Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Capter Bonus 4


__ADS_3

Dokter Juna dibantu dengan team medis lainnya berusaha menyelamatkan gadis itu,Pendarahan di kepalanya semakin bertambah,Beberapa kantong darah pun sudah mereka pakai.


Dokter Juna sudah berusaha semampunya menyelesaikan operasinya,Namun Gadis itu mengalami Koma.


Setelah hampir Tiga jam melakukan operasi Dokter Juna pun segera keluar dan mencari keluarga pasien,ingin memberitahu keadaan gadis itu sekarang.


Setelah bertemu dengan keluarga Pasien Dokter Juna memberikan sedikit penjelasan mengenai kondisi pasien.


"Pendarahan di kepalanya sangat Fatal,Ia kehilangan kesadaran,dalam arti pasien koma".Ucap Dokter Juna


"Apa ada kemungkinan Faizah bisa sadar kembali Dok".Tanya Bu salwa gemetar saat mendengar penjelasan dari Dokter Juna membuatnya sangat terpukul.


"Ada kemungkinan Faizah bisa sadar kembali,tapi tak bisa normal seperti sebelumnya,benturan keras yang menyebabkan pembengkakkan otak membuat nya akan kehilangan sebagian ingatannya".Ucap Dokter Juna


Bu Salwa dan Pak Gani hanya bisa bernafas panjang,mereka memikirkan bagaimana keadaan keponakan mereka nanti kedepannya.


"Kami akan membawanya keruangan khusus,Nanti setelah itu kalian boleh melihat keadaannya".Ucap dokter Juna


"Baik Dok,terima kasih"Balas Bu Salwa

__ADS_1


Bu Salwa dan Pak Gani hanya bisa berdoa ada keajaiban untuk kesembuhan Faizah.


*******


Dokter Zio juga selesai dengan operasinya, sedikit bernafas lega karena operasinya berjalan lancar.


Zio pun berencana untuk menemui Alea, ingin melihat perkembangan Alea sekarang.


Dokter Zio pun memberi salam sebelum masuk kedalam ruangan Alea.


"Hai Alea,bagaimana kabar mu"Sapa Zio setelah memasuki ruangan Alea dirawat.dan bertemu dengan Suster Fifi yang baru saja mengganti selang infus Alea yang sudah habis.


"Anak pintar,Semangat sembuh ya"Dokter Zio memberi dukungan


"Iya kak,Alea harus cepat sembuh kasihan Ibu kepikiran Alea terus".Jawab Alea


"Alea kan anak hebat,pasti cepat sembuh"Suster Fifi ikut memberikan semangat


"Makasih Kak suster"

__ADS_1


"Istirahat yang cukup ya,Alea nanti kalo ada waktu senggang Kak Zio akan menjenguk Alea lagi".


Alea hanya mengangguk setuju dan melambaikan tangannya saat Zio ingin keluar dari ruangannya.


Suster Fifi pun menyusul Zio yang sudah lebih dulu keluar dari ruangan Alea.


Suster Fifi ingin mencari tau tentang keadaan pasien kecelakaan tadi.Suster Fifi berharap Pasien itu bisa selamat melihat kondisinya yang begitu memprihatinkan.


"Mau kemana Sus??"Tanya Zio saat melihat Suster Fifi yang lari terburu-buru.


"Mau menemui Dokter Juna".Jawab Suster Fifi


"Apa ada sesuatu yang penting dan mendesak"Tanya Zio lagi melihat Suster Fifi yang tergesa-gesa


"Tadi ada pasien Korban tabrak lari,kondisinya sangat parah mengalami pendarahan di kepalanya,Saya hanya ingin menanyakan keadaannya pada Dokter Juna,karena yang mengoperasi Pasien adalah Dokter Juna".Ucap Suster Fifi


"Baiklah,Nanti saya akan menyusul keruangan Dokter Juna,Saya akan lebih dulu memeriksa keadaan salah satu Pasien yang akan pulang hari ini".Ucap Zio


Suster Fifi mengangguk dan ia pun segera menemui Dokter Juna.

__ADS_1


Dokter Zio pun tak membuang waktu segera memasuki ruangan Pasien untuk memeriksa perkembangan kesehatan Pasien yang ia operasi Seminggu lalu.


__ADS_2