Pengorbanan Hari Tania

Pengorbanan Hari Tania
Bab.111


__ADS_3

Tania melihat pemandangan sekitar desa yang mereka lewati.sangat indah dan asri.


Geovan terlihat manja dengan Tania,membuat


varo merasa sangat tidak menyukainya.


"Bocah pintar,beraninya kau memeluk istriku awas aja!!!gumam Varo dihatinya. mata varo memandang tajam pada Geovan.


Gibran yang memperhatikan gerak gerik varo,lewat kaca spion hanya tertawa didalam hati.


"Sepertinya ada aroma perang dan kecemburuan ini" Bathin Gibran.


Varo sebenarnya menyukai anak kecil,karena Geovan anak seseorang yang pernah menyukai istrinya jadi merasa takut akan kehilangan Tania,karena anak kecil itu sangat dekat padahal mereka baru kenal.Takut aja bapaknya memanfaatkan anaknya untuk merebut Tania darinya.Varo merasa Leon masih memiliki rasa saat menatap Tania.


"Akhhhh pikiran apa aku ini,istriku adalah wanita yang setia.Tapi tetap aja aku merasa was-was.Varo terus bergumam didalam hatinya.


"Anak kecil sini duduk sama kak Varo,Bujuk varo pada Geovan.


Geovan menggelengkan kepalanya.dia merasa agak takut dengan Varo karena tatapan tajamnya.


"Dasar bocah pintar,,!!!!!! Rutuk varo


Varo tidak kehabisan akal mencari cara agar Geovan tidak duduk berpangku sama istrinya.


"Anak pintar,Kak Tania pasti lelah karena Geo terus duduk dipangku dipaha kak Tania,ayo pindah ke kak Varo".

__ADS_1


"Kak Tania lelah ya?? tanya Geovan dengan polosnya.


Tania memandang Suaminya,merasa lucu kalau varo cemburu sama anak ini.


"Ya sudah Geo sama kak Varo dulu ya,Tania menoel hidung Geovan


"Geo takut kak Tania sama kak varo,ucapnya jujur


"Ya ampun Geo,lucu banget sich kamu Tania mencium gemas pipi Geo.


"Jangan menciumnya".ucap Varo setengah berbisik


"Varo yang benar saja kamu cemburu sama Geo,Tania merasa suaminya bertingkah seperti anak-anak.


"Aku tidak cemburu pada anaknya,tapi sama papanya.ingin sekali Varo mengucapkan langsung pada Tania.namun dia malu,karena cemburu nya tidak berdasar semua orang punya masa lalu.Istrinya sangat cantik pastilah dulu banyak yang menyukainya.entah kenapa hatinya terbakar api cemburu saat melihat Leon berbicara pada Tania.apalagi sekarang dia Duda.


"Kak Varo baik kok sayang,Tania meyakinkan Geo agar mau sama suaminya.mengelus lembut rambut Geo.


"Geo jadi Rindu sama Ibu yang sudah ada disurga,ucapnya membuat Tania dan Varo merasa iba.


"Geo yang sabar ya,Ibu Kak Tania juga sudah ada disurga.Tania memberi kekuatan pada Geo.


"Aku mau kak Tania jadi ibuku,kata yang lolos dari mulut Geo.


"Ehhhhh,Geo,,,Ucap Tania kaget.

__ADS_1


"Geo kak Tania sudah punya suami,kak Varo ini suami Kak Tania.


Wajah geo nampak sedih,hari ini pertama kali ia melihat Tania sangat senang sekali dan nyaman saat berada dekat dengan Tania,Geo sangat merindukan seorang ibu.


"Eh gak bisa dibiarin nih bocah kecil".gumam Varo kesal didalam hatinya.


Gibran merasa ada hawa panas tapi dia memilih diam dan fokus untuk menyetir.


Mobil sudah sampai dipemakaman umum.


Tania turun dan menggandeng Geo.


Leonpun turun dan memperhatikan interaksi Tania dan anaknya.Geo sangat bahagia


"Seandainya saja Tania belum menikah,ingin sekali aku mendekatinya lagi,rasa cintaku padanya masih tersimpan dihati ini,kenapa dia cepat sekali menikah apa mereka dijodohkan sepertiku.


tatapan Penuh cinta terpancar Dimata Leon seseorang yang sangat dia rindukan bisa di temui lagi walau dalam waktu yang tidak tepat,gadis impiannya sudah dimiliki orang lain.


Disisi lain Varo juga memperhatikan Leon.dengan tatapan tidak suka.


"Jangan berpikir bisa merebut istriku!!!!!!!dengan memanfaatkan anakmu.geram varo.


Varo pun merangkul istrinya.


"Sayang berikan Geo pada papanya,itu papanya sedang menunggunya.tunjuk varo

__ADS_1


Tania pun mengangguk setuju dan menghampiri Leon.


__ADS_2