkan itu.seorang kakak yang tidak menganggap aku sebagai adiknya hahahahahahahahaha".Tawanya menggelegar di setiap ruangan itu


"Melainkan dianggap sebagai kaki tangan nya,untuk melakukan pembunuhan yang sekarang menjadi kebiasaan yang tidak bisa aku kendalikan lagi.Demi dia aku rela merubah semua bentuk wajah ini dengan beberapa kali operasi plastik.Aku melakukan ini hanya demi uang dan uang yang kadang kuhabiskan untuk kepuasanku dan kuhamburkan buat kesenangan".Rosalinda terus bergumam didepan para anak buahnya


"Alasan apa nyonya besar ingin melenyapkan gadis itu sampai sekarang aku tidak mengetahuinya.berbeda saat tugas ku yang harus melenyapkan Bella dan nyonya Mahardika dan Bella beruntung masih hidup ,tapi tidak dengan Calon bayi di perutnya ya itu yang Nyonya besar inginkan.aku merasa miris dengan Nyonya Mahardika yang mengetahuinya harus ikut meregang nyawa juga. dan orang-orang bodoh disamping mereka tidak pernah tahu siapa musuh mereka sebenarnya menganggap semua hanya kecelakaan biasa".Rosalinda tersenyum mengejek


"Gibran pria sialan itu aku sekarang mengingatnya ternyata dia masih setia melindungi Varo dan keluarganya,aku harus mencari kesempatan lagi buat membunuh gadis itu,aku sangat penasaran pada tugas ku hari ini".


Video call berdering di ponselnya.

__ADS_1


Tertera Nama "Nyonya Besar"


"Kenapa dia harus menghubungiku saat aku sedang kesal" Dengan terpaksa dia mengangkatnya.


Saat tersambung sebuah wajah yang sangat menyebalkan bagi Rosalinda.


"Ada apa menghubungiku,kamu tahu sekarang aku terancam identitas ku hampir terbongkar".Oceh Rosalinda sebelum kakaknya memulai omongan


"Kenapa kamu ceroboh sekali!!!!!!


"3 pria itu tertangkap apa kamu tidak merasa takut mereka akan membocorkan nama mu,Rosalinda tersenyum sinis.


Ada nampak gurat khawatir diwajah Nyonya Besar


"Kenapa bisa gagal,bukankah kamu selalu membanggakan dirimu pembunuh hebat,cibir nyonya besar yang membuat emosi Rosalinda memuncak.


"Bukankah kau berhasil menusuk nya dari laporan yang kuterima, walau ku dengar dia masih selamat,ejek nya lagi


"Kau tahu dia dilindungi seseorang,yaitu Gibran entah kebetulan atau memang dia sudah mengetahui rencana pembunuhannya".


"Ternyata masih orang yang sama,


"Lenyapkan saja dia sekalian,dia itu pengganggu


"Bagaimana aku melenyapkannya,sekarang aku buronan polisi".

__ADS_1


"Berikan aku uang,Sambung Rosalinda


"Uang Dp yang aku berikan apa sudah habis,


itu bukan uang sedikit kalo aku keseringan menggunakan uang bisa-bisa suamiku mencurigai ku,mengerti kamu".


"Aku tidak perduli Nyonya besar yang aku butuhkan uang sekarang aku harus melakukan operasi lagi karena wajahku sudah mereka ketahui".Sedikit berteriak pada kakaknya.


"Hei,hei kamu sudah mulai berani berteriak padaku,sudah merasa hebat"Nyonya besar nampak tidak menyukai apa yang dilakukan Rosalinda.


"Apa aku perlu membocorkan identitasmu nyonya besar,sehingga bila aku tertangkap kau juga ikut terseret masuk bersamaku ,ancam Nya


"Kau juga sudah berani mengancam ku sekarang,sudah merasa hebat!!!!!! ingin rasa nya Nyonya besar memberikan tamparan pada adiknya itu bila dia berhadapa langsung.


"Semua kartumu dan nasib mu ada padaku,berikan aku uang.Rosalinda pun tersenyum penuh kemenangan


"Dasar wanita licik,,,cih


"Bila kalian tertangkap walau kalian mati sekalipun jangan pernah memberitahu keberadaan ku".Nyonya besar memperingatkan


Mendengar ucapan Kakaknya wajah Rosalinda menjadi merah padam


"Kau wanita egois,aku membencimu kak". menutup sambungan video call nya


Diujung sana Nyonya besar terlihat sangat khawatir

__ADS_1


"Apa aku harus membunuh Rosalinda????dia ancaman bagiku,pekerjaan sudah tidak becus ,Dia juga sudah menjadi buron sekarang"Nyonya besar terlihat memikirkan mencari cara agar identitasnya tetap aman


Senyum tersungging dibibirnya dan menghubungi seseorang untuk bertemu secara langsung padanya.


__ADS_2