
Kakek dan Dirga sudah sampai Dikantor kepolisian.
"Selamat malam Tuan Mahardika sapa salah satu pimpinan disana.
"Selamat malam Pak Jony,Kepala polisi yang sudah sangat dikenal oleh Kakek".
"Saya sangat terkejut sekali mendengar berita ini,Ucap Pak Johny sedih karena dia sangat berteman baik dengan keluarga Mahardika.
Kakek menarik nafas panjang karena rasa kecewanya.
"Hukum dia sesuai kejahatannya,jangan memandang Dia sebagai menantu keluarga mahardika,mulai saat ini juga saya memutuskan hubungan kekeluargaan dengan menantu saya.ucap kakek Tegas.
"Baik Tuan Mahardika,kami akan sesuai prosedur hukum bisa dibilang Hukuman mereka bisa Seumur hidup,Nanti pihak persidangan dan jaksa penuntut yang akan menyelesaikan semua seadil-adilnya,Dan saya juga ingin berterima kasih pada Pak Dirga mau bekerja sama secara baik dengan pihak kepolisian".
"Saya suka cara kerja kamu Dirga,kelak kamu akan jadi Detektif hebat.Puji kakek Royan
"Saya bekerja berpegang teguh dengan tanggung jawab,Terima kasih atas kepercayaannya Tuan Mahardika".ucap Dirga ramah
"Pihak kami sudah melakukan pengejaran pada Wanita bernama Viona,Keberadaanya sudah kami lacak.Info dari pak Jhony
"Saya harap secepatnya wanita itu segera tertangkap,saya mengkhawatirkan keselamatan kekuarga saya,ucap kakek lirih
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin Tuan Mahardika.Ucap pak Jhony
"Sekali lagi terima kasih Pak Jhony,Saya pamit dulu.Saya harus melihat keadaan keluarga saya,dan saya tunggu informasi selanjutnya.
"Siap tuan Mahardika,setelah saling berjabat tangan Kakek meninggalkan Kantor polisi.
Dirumah sakit Para team medis segera menangani Rendi memasang oksigen dan infus dengan cepat nafas Rendi mulai terengah-engah.
Gibran menemui Bunda Bella untuk memberi informasi tentang keadaan kakaknya.Sarko menunggu kedatangan Kakek dan Dirga.
Gibran memasuki ruangan tampak Varo tertidur duduk didekat Tania.Bunda Bella juga sedang terlelap.
__ADS_1
Denian bertanya pada Gibran yang terlihat mengatur nafas.
"Ada apa Gibran??
"Om Rendi,,
"kenapa dengan Mas Rendi,desak Denian
"Sesuatu terjadi padanya saat kami menangkap Bobi dan Tante Rosi,Entah apa yang mereka lakukan pada Om Rendi sekarang dia masih dalam penanganan dokter.
"Jadi mas Rendi pergi tergesa-gesa tadi menemui Rosi tanpa pengawalan,itu sangat beresiko sekali.
"Ayah ingin melihat keadaannya,kamu disini saja temani mereka dulu.
Gibran mengangguk setuju dengan ucapan Denian.
Denian segera pergi melihat keadaan Kakak iparnya."Semoga dia baik-baik saja".Doa Denian.
terpancar kesedihan Dimatanya melihat keadaan Varo dan keluarga nya saat ini.
Varo terbangun dirinya merasa haus dan dia melihat semua arah ada bunda Bella dan Gibran,dia mendekat kearah Gibran.
"Kapan kamu datang Bran,,Tanya varo pada sahabatnya.
"Baru 10 menit lalu,Gibran Melihat jam ditangannya.
"Gimana kondisimu?Gibran balik bertanya
"Sudah sedikit Merasa lebih baik,Ucap Varo
Gibran masih bingung apa dia harus memberitahu varo semua kejadian malam ini,melihat kondisi Varo yang masih belum terlalu pulih.
Varo mengerti diam Gibran,sahabatnya pasti sedang memikirkan sesuatu.
__ADS_1
"Bagaimana perkembangan kasus Mamaku,kalian sudah menemukan semua bukti dia lah yang merencanakan untuk melenyapkan istriku,Tanya Varo langsung.
Gibran menarik nafasnya dan menceritakan semua yang terjadi malam ini.
"Viona yang merencanakan untuk meracuni istrimu,dan pelayan itu adalah kaki tangannya.
Varo menggenggam tangan nya erat,
"Apa Polisi sudah menangkap viona ?
"Belum,Dia melarikan diri....
"Bobi juga terlibat dalam hal ini,dan yang lebih mengagetkan lagi Bobi adalah kekasih dari mamamu Varo.
"Apa!!!!!! jadi mama berselingkuh dari papaku.Varo mencoba menahan amarahnya.
"Dimana papa ku sekarang,aku ingin bicara padanya,Aku harus memberitahu dia tentang mama.
"Va,,ro,,,ucap Gibran
"Om Rendi ada dirumah sakit ini,sepertinya dia mengetahui semua yang dilakukan oleh mamamu,sehingga dia mencari keberadaan Tante Rosi,tapi,,,,Gibran menghentikan ucapannya.
"Tapi apa Gibran???Varo jadi penasaran
"Keadaan papamu sekarat,entah apa yang dilakukan oleh Bobi dan Rosi padanya".
"Papa,,,,,,,Aku ingin melihat keadaan papa.
"Pergilah aku akan menjaga Tania dan Bunda disini.
Varo segera berlari ingin melihat keadaan papanya.
"Pa,,Varo minta maaf,seandainya dari awal Varo lebih berani mengungkap kebenarannya. kejadian semua ini pasti bisa kita hindari.penyesalan selalu menyelimuti hati varo.
__ADS_1