Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.32


__ADS_3

"Semua sudah kalian persiapkan,setelah makan Sarko akan mengantar Varo dan Tania kebandara,bila ada yang mau protes atau menghalangi lagi papa tidak segan-segan mengusir kalian dari rumah ini"ancaman kakek Royan tidak main-main


Nyali Rendi dan Rosi pun menciut turun.


Saling menatap dan memberi kode.


"papa tidak pernah mengingkari perkataannya,sebaiknya ikuti alur dia dulu".


bathin Rosi.


"Baiklah pa,,kami setuju tapi setelah kepulangan mereka sebaiknya Varo sudah bisa memulai dengan serius pekerjaannya karena aku akan mengurus perusahaan cabang baru".Akhirnya Rendi pasrah dengan keputusan papanya.


kakek Royan menepuk bahu Varo


"Itu sudah pasti ,bukan begitu anak muda"


"Siap komandan,Varo berusaha mencairkan suasana".


"Nikamatin liburan kalian,dan bawa kabar baik setelah pulang".Tante Bella memberi semangat.


"Kamu semangat sekali padahal mereka yang mau liburan,ucap Denian pada istrinya.


Tante Bella tersenyum bahagia


"Aku jadi mengingat bulan madu kita dulu mas".

__ADS_1


Rosi tersenyum mengejek Bella,,


"Kasian sekali kamu Bella,tidak bisa punya keturunan semua harta akan jatuh padaku dan anakku,tapi aku tidak rela bila Tania juga menikmati nya."


"Aku sudah kenyang,mau langsung kekamar karena aku kurang sehat hari ini".ucap Rosi dan segera berdiri meninggalkan meja makan.


"Aku harus segera kekantor,maaf tidak bisa mengantar kalian kebandara,pamit Om Denian sopan.


"Aku ikut mengantar mereka ya mas,ijin Tante Bella pada suaminya ketika sedang bersalaman pada Suaminya itu.


Denian mengangguk setuju.


"Aku pergi dulu ya,Apa kak Rendi mau bareng sama aku,ajak Denian pada kakak iparnya itu.


Satu persatu mereka meninggalkan meja makan hanya tersisa Varo,Tania,kakek dan Tante Bella saja.


Tania memberanikan diri untuk berkata pada Kakek Royan


"Kakek,Tania merasa tidak enak sama Mama dan papa.


Varo melihat ketidaknyamanan pada Tania,dan Varo paham perasaan Tania.lalu memegang tangan Tania untuk memberikan dukungan kepada istrinya.


"Jangan pikirkan mereka,nikmati liburan kalian dan sepeti Bella bilang tadi bawa kabar baik."Tania masih bingung maksud dari kakek dan Tante Bella tentang kabar baik,tapi tidak dengan Varo yang senyum dan mengerti maksud kakeknya,karena tadi malam kakek sudah membisikan nya sesuatu.


"Jangan lupa cepat beri buyut (sebutan anak dari cucu ) buat kakek mu ini,jangan ditunda ya kakekmu ini sudah terlalu tua dan kondisi kakek sudah tidak seperti dulu lagi" pesan kakek tadi malam masih teringat dikepala Alvaro.

__ADS_1


"Baiklah kakek,ingat jaga kesehatan selama aku pergi,Nurut sama Bunda Bella" Alvaro memeluk kakek tersayang nya itu.


"Kakek akan nurut sama Bella yang cerewet itu,memandang kearah anak perempuannya


"Dia lebih cerewet dari pada mendiang nenekmu".dan kakek Royan mengerti akan perlakuan anaknya itu terhadapnya untuk menjaga kesehatan dirinya.


Bella hanya menggeleng kepala mendengar ucapan Papanya.karena apa yang dikatakan kakek memang benar dia sedikit cerewet soal kesehatan papanya.


"Cepat lah bersiap,Sarko segera ambil koper mereka dan taruh di bagasi mobil.perintah kakek royan.


"Baik tuan,ucap Sarko hormat


Setelah semua siap mereka pun segera meninggalkan rumah menuju bandara.


Dibalkon rumah papa dan mama varo sedang memperhatikan kepergian mereka.dengan ekspresi wajah kesal.


"Kubiar kan kali ini gadis itu menang pah,lain kali Mama akan cari cara buat mengusir dia dari rumah ini".Rosi menggenggam tangannya erat dia sangat emosi saat ini.


"Papah bukan tidak setuju idenya mamah,tapi kamu tau sendiri kalo kita ketahuan menentang papaku ada akibat yang sangat besar buat kita".Rendi mencoba mengingat kan Rosi.


"Akhhhh pokoknya nanti mamah pikirkan caranya!!!!! Rosi bergumam kesal yang udah memuncak dikepalanya.


"Sebaiknya aku pergi kekantor,papah sudah terlambat.Rendi buru-buru ingin pergi karena dia sangat paham kalo Rosi sedang marah pasti dia kena imbasnya juga.


"Pergilah sebelum semua benda disini melayang"ancam Rosi membuat Rendi dengan secepat kilat pergi dari hadapan Rosi.

__ADS_1


__ADS_2