
Setelah hampir satu jam melakukan olah raga malam pertamanya akhirnya Gibran mencapai puncaknya.wajah Laura terlihat malu karena ia sangat menikmati permainan suaminya.Gibran memperlakukan Laura dengan lembut karena ini pengalaman pertama mereka berdua.
Matahari sudah mulai menampakan sinarnya mereka kesiangan untuk bangun.Laura bangun terlebih dulu dan mendapati suaminya memeluk erat tubuhnya.
"Mas,,bangun,bisakah melepaskan pelukan mu sebentar aku mau mandi".
Gibran membuka sebelah matanya dan kembali menutupnya lalu tetap memeluk Laura serasa tak ingin melepasnya.seperti mimpi gadis yang ia kenal beberapa tahun silam menjadi jodohnya sekarang.
"Mas Gibran ini udah siang Lo,perutku terasa laper".Laura memegani perutnya.
Dengan berat hati Gibran bangun dan melepaskan pelukan erat pada istrinya.
"Cup"Gibran mengecup bibir Laura
"Morning kiss sayang".Laura hanya bernafas panjang
Perlahan Laura berjalan pelan ke arah Kamar mandi badannya terasa remuk sekarang dan merasakan sakit di bagian sensitifnya.Namun tekadnya ingin berkeliling kota Paris membuat Laura semangat.
Hampir menunggu 30 menit istrinya tak kunjung keluar dari kamar mandi Gibran pun menyusul.
ceklekkkkkkk Laura lupa menutup pintu kamar mandi Gibran menengok kedalam dan melihat istrinya tertidur di bathtub dengan pulasnya.
__ADS_1
Gibran menggelengkan kepalanya atas apa yang Laura lakukan sekarang.Gibran membuka seluruh bajunya berjalan mendekat kearah Laura dan ikut masuk kedalam bathub untuk mandi bersama.
Byurrrrrrrr Gibran sengaja memberi kejutan Pada istrinya.Laura yang sempat bermimpi menaiki perahu di sebuah danau pun berteriak.
"Tolong aku tenggelam"Teriak Laura dan memusut wajahnya dan tangannya mengepak didalam bak mandinya seakan ia ingin berenang ketepi.
Gibran merasa bersalah karena mengerjai istrinya lalu cepat memeluk Laura.
Laura tersadar itu hanya mimpi dan membuka matanya menyadari tubuh polosnya sedang dipeluk seseorang.
"Mas Gibran"Panggil Laura melihat Gibran dengan santainya memeluknya erat.
Mendengar suara Laura memanggilnya Gibran Melepas pelukannya.
"Mandi"Jawab Gibran singkat
"Iya Laura tau mandi,gimana mas bisa masuk"
"Aku menerobos pintunya dengan kekuatan gaib"Ucap Gibran asal
"Mas pasti bercanda ih",Laura memukul bahu Gibran pelan
__ADS_1
"Pintu gak dikunci,Mas pikir kok kamu lama ternyata Istri mas lagi kealam mimpi"
"ohhhhhh,,,aku kira mas beneran bisa menembus pintu,berarti suamiku superhero donk atau jangan-jangan mas ini hantu"Laura sengaja mengerjai suaminya membalas suaminya tadi yang membangunkannya dengan menceburkan dirinya keras kedalam Bathtub saat Laura ketiduran.
"Sayang suamimu ganteng gini kamu bilang hantu"Gibran mengembungkan pipinya pura-pura cemberut.
"Hahahahaha narsis juga ternyata suamiku"Tawa mereka pun pecah dan membuat mereka lebih lama lagi dikamar mandi entah apa yang mereka lakukan hanya mereka berdua yang tau Author gak kepikiran soalnya hahahahaha
Setelah hampir ber jam-jam menghabiskan waktu dikamar mandi Laura dan Gibran bersiap untuk makan di restoran hotel perut mereka sangat terasa lapar sekali.
Gibran menggandeng tangan Istrinya menuju Restoran dan mempersilahkan Laura duduk.
"Hmmmmm suamiku romantis juga ya"
"Iya donk,aku banyak belajar dari drama Korea"
"Hah apa Mas sering nonton drama Korea"
Gibran mengangguk "Hampir tiap saat Tania menonton Korea dan aku dan Varo mau tak mau ikut menonton nya.
"Tapi bagus juga sih,ada pengalaman,aku akan berterima kasih pada sahabatku itu nanti pulang dari sini"Laura tersenyum penuh arti
__ADS_1
"Hehehehe baguslah nanti setelah pulang honey moon aku akan meminta suamiku menemaniku menonton drama Korea"isi pikiran kepala Laura
"Apa yang sedang dirimu pikirkan sayang"Gibran melihat Laura yang senyum senyum dengan cepat Laura menggeleng "Gak ada"Masih dengan tersenyum penuh arti.